![]() |
| Ruas jalan di Desa Kala Segi masih dipenuhi material batu dan tanah sisa banjir. Foto: Dok. LPMH / Dzikrillah Dzakwan Missyal. |
Berdasarkan hasil liputan pada Sabtu (11/7/2026), terlihat sejumlah ruas jalan di Desa Kala Segi masih dipenuhi material batu dan tanah sisa banjir. Beberapa bangunan, termasuk hunian sementara (huntara), juga belum selesai dibangun sehingga proses pemulihan masyarakat belum berjalan secara optimal.
Salah seoarang warga Desa Kala Segi, Jamaluddin, mengatakan bahwa masyarakat masih membutuhkan berbagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, pemerintah tidak lagi menyalurkan bantuan kepada warga terdampak meskipun kondisi desa belum sepenuhnya pulih.
"Sampai sekarang kami masih membutuhkan bantuan, dari pemerintah juga tidak pernah datang lagi bantuan," ujar Jamaluddin.
Ia menjelaskan, bantuan yang saat ini masih sangat dibutuhkan warga antara lain pompa air, beras, selang, serta penyelesaian pembangunan hunian sementara yang hingga kini belum rampung.
Desa Kala segi sendiri dihuni sekitar 170 kepala keluarga (KK). Warga berharap pemerintah dan pihak terkait kembali memberikan perhatian terhadap kondisi desa agar proses pemulihan pascabencana dapat segera diselesaikan dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal. (*)
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
