BERITA TERBARU



Banyak Kecaman, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie

By On 17:12

Hotman Paris saat konferensi pers membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Hotman Paris saat konferensi pers membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (Rumondang/detikcom)
JAKARTA, ReportNews.id - Pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, panen kecaman dari berbagai pihak gara-gara ucapannya dalam konferensi pers. Hotman meminta maaf setelah dikecam oleh aktivis, jurnalis, hingga partai politik.

Dirangkum detikcom, Senin (20/7/2026), Hotman bikin pernyataan yang menuai kecaman dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (17/7). Hotman emosional dengan mengucapkan 'lu punya otak nggak', 'tanya kakekmu', 'shut up' hingga, 'kalau kau punya otak lu tahu jawabannya'. Hotman juga membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto saat membela Febrie.

Ucapan Hotman itu kemudian menuai kecaman. Mensesneg Prasetyo Hadi meminta Hotman Paris tidak membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto. Prasetyo mengatakan kasus Febrie merupakan persoalan hukum.

"Ya, itu kan kita kembalikan ke proses hukum ya. Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden," kata Prasetyo usai rapat bersama Pimpinan DPR di gedung DPR, Senayan.
Prasetyo mengatakan kasus hukum harus ditangani sesuai mekanisme hukum. Prasetyo mengatakan pemeriksaan pejabat tidak perlu izin dari presiden.

"Sepenuhnya kita kembalikan ke mekanisme hukum yang berlaku. Ya, saya rasa sih kembali kepada mekanismenya ya. Saya rasa nggak ada juga hanya pada saat masih proses pemeriksaan harus seizin Presiden itu," tuturnya.

Ketua DPP Gerindra Bambang Haryadi juga menegaskan Prabowo tidak pernah mengintervensi hukum. Bambang menyebutkan Prabowo menjunjung tinggi penegakan hukum yang seadil-adilnya.
"Gerindra menyayangkan statement Hotman Paris yang mengaitkan kasus mantan Jampidsus dengan presiden Prabowo. Ini sangat tidak benar, dan bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi," kata Bambang.

Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, juga mengkritik pernyataan Hotman yang mengaitkan proses hukum terhadap Febrie dengan Prabowo. Dia menilai tak ada korelasi antara penetapan tersangka dan marwah atau perizinan presiden.

"Jangan seret-seret nama Presiden Prabowo untuk membela klien. Tidak ada korelasi antara proses hukum yang dijalani Febrie Adriansyah dengan marwah Presiden. Justru marwah Presiden akan semakin terjaga apabila orang-orang di sekelilingnya bersih dari dugaan korupsi," kata Habib Syakur dalam keterangannya.

Forum Pemred juga menyesalkan sikap dan cara pengacara Hotman Paris dalam merespons pertanyaan wartawan di kantor Kejaksaan Agung. Pernyataan Hotman Paris dinilai merendahkan profesi wartawan.
"Pilihan kata dan cara Hotman Paris Hutapea dalam merespons pertanyaan wartawan sangat tidak profesional dan merendahkan profesi wartawan yang sedang bekerja menjalankan amanat UU Pers No 40 tahun 1999," kata Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat turut mengecam pernyataan pengacara Hotman Paris yang dinilai merendahkan wartawan. PWI menyebutkan profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik diatur oleh undang-undang.

"Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers," ujar Ketum PWI Pusat Akhmad Munir.

Hotman 2 Kali Minta Maaf

Hotman kemudian minta maaf. Permintaan maaf pertama disampaikan terkait ucapan 'lu punya otak nggak' kepada wartawan.

"Pernyataan maaf dari saya Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia, PWI, dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan 'lu punya otak enggak sih?'," kata Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagram resminya.

Hotman kemudian menjelaskan alasan dirinya mengucapkan kata-kata itu. Dia mengaku ditanyai hal yang sama beberapa kali. Dia mengaku ucapan 'lu punya otak' muncul karena emosi.

"Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak-balik saya tidak tahu, akhirnya saya jawab, 'Kamu punya otak nggak sih?'. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu," ujarnya.

Dia kembali menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan. Dia mengaku tidak punya niat apapun.
"Terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya mengatakan, menyatakan maaf kepada wartawan tersebut maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia," ujarnya.

Hotman kemudian mengunggah video permintaan maaf lain. Kali ini, dia meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri. Dia meminta maaf atas ucapannya saat membela Febrie.

"Halo Bapak Presiden Republik Indonesia. Halo Bapak Jaksa Agung. Halo Bapak Kapolri. Halo Bapak Kapolda Metro Jaya. Dengan ini Hotman menyatakan permohonan maaf kalau ada ucapan atau tindakan saya yang kurang berkenan pada waktu konferensi pers, pada waktu setelah selesai pemeriksaan tersangka mantan Jampidsus di Kejaksaan Agung, pada tanggal 17 Juli 2026," kata Hotman dalam video yang diunggahnya.

Dia mengatakan ucapannya merupakan upaya membela Febrie. Dia mengatakan dirinya hanya menggunakan kemampuan sebagai pengacara.

"Apa pun yang saya ucapkan murni hanya dari aspek kepengacaraan. Tidak ada motivasi atau keterlibatan politik apa pun. Ya, murni hanya skill sebagai pengacara yang tugasnya adalah berusaha melindungi kliennya secara hukum," ujarnya.

"Sekali lagi, Bapak Presiden RI, Bapak Jaksa Agung, Bapak Kapolri, dan Bapak Kapolda Metro Jaya, sekali lagi Hotman minta maaf," sambungnya.

Febrie sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus Asabri. Kasus ini awalnya ditangani oleh Mabes Polri. Kasus tersebut kemudian diserahkan ke Kejagung. (*)


Sumber: Detik.com

Spanyol juara dunia, bagaimana analisis pertandingan final versus Argentina?

By On 14:56

Ferran Torres, sang pencetak gol, dan pemain Spanyol merayakan juara Piala Dunia 2026
Ferran Torres, sang pencetak gol, dan pemain Spanyol merayakan juara Piala Dunia 2026. Foto: bbc.com
JAKARTA, ReportNews.id - Pemain pengganti, Ferran Torres, mencetak satu-satunya gol pada menit ke-105 pada babak perpanjangan waktu. Gol itu berawal berawal dari umpan silang Pedro Porro yang disundul Nico Williams ke arah Ferran Torres.

Torres kemudian menyambarnya dengan tendangan keras ke arah gawang Martinez.Kemenangan ini menjadi pencapaian istimewa bagi Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente.

Setelah menjuarai Euro 2024, tim berjuluk La Roja itu kini melengkapinya dengan gelar juara dunia. Capaian ini mengingatkan pada era keemasan timnas Spanyol pada periode 2008-2010.

Sementara, upaya Argentina untuk menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia, harus berakhir gagal. Dalam laga final, Lionel Messi juga harus mengubur harapannya untuk meraih gelar Piala Dunia kedua.

Spanyol lebih mendominasi jalannya pertandingan, tetapi gagal mengubah sejumlah peluang menjadi gol. Argentina harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernandez diganjar kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan pada menit ke-93.

Messi dkk tampil tumpul di lini depan dan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan, baik tepat sasaran maupun tidak, hingga menit ke-115.

Kedua tim sama-sama menciptakan peluang, tetapi penampilan gemilang dua penjaga gawang, Emiliano Martinez dan Unai Simon, membuat skor tetap imbang sepanjang waktu normal. Martinez, khususnya, melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menjaga harapan Argentina tetap hidup.

Setelah gol Torres, Argentina berupaya menyerang pada menit-menit akhir, tetapi upaya itu datang terlambat.

Sesaat setelah peluit akhir dibunyikan, para pemain Spanyol berhamburan ke lapangan untuk merayakan keberhasilan menyamai pencapaian mereka pada 2010 dengan meraih gelar Piala Dunia kedua.

Namun, perayaan itu diwarnai insiden ketika terjadi kericuhan yang melibatkan sejumlah pemain Argentina. Lamine Yamal, yang oleh banyak pihak dianggap sebagai pemain yang berpotensi menyamai pencapaian Lionel Messi, nyaris mencetak gol di penghujung waktu normal.

Tendangan bebas melengkung yang dilepaskannya berhasil ditepis kiper Emiliano Martinez.


Kiper Argentina ini bahkan mencatat penyelamatan yang lebih impresif pada awal babak pertama perpanjangan waktu saat menggagalkan sundulan Nico Williams dari jarak dekat.

Tiga menit kemudian, Martinez akhirnya tak mampu menghentikan Williams yang menjebol gawang Argentina.

Namun, harapan Spanyol untuk merayakan gol pupus setelah wasit menganulirnya, karena menilai terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya peluang.

Analisis: Spanyol, dari awal yang lambat menuju juara
Perjalanan Spanyol di Piala Dunia diawali dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde.

Tapi, perjalanan mereka berakhir dengan status juara setelah merebut trofi paling bergengsi dalam sepak bola dunia untuk kedua kalinya.

Kesuksesan tersebut sepenuhnya layak diraih oleh tim Spanyol yang terus berkembang sepanjang turnamen.

Mereka tampil impresif dengan menyingkirkan favorit kuat Prancis di babak semifinal, lalu berupaya memenangkan final yang minim kualitas hiburan ini melalui pendekatan sepak bola yang mengandalkan permainan terbuka dan penguasaan bola.

Pelatih Luis de la Fuente, yang dikenal tenang dan tidak banyak mencari sorotan, memimpin timnya dengan ketenangan yang patut diapresiasi.

Dia sebelumnya mengantar Spanyol menjuarai Euro 2024 di Berlin, dan karakter yang sama kembali ditunjukkan timnya ketika menghadapi berbagai provokasi dari para pemain Argentina di final.

Spanyol memperoleh keuntungan jumlah pemain setelah Enzo Fernandez diusir keluar lapangan.

Mereka jarang mendapat ancaman berarti di lini pertahanan, sementara masuknya Nico Williams sebagai pemain pengganti memberikan daya dobrak yang sebelumnya kurang terlihat.

Final ini mungkin tidak menghadirkan drama dan hiburan sebesar beberapa pertandingan lain sepanjang turnamen.

Namun pada akhirnya, Piala Dunia mendapatkan juara yang paling layak.

Analisis: Kekalahan Argentina, perpisahan yang pahit bagi Messi?
Apabila ini benar-benar menjadi pertandingan Piala Dunia terakhir Lionel Messi, maka kisah tersebut berakhir dengan kekecewaan mendalam.

Argentina gagal mempertahankan gelar yang mereka raih sebelumnya, sementara sang kapten tidak mampu memberikan pengaruh besar terhadap jalannya laga.

Pada usia 39 tahun, Messi kini memainkan sebagian besar laga dengan ritme yang lebih tenang dibanding masa jayanya.

Meski demikian, dia tetap mencetak delapan gol sepanjang turnamen dan kembali menjadi sosok pemimpin sekaligus inspirasi utama Argentina.

Perannya sangat menonjol saat semifinal melawan Inggris, ketika dia menciptakan dua gol dalam kemenangan 2-1.

Namun di final, Messi berhasil diredam oleh pertahanan Spanyol.

Dia hanya mampu melepaskan satu tembakan, yang bahkan tidak mengarah ke gawang, serta dijauhkan dari area-area berbahaya yang biasanya menjadi wilayah operasinya.

Messi juga tidak banyak terbantu oleh pendekatan permainan Argentina.

Tim asuhan Lionel Scaloni tampak lebih fokus mengganggu ritme dan membuat Spanyol frustrasi, ketimbang mengandalkan kualitas permainan menyerang yang sebenarnya mereka miliki.

Argentina tetap menghadirkan banyak momen menarik sepanjang perjalanan mereka dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.

Namun setelah penampilan di final ini, mereka tidak memiliki banyak alasan untuk membantah keberhasilan Spanyol meraih gelar Piala Dunia. (*)


Sumber: bbc.com


IJTI Kecam Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Menghormati Jurnalis adalah Wujud Kepatuhan Hukum

By On 21:43

IJTI Kecam Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Menghormati Jurnalis adalah Wujud Kepatuhan Hukum
Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan Foto: Isrtimewa
JAKARTA, ReportNews.id - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam pernyataan kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Hotman Paris Hutapea, yang dinilai telah merendahkan serta menyudutkan profesi jurnalis ketika menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.

Dalam siaran pers yang diterbitkan pada Sabtu (19/7), IJTI menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan salah satu pilar utama demokrasi yang dijamin oleh Undang-Undang. Karena itu, setiap jurnalis memiliki hak dan kewajiban untuk menggali informasi, mengajukan pertanyaan kritis, serta melakukan konfirmasi kepada narasumber demi memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan berimbang.

Menurut IJTI, tindakan wartawan yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber tidak dapat dimaknai sebagai bentuk intimidasi ataupun upaya mencari persoalan. Sebaliknya, aktivitas tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab profesional dalam menghasilkan pemberitaan yang memenuhi prinsip cover both sides.

"IJTI menilai bahwa kerja jurnalistik dilakukan semata-mata untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, profesi jurnalis patut dihormati sebagaimana profesi lainnya," demikian isi pernyataan organisasi tersebut.

IJTI juga mengingatkan bahwa seluruh wartawan Indonesia bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik. Dalam Pasal 1 disebutkan bahwa wartawan harus bersikap independen serta menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk. Sementara Pasal 3 mewajibkan wartawan untuk selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dengan opini yang menghakimi, serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Organisasi profesi jurnalis televisi itu menilai bahwa pernyataan yang merendahkan profesi lain tidak hanya mencederai martabat jurnalis, tetapi juga bertentangan dengan semangat profesionalisme dan etika komunikasi antarprofesi.

Dalam sikap resminya, IJTI menyampaikan empat poin penting sebagai respons atas polemik tersebut, yakni:
-Mengecam segala bentuk tindakan verbal maupun nonverbal dari siapa pun yang merendahkan martabat profesi jurnalis.
-Mengimbau seluruh pihak untuk menghormati jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
-Mengingatkan bahwa setiap keberatan terhadap pemberitaan atau perilaku wartawan telah memiliki mekanisme penyelesaian yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, melalui Hak Jawab, Hak Koreksi, maupun pengaduan ke Dewan Pers, bukan melalui intimidasi atau pelecehan profesi di ruang publik.
-Menginstruksikan seluruh anggota IJTI dan jurnalis televisi di Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, mematuhi Kode Etik Jurnalistik, serta tidak gentar menyampaikan kebenaran demi kepentingan masyarakat.

IJTI berharap seluruh elemen bangsa dapat menjaga hubungan yang sehat dan saling menghormati antarprofesi. Organisasi tersebut menegaskan bahwa penghormatan terhadap profesi jurnalis merupakan bagian dari penghormatan terhadap hukum dan kemerdekaan pers yang dijamin oleh konstitusi.

Siaran pers tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan bersama Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IJTI sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga kebebasan pers dan profesionalisme jurnalis di Indonesia. (Red)

Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal Dukung Keandalan Distribusi BBM di Aceh

By On 18:49

Mobil Tangki Pengangkut BBM
Mobil Tangki Pengangkut BBM. Foto: Istimewa
BANDA ACEH, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat operasional terminal di wilayah Aceh sebagai bagian dari upaya percepatan normalisasi distribusi BBM. Optimalisasi dilakukan melalui peningkatan kapasitas operasional di Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe dan Fuel Terminal (FT) Krueng Raya guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa penguatan operasional terminal menjadi salah satu langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan keandalan distribusi BBM di Aceh, terutama di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.

"Kami terus mengoptimalkan operasional terminal sebagai tulang punggung distribusi BBM di Aceh. Berbagai langkah percepatan dilakukan agar proses penyaluran menjadi lebih efektif, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan kondisi distribusi di lapangan terus menunjukkan perbaikan," ujar Fahrougi.

Sebagai bagian dari optimalisasi tersebut, Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya meningkatkan jam operasional penyaluran BBM dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari, termasuk penambahan operasional pada hari Minggu. Selain memperpanjang jam operasional, Pertamina juga meningkatkan ritase pengoperasian mobil tangki hingga sekitar 65% guna mengoptimalkan penyaluran BBM ke lembaga penyalur di berbagai wilayah Aceh.

Penguatan operasional juga dilakukan melalui alih suplai dari Integrated Terminal Lhokseumawe ke lembaga penyalur di wilayah Langsa dan Aceh Timur sejak 12 Juli 2026, dengan rata-rata volume pengiriman mencapai 48.000 Liter BBM per hari. Di saat yang sama, Pertamina turut menerapkan skema alih suplai estafet bersama Fuel Terminal Krueng Raya untuk mendukung pemenuhan pasokan BBM di wilayah Bireuen dan Pidie, sehingga distribusi dapat berlangsung lebih cepat dan merata.

Menurut Fahrougi, sinergi antar terminal menjadi salah satu kunci dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Aceh. Dengan mengoptimalkan kapasitas operasional masing-masing terminal, Pertamina dapat melakukan penyesuaian pola distribusi secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

"Koordinasi dan sinergi antar terminal terus kami perkuat agar proses distribusi dapat berlangsung lebih responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan seluruh infrastruktur operasional yang kami miliki, Pertamina optimistis proses normalisasi penyaluran BBM di Aceh akan terus menunjukkan perkembangan yang semakin baik," tambah Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah Aceh serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi energi tetap berjalan optimal. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan karena Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi di Aceh. (*)

Anggaran Lembaga Wali Nanggroe Melonjak Satu Dekade, Tiba-tiba Anjlok Drastis di 2025

By On 12:24

Anggaran Lembaga Wali Nanggroe Melonjak Satu Dekade, Tiba-tiba Anjlok Drastis di 2025
Foto: Ilustrasi, ReportNews.id
BANDA ACEH, ReportNews.id - Penelusuran berbasis riset digital yang dilakukan menunjukkan alokasi dana untuk Lembaga Wali Nanggroe mengalami kenaikan konsisten selama lebih dari sepuluh tahun, sebelum akhirnya turun tajam pada Tahun Anggaran 2025.

Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) murni periode 2013–2024 yang dikumpulkan dari dokumen resmi serta arsip publik, lembaga adat tertinggi di Aceh ini terus mendapatkan penambahan anggaran setiap tahunnya. Pada tahun 2013, tepat setelah disahkannya Qanun Nomor 9 Tahun 2013 dan pelantikan Wali Nanggroe pertama, alokasi tercatat sebesar Rp 20 miliar, lalu terus bertambah hingga mencapai puncaknya pada 2023 dan 2024.

Dilansir dari media dialeksis.com, Kenaikan berjalan bertahap: Rp 25 miliar (2014), Rp 30 miliar (2015), Rp 32 miliar (2016), Rp 36 miliar (2017), Rp 40 miliar (2018), Rp 42 miliar (2019), Rp 45 miliar (2020), Rp 50 miliar (2021), Rp 55 miliar (2022), serta puncak Rp 60 miliar pada 2023 dan 2024. Secara keseluruhan, total dana yang diterima lembaga ini selama kurun waktu 2013–2024 diperkirakan mencapai Rp 495 miliar.

Namun kondisi berubah sangat berbeda pada tahun 2025. Berdasarkan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang dipublikasikan sistem resmi Pemerintah Aceh, alokasi untuk Sekretariat/Keurukon Katibul Wali hanya sebesar Rp 15.062.281.721 atau sekitar Rp 15,06 miliar.

Angka ini menyusut lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya. Penurunan tajam ini memicu pertanyaan publik terkait perubahan metode penganggaran, penyesuaian klasifikasi belanja, hingga kebijakan fiskal baru yang belum dijelaskan.

Para pengamat menilai, perubahan ini bisa disebabkan kondisi keuangan daerah APBA 2025, langkah efisiensi belanja ketat, maupun penyusunan ulang program kerja lembaga. Selain itu, pembahasan APBA Perubahan di akhir tahun juga berpotensi mengubah angka final anggaran tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan alasan pasti selisih besar ini dibandingkan tren satu dekade terakhir. Perkembangan terbaru akan terus dipantau demi menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik di Aceh.

Ringkasan Alokasi Anggaran Lembaga Wali Nanggroe 2013–2025


2013 Rp 20 miliar
2014 Rp 25 miliar
2015 Rp 30 miliar
2016 Rp 32 miliar
2017 Rp 36 miliar
2018 Rp 40 miliar
2019 Rp 42 miliar
2020 Rp 45 miliar
2021 Rp 50 miliar
2022 Rp 55 miliar
2023 Rp 60 miliar
2024 Rp 60 miliar
2025 Rp 15,06 miliar



Sumber: Dialeksis.com

Pemprov Aceh Percepat Pemulihan Akses Lokop Pasca Bencana

By On 09:40

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Akses Kawasan Lokop
Pemprov Aceh Percepat Pemulihan Akses Lokop Pasca Bencana. Foto: Humas Setda Aceh
BANDA ACEH, ReportNews.id – Pemerintah Aceh saat ini sedang memacu perbaikan akses jalan lintas Peureulak-Lokop hingga ke Gayo Lues yang mengalami kerusakan parah dan jembatan terputus akibat bencana hidrometeorologi akhir 2025.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyatakan penanganan dampak bencana hidrometeorologi terus berjalan secara maksimal. “Semuanya all out, informasi penanganan disampaikan secara terbuka kepada publik,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, Sabtu (18 Juli 2026).

Gubernur Mualem, kata Nurlis, saat berada di Lombok untuk mengikuti Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada 15-16 Juli 2026, secara khusus menanyakan perkembangan terbaru penanganan bencana Aceh kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun.

Saat bersamaan, Sekda Nasir sudah menugaskan Kepala Dinas PUPR, Mawardi, untuk melihat langsung perkembangan perbaikan jalan dan jembatan yang menghubungi Aceh Timur ke Gayo Lues.

Nasir meminta laporan terbaru dari Mawardi dalam bentuk audio visual. “Gubernur Mualem ingin tahu kegiatan anak buahnya dalam bentuk visual langsung, bukan hanya dalam bentuk narasi semata,” kata Nurlis.

Dalam salah satu video yang dikirimkannya, Mawardi terlihat sedang berada di Lokop, Serbajadi, Aceh Timur, melihat pengerjaan jembatan baley.

“Jembatan ini kerjasama Pemerintah Aceh dan Kodam Iskandar Muda. Ini titik pertama yang kita kerjakan dari tiga titik yang terputus, Insya Allah dalam minggu ini sudah operasional jembatannya,” kata Mawardi dalam laporannya kepada Gubernur melalui video tersebut.

Lokop adalah sebuah gampong (desa) yang terkenal dengan keindahan alam, termasuk Sungai Lokop dan Air Terjun Terujak peraih penghargaan Surga Tersembunyi Terpopuler pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).

Namun keindahan itu terganggu setelah akses jalan lintas Peureulak-Lokop hingga ke Gayo Lues mengalami kerusakan parah dan jembatan terputus akibat bencana banjir bandang dan longsor pada akhir 2025.

Pemerintah Aceh terus berupaya memulihkan pesona alam tersebut, terutama infrastrukturnya termasuk jembatan yang tadi dikunjungi langsung oleh Mawardi. Dalam laporannya kepada Gubernur Mualem, Mawardi menyampaikan informasi tiga jembatan yang terputus di sepanjang Aceh Timur-Gayo Lues. “Setelah Jembatan Baley di Lokop, kita bergerak memperbaiki dua jembatan lagi,” katanya.

Selain itu, Mawardi melalui videonya juga menunjukkan berapa ruas jalan yang sedang diperbaiki dan sudah bisa dilalui kenderaan roda empat di kawasan lokop. “Jalan ini sudah pernah kita perbaiki setelah bencana, kemudian terputus lagi ketika terjadi banjir susulan,” katanya.

Dalam dua video lain yang dikirimkan Mawardi, memperlihatkan sejumlah alat berat sedang bekerja memperbaiki jalan. “Kami laporkan kepada Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, dan Pak Sekda, bahwa kami berada di sini sudah sejak awal Juli 2026, setelah melakukan survey pada Maret 2026 yang lalu,” katanya.

Saat ini, penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh berada dalam fase transisi darurat menuju pemulihan, yang ditetapkan pasca-tanggap darurat. Upaya penanganan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan, rehabilitasi lahan, penyediaan hunian sementara (huntara), dan percepatan pemulihan sektor ekonomi seperti lahan persawahan. (*)


- Jurnalis Armia Jamil -

Buka Jalan Masa Depan, Tgk Ambia dan Abu Khaidir Antar Dua Anak Yatim piatu ke Pesantren

By On 20:59

Buka Jalan Masa Depan, Tgk Ambia dan Abu Khaidir Antar Dua Anak Yatim piatu ke Pesantren
Buka Jalan Masa Depan, Tgk Ambia dan Abu Khaidir Antar Dua Anak Yatim piatu ke Pesantren. Foto: For ReportNews.id
ACEH UTARA, ReportNews.id - Senyum bahagia terpancar dari wajah Muhammad Riski (11) dan Abdul Hamid (13) saat menginjakkan kaki di Dayah Raudhatul Huda, Matang Ceubrek, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (17/7/2026). Hari itu menjadi awal perjalanan baru bagi dua anak asal Desa Matang Ceubrek, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, dalam menuntut ilmu agama demi menggapai masa depan yang lebih baik.

Perjalanan mereka menuju dayah diantarkan langsung oleh Tgk Ambia bersama Abu Khaidir. Kehadiran keduanya menjadi bukti nyata kepedulian terhadap pendidikan anak-anak yatim dan piatu agar tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan agama yang layak meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.

Muhammad Riski merupakan seorang anak piatu berusia 11 tahun, sedangkan Abdul Hamid yang kini berusia 13 tahun telah kehilangan ayahnya sejak masih bayi. Dengan latar belakang kehidupan yang penuh ujian, keduanya kini mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di lingkungan dayah yang dikenal membina anak-anak yatim, piatu, dan fakir miskin secara cuma-cuma.

Setibanya di Dayah Raudhatul Huda, rombongan disambut hangat oleh pimpinan dayah, Tgk Muhammad Dian (Abi Dian). Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak saat proses penerimaan kedua calon santri tersebut. Bagi Tgk Ambia, sambutan yang diberikan menjadi penguat keyakinan bahwa kedua anak itu berada di tempat yang tepat untuk menuntut ilmu dan membentuk akhlak mulia.

Dayah Raudhatul Huda selama ini dikenal memiliki komitmen besar dalam membina generasi Islam. Saat ini, lembaga pendidikan tersebut menampung sekitar 200 santri yang terdiri atas anak yatim, piatu, dan fakir miskin dari berbagai daerah di Aceh. Seluruh kebutuhan pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, hingga pembinaan santri diberikan secara gratis melalui dukungan para donatur dari dalam maupun luar negeri yang terus mempercayakan infaknya kepada dayah tersebut.

Bagi banyak keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, keberadaan Dayah Raudhatul Huda menjadi secercah harapan. Tidak hanya memberikan pendidikan agama, dayah juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta membekali para santri agar kelak menjadi pribadi yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Tgk Ambia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Abi Dian beserta seluruh keluarga besar Dayah Raudhatul Huda yang telah menerima Muhammad Riski dan Abdul Hamid dengan penuh kasih sayang.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Abi Dian yang telah menerima kedua anak ini dengan sangat baik. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Abi Dian, para ustaz, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak yatim, piatu, dan fakir miskin," ujar Tgk Ambia.

Ia berharap kesempatan yang diperoleh Muhammad Riski dan Abdul Hamid menjadi titik awal perubahan dalam kehidupan mereka.

"Semoga mereka menjadi anak-anak yang saleh, tekun menuntut ilmu, berbakti kepada orang tua, serta kelak mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan umat dan masyarakat," harapnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih banyak tangan-tangan yang tulus membantu anak-anak yang kehilangan orang tua agar tetap memiliki harapan dan masa depan. Kepedulian Tgk Ambia, Abu Khaidir, Abi Dian, serta para donatur telah membuka jalan bagi dua anak tersebut untuk mengejar cita-cita melalui pendidikan agama.

Semoga langkah kecil yang dimulai pada hari ini menjadi awal lahirnya generasi Qurani yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu menjadi penerang bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa di masa mendatang. (*)

Deschamps Ungkap: Prancis dan Inggris Tak Bersemangat Rebut Posisi Ketiga

By On 20:37

Deschamps: Prancis dan Inggris Ogah-ogahan Rebut Peringkat Ketiga
Foto: Ilustrasi AI
JAKARTA, ReportNews.id - Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps menyebut timnya dan Inggris sama-sama lesu untuk memperebutkan peringkat ketiga Piala Dunia 2026.

Prancis dan Inggris masih harus menjalani satu laga terakhir pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Minggu (19/7) dini hari WIB. Namun Deschamps berpendapat kedua kubu tak menggebu-gebu jelang laga.

"Saya punya tanggungjawab untuk pertandingan ini. Laga ini bukan persahabatan, ini duel perebutan tempat ketiga. Pemain, staf, dan saya punya tugas terakhir untuk ini meski tak lebih penting daripada final."

"Inggris enggan main di laga seperti ini, kami juga sama. Tapi toh kami sudah di sini," kata Deschamps dikutip dari NDTV.

Meski terkesan tak berapi-api, Deschamps menegaskan bakal mengincar kemenangan kontra The Three Lions. Bagaimanapun, ia ingin hasil maksimal dipetik dari setiap pertandingan.

"Kami menaruh target untuk menduduki peringkat ketiga dan mewujudkan ambisi terakhir itu. Kami punya tugas memakai jersey ini," ucapnya.

Duel Prancis vs Inggris sekaligus akan jadi penutup lembaran Deschamps sebagai pelatih Les Bleus. Berada di balik kemudi sejak 2012, juru taktik 57 tahun itu memutuskan berpisah setelah Piala Dunia 2026. Era berikutnya akan ditangani oleh Zinedine Zidane.

Menjelang laga perpisahan, Deschamps tak ingin larut dalam kesedihan. Setelah mempersembahkan gelar Piala Dunia pada 2018, Deschamps pamit pergi.

"Di kepala saya, saya sadar ini adalah laga terakhir saya [sebagai pelatih Prancis]. Saya tidak mau semua orang menangis. Titik akhir sudah dekat tapi kehidupan tetap berlanjut," ujarnya.




Sumber: cnnindonesia.com


Menpan RB Tiba-tiba Tulis Surat untuk ASN di Indonesia, Ini Isinya

By On 20:15

Menpan-RB Rini Widyantini menulis surat yang ditujukan untuk seluruh ASN di Indonesia. (dok. Kementerian PANRB)
Menpan-RB Rini Widyantini.Foto: dok. Kementerian PANRB
JAKARTA, ReportNews.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, menulis surat yang ditujukan untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia.

Dalam suratnya, Rini menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh ASN yang tak henti bekerja melayani masyarakat. Dia berpesan agar ASN di Indonesia bisa terus menjaga integritas.

"Hari ini saya ingin menyapa Anda sebagai sesama manusia yang sedang mengemban amanah besar. Saya tahu, tidak semua hari terasa mudah," tulis Rini dalam suratnya yang dibagikan di akun Instagram @menpanrb, Sabtu (18/7).

Rini mengatakan dengan segala keterbatasan yang ada dan ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi, para ASN tetap menggunakan seragam pengabdian untuk memberi pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat.

"Ketahuilah, kehadiran itu berarti amanah dan ibadah," ucap dia.

Rini menyadari tidak semua kerja keras ASN mendapat tepuk tangan dan tidak semua pengorbanan menjadi berita. Untuk itu, dia pun memberi semangat agar kerja pengabdian tidak pernah putus.

"Namun, setiap anak yang mendapat pendidikan lebih baik, setiap pasien yang dilayani dengan tulus, setiap bantuan yang sampai kepada masyarakat, setiap jalan yang dibangun, setiap data yang dikelola dengan benar, semuanya adalah wajah nyata negara yang bekerja," tuturnya.

"Negara hadir melalui tangan-tangan Anda," lanjut dia.

Rini mengajak seluruh ASN untuk tetap fokus menjalankan amanah besar dari negara di tengah berbagai tantangan dan peluang lompatan besar yang dihadapi hari ini.

Dia ingin tantangan yang menjadi penguat untuk semangat melayani. Kata dia, justru pada saat tantangan besarlah profesionalisme dibuktikan dan pengabdian menemukan maknanya.

"Sejarah bangsa ini tidak dibangun oleh mereka yang bekerja hanya ketika keadaan mudah. Sejarah dibangun oleh mereka yang tetap berdiri, tetap bekerja, dan tetap percaya bahwa kebaikan yang dilakukan hari ini akan menjadi warisan bagi generasi berikutnya," kata Rini.

Dia meyakini masih banyak aparatur yang bekerja dalam diam, tanpa sorotan, tanpa pujian, tetapi dengan dedikasi luar biasa menjalankan pekerjaannya.

"Terus lah menjadi ASN yang ber-AKHLAK. Teruslah menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan yang berkualitas," ungkap Rini.



Sumber: cnnindonesia.com

Jaga Kelestarian Alam, Pertamina Patra Niaga Hadirkan Program SEKAR di Pesisir Medan

By On 19:57

Pertamina Patra Niaga Perkuat Edukasi Lingkungan Melalui Program SEKAR di Kawasan Pesisir Medan
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Program SEKAR di Pesisir Medan. Foto: Istimewa
MEDAN, ReportNews.id - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program SEKAR (Sekolah Kawasan Pesisir) yang dilaksanakan di SD Negeri 068426, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sabtu (18/7/2026).
Program yang telah berjalan sejak tahun 2025 ini merupakan inisiatif edukasi lingkungan yang bertujuan meningkatkan literasi serta kepedulian siswa terhadap pelestarian lingkungan pesisir. Melalui pendekatan learning by doing, para siswa dibekali pengetahuan sekaligus praktik langsung mengenai pengelolaan sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan rumah kompos, daur ulang, penanaman vegetasi, hingga aksi bersih lingkungan.

Pertamina Patra Niaga melaksanakan kegiatan edukasi penggunaan rumah kompos yang melibatkan 20 siswa sebagai perwakilan kelas IV, V, dan VI. Pengetahuan yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diteruskan kepada seluruh warga sekolah yang berjumlah 497 siswa, didukung oleh 26 tenaga pendidik, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas.

Pelaksanaan program juga mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Pengawas Sekolah Kecamatan Medan Labuhan, Kelurahan Nelayan Indah, serta Kecamatan Medan Labuhan. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di kawasan pesisir.

VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa pendidikan lingkungan sejak usia dini merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

"Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa upaya menjaga lingkungan perlu dimulai sejak dini. Melalui Program SEKAR, kami tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membangun kebiasaan positif melalui praktik langsung sehingga para siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat pesisir. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan lestari," ujar Kitty.

Kepala SD Negeri 068426, Nurhayati, S.Pd, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin bersama Pertamina Patra Niaga melalui Program SEKAR.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga yang telah menghadirkan Program SEKAR di sekolah kami. Program ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi para siswa dalam memahami cara memilah sampah, mengenali jenis sampah yang dapat didaur ulang, serta mengolahnya menjadi berbagai karya kreatif yang bernilai. Kini, anak-anak tidak lagi hanya membuang sampah ke tempat sampah, tetapi juga mampu mengubahnya menjadi berbagai hasil kreativitas, seperti hiasan dinding berbentuk kupu-kupu dan karya lainnya. Kami berharap program yang sangat bermanfaat ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini," ungkap Nurhayati.

Selain meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, Program SEKAR juga menghadirkan manfaat nyata melalui pemanfaatan rumah kompos untuk mengolah sampah organik menjadi kompos serta mendaur ulang sampah anorganik. Program ini turut didukung pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan sekolah yang mampu menghemat biaya listrik sekitar Rp150.000 per bulan sekaligus menjadi sumber listrik cadangan saat terjadi pemadaman.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, siswa didorong untuk membangun kebiasaan memilah sampah, mengurangi pencemaran lingkungan, serta memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. Sebanyak 497 siswa di SD Negeri 068426 menjadi penerima manfaat program, baik secara langsung maupun tidak langsung, bersama 26 tenaga pendidik yang turut berperan dalam membangun budaya sekolah yang peduli terhadap lingkungan.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus mengembangkan program-program TJSL yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan Pendidikan Berkualitas, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, Penanganan Perubahan Iklim, serta Ekosistem Laut.

Melalui Program SEKAR, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus menumbuhkan generasi muda pesisir yang berkarakter, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem pesisir Indonesia melalui aksi nyata yang dimulai dari lingkungan sekolah. (*)

Fakultas Hukum Unimal Gelar Penyuluhan Anti-Bullying untuk 90 Siswa SDIT Bunayya

By On 19:46

Tim Dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SDIT Bunayya
FH Unimal Gelar Penyuluhan Anti-Bullying untuk 90 Siswa SDIT Bunayya Lhokseumawe, Foto: For ReportNews.id
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan tentang pencegahan bullying di SDIT Bunayya, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 90 siswa kelas II SD dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan pengabdian tersebut diketuai oleh Dr. Arnita, S.H., M.H. dengan anggota Fauzah Nur Aksa, S.Ag., M.H., Tri Widya Kurniasari, S.H., M.Hum., dan Nuribadah, S.H., M.H.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didampingi oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) Nurlina, S.Pd., Guru Kelas II.1 Cut Nurhasanah, Guru Kelas II.2 Annisa, serta Guru Kelas II.3 Zulya Afriani, yang berperan aktif mendampingi para siswa selama penyuluhan berlangsung.

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai apa itu bullying, bentuk-bentuk perilaku bullying, serta pentingnya saling menghargai, berteman dengan baik, dan tidak mengejek maupun menyakiti teman.

Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Penyampaian materi juga diselingi sesi tanya jawab dan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan mereka di lingkungan sekolah.

Ketua tim pengabdian, Dr. Arnita, S.H., M.H., mengatakan bahwa pendidikan mengenai bullying perlu dikenalkan sejak usia dini agar anak-anak memahami pentingnya bersikap baik kepada sesama serta berani melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan.

"Melalui pemahaman ini, kami berharap anak-anak dapat saling menghargai, tidak melakukan perundungan, dan berani berbicara kepada guru atau orang tua jika mengalami atau melihat tindakan bullying," ujarnya.

Kepala SDIT Bunayya, Yusmadi, M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluhan seperti ini sangat bermanfaat untuk menanamkan nilai saling menghormati, peduli terhadap teman, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi pribadi yang lebih peduli, saling menghargai, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. (*)

Lingkungan Bersih, Kinerja Optimal: Perta Arun Gas Gelar Jumat Bersih

By On 21:31

Pertamina Gas dan juga bagian dari Subholding Gas melakukan kegiatan Jumat Bersih
Karyawan Perta Arun Gas melakukan kegiatan Jumat Bersih. Foto: For ReportNews.id
LHOKSEUMAWE, ReportNewsid - Komitmen dalam membangun budaya kerja yang sehat, aman, dan peduli lingkungan, Perta Arun Gas yang merupakan anak Perusahaan dari Pertamina Gas dan juga bagian dari Subholding Gas melakukan kegiatan Jumat Bersih. Kegiatan yang melibatkan seluruh Perwira PAG site ini dilaksanakan setiap jumat pagi diawali dengan senam bersama di titik kumpul Main Gate PAG, (17/07/2026)

Mengusung semangat "Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja", kegiatan ini bukan sekadar aksi gotong royong membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi upaya nyata perusahaan dalam menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan kerja yang bersih merupakan fondasi penting bagi terciptanya tempat kerja yang sehat, nyaman, aman, dan produktif.

Selain membersihkan area kerja, para Perwira PAG juga diajak menerapkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab melalui pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu organik, anorganik, dan limbah B3. Edukasi tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan positif dalam mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan yang terus diimplementasikan perusahaan.

Sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai, seluruh peserta juga diimbau membawa tumbler minum pribadi selama kegiatan berlangsung. Langkah sederhana ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Technical & Operation Director PAG, Agus Mukorobin yang juga berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong menyampaikan bahwa budaya menjaga kebersihan harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya dilakukan pada momen tertentu.

"Kebersihan lingkungan kerja merupakan bagian dari budaya HSSE yang terus kami bangun di PAG. Melalui kegiatan Jumat Bersih, kami ingin menumbuhkan kepedulian seluruh Perwira untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, aman, dan nyaman," katanya.

"Kebiasaan kecil seperti menjaga kebersihan area kerja, memilah sampah, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai akan memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten oleh seluruh insan perusahaan," lanjut Agus Mukorobin.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, untuk menambah antusiasme peserta, perusahaan juga menyiapkan doorprize menarik berupa paket sembako, juga melaksanakan sarapan bersama seluruh perwira yang ikut gotong royong.

Melalui kegiatan Jumat Bersih, diharapkan budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari di lingkungan perusahaan. Dengan lingkungan kerja yang bersih dan tertata, perusahaan optimistis produktivitas, keselamatan kerja, serta kenyamanan seluruh pekerja akan semakin meningkat, sejalan dengan komitmen PAG dalam menghadirkan operasional yang unggul, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

Distribusi BBM Sumut Membaik, Pertamina Jamin Pasokan Aman

By On 21:02

Distribusi BBM Sumatera Utara Membaik, Pasokan Aman Dijamin Pertamina Patra Niaga
Distribusi BBM Sumatera Utara Membaik, Pasokan Aman Dijamin Pertamina Patra Niaga. Foto: For ReportNews.id
MEDAN, ReportNews.id - Distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. Berbagai langkah percepatan distribusi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan berhasil mengurai antrean di sejumlah SPBU serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, Jumat (17/7/2026).

Untuk memastikan kondisi tersebut berjalan sesuai rencana, Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, melakukan Management Walkthrough ke Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dengan meninjau langsung Command Center sebagai pusat monitoring distribusi BBM serta mengunjungi sejumlah SPBU di Kota Medan. Dari hasil pemantauan melalui sistem CCTV maupun peninjauan langsung di lapangan, kondisi antrean kendaraan telah berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung semakin efektif.

Prabu mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah bekerja keras mempercepat normalisasi distribusi BBM.

“Yang paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci sehingga proses distribusi dapat kembali berjalan optimal,” ujarnya.

Prabu juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina, karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,” tambahnya.

Dalam menjaga keandalan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan berbagai langkah operasional, antara lain pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot charter, penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.

Saat ini operasional Integrated Terminal Medan Group telah berjalan normal, sementara penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan wilayah sekitarnya berlangsung lancar. Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dan akan terus melakukan monitoring secara intensif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *