BERITA TERBARU

JASA Minta Revisi APBA 2027: Pangkas Belanja Operasi, Fokus Pemulihan Pasca Banjir

By On 19:15

​Juru Bicara Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), Datul Abrar, m
​Juru Bicara Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), Datul Abrar. Foto: Ist
BANDA ACEH, ReportNews.id - Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) menyampaikan kritik keras dan kekecewaan mendalam terhadap penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2027.

​JASA menilai postur anggaran yang dirancang oleh Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) masih mendominasi belanja operasi (birokrasi), sehingga dinilai tidak berpihak dan tidak mencerminkan empati terhadap kondisi riil masyarakat yang saat ini masih berjuang pulih dari bencana banjir 2025.

​Juru Bicara Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), Datul Abrar, menegaskan bahwa prioritas APBA 2027 saat ini sangat jauh dari harapan rakyat. Alih-alih memfokuskan anggaran pada pemulihan ekonomi dan perbaikan fasilitas publik, porsi anggaran justru didominasi oleh alokasi biaya operasional birokrasi pemerintah. Padahal, seharusnya sudah ada perubahan fundamental dalam pengaturan pendapatan dan belanja Aceh yang nyata berpihak kepada masyarakat luas.

​"Aceh saat ini belum pulih. Infrastruktur vital di berbagai pelosok daerah masih banyak yang rusak dan mangkrak, rakyat kecil menjerit memenuhi kebutuhan pokok. Namun di tengah penderitaan itu, Pemerintah Aceh melalui TAPA malah sibuk mengalokasikan anggaran besar untuk operasional mereka sendiri. Ini adalah bentuk pengkhianatan nyata terhadap rakyat Aceh," tegas Abrar dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

​Selain menyoroti pihak eksekutif dan TAPA, JASA juga mengkritik tajam peran DPRA yang dianggap tumpul dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran. Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRA dinilai gagal menjadi benteng pertahanan aspirasi masyarakat Aceh.

​"DPRA yang seharusnya menjadi pengawas justru ikut menari-nari di atas penderitaan rakyat. Mereka diam dan menikmati porsi anggaran tanpa ada keberanian menolak rancangan yang tidak pro-rakyat ini. Fungsi kontrol legislator seolah sirna di hadapan kepentingan operasional birokrasi," lanjutnya.

​Melihat kondisi tersebut, JASA mendesak TAPA dan DPRA untuk segera merevisi dan menata ulang struktur APBA 2027 sebelum disahkan. JASA menuntut agar alokasi belanja operasi dipangkas secara signifikan dan dialihkan untuk memprioritaskan rekonstruksi infrastruktur yang rusak pascabencana banjir 2025 serta pemulihan ekonomi masyarakat pesisir dan pedalaman Aceh (*)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda Jelang Libur Akhir Tahun

By On 18:04

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda Jelang Libur Akhir Tahun
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda Jelang Libur Akhir Tahun. Foto: Ist
ACEH BESAR, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memastikan kesiapan sarana dan fasilitas (sarfas) serta keandalan operasional dalam mendukung kelancaran penyaluran energi, khususnya Avtur di wilayah Aceh. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, melakukan tinjauan lapangan ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Iskandar Muda, Aceh, pada Kamis (29/10).

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan fasilitas operasional, sekaligus memastikan seluruh proses penyaluran Avtur berjalan sesuai standar dan prosedur yang berlaku. Perhatian khusus diberikan terhadap kesiapan sarana, fasilitas, dan personel dalam menghadapi peningkatan kebutuhan energi sektor penerbangan menjelang periode libur pada akhir tahun.

Dalam tinjauan tersebut, Fanda Chrismianto bersama jajaran manajemen melakukan pengecekan terhadap sejumlah fasilitas dan sarana operasional AFT Sultan Iskandar Muda. Selain itu, dilakukan diskusi bersama tim operasional setempat terkait kesiapan fasilitas, keandalan peralatan, aspek keselamatan kerja, serta langkah antisipatif dalam menghadapi peningkatan aktivitas penerbangan pada periode libur akhir tahun.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan bahwa kesiapan sarana dan fasilitas menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan pelayanan energi kepada sektor penerbangan tetap berjalan optimal, terutama saat terjadi peningkatan permintaan.

“Menjelang periode libur akhir tahun, kami ingin memastikan seluruh sarana dan fasilitas operasional berada dalam kondisi siap dan dapat berfungsi secara optimal. Kesiapan fasilitas harus didukung dengan keandalan peralatan serta kesiapan personel dalam menjalankan operasional sesuai standar keselamatan. Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, kami berharap penyaluran Avtur dapat terus berjalan lancar dan mampu mendukung kebutuhan penerbangan masyarakat,” ujar Fanda.

Lebih lanjut, Fanda menegaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, Pertamina senantiasa mengedepankan semangat Melayani Sepenuh Hati dengan tetap mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama.

“Pelayanan sepenuh hati harus berjalan beriringan dengan penerapan aspek HSSE. Kami memastikan seluruh personel memiliki kesiapan dan kompetensi yang memadai, memahami prosedur keselamatan, serta senantiasa menjaga kewaspadaan dalam menjalankan tugasnya. Terlebih dalam menghadapi peningkatan aktivitas penerbangan di akhir tahun, keselamatan personel, pelanggan, dan operasional harus tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan proses pelayanan,” tambah Fanda.

Melalui tinjauan lapangan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga mendorong seluruh tim operasional untuk terus menjaga kesiapan fasilitas dan meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan setiap tahapan operasional. Evaluasi secara berkala menjadi bagian dari upaya memastikan potensi kendala dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sejak dini.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sarana dan fasilitas serta memastikan kesiapan operasional seluruh infrastruktur energi di wilayah kerjanya. Dengan persiapan yang optimal, Pertamina berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat melalui layanan energi yang aman, andal, dan berkelanjutan, khususnya menjelang periode libur akhir tahun. (*)

Gubernur Sumut Kunjungi Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Perkuat Distribusi BBM di Nias

By On 00:23

Gubernur Sumut Kunjungi Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Perkuat Distribusi BBM di Nias
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terima Kunjungan Gubernur Sumut. Foto: Ist
GUNUNGSITOLI, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menerima kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Fuel Terminal (FT) Gunungsitoli, pada Rabu (28/10). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjaga keandalan pasokan serta kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat Kepulauan Nias, khususnya menjelang periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sumatera Utara didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara serta disambut oleh jajaran manajemen Fuel Terminal Gunungsitoli. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan fasilitas, pola distribusi, serta langkah antisipasi dalam menjaga kelancaran penyaluran energi ke seluruh wilayah Kepulauan Nias.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur jalan dan jembatan dalam menunjang kelancaran distribusi BBM. Sejumlah ruas jalan di Kepulauan Nias saat ini masih dalam proses pembangunan maupun penanganan dampak longsor, sehingga memerlukan penyesuaian terhadap mobilitas kendaraan pengangkut BBM.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan segera mengatasi hal ini agar distribusi BBM dari Fuel Terminal Gunungsitoli ke seluruh Kepulauan Nias semakin lancar. Menjelang Natal dan Tahun Baru, distribusi BBM ke Kepulauan Nias akan normal kembali,” ujar Bobby Nasution.

Selain penanganan akses jalan, Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan fasilitas, keandalan armada distribusi, serta pengawasan penyaluran BBM bersubsidi agar tetap sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Upaya tersebut menjadi perhatian bersama dalam menjaga ketahanan pasokan energi dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan baik.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat kelancaran distribusi energi di Kepulauan Nias.

“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan Bapak Gubernur Sumatera Utara, khususnya dalam upaya percepatan penanganan akses infrastruktur yang menunjang distribusi BBM. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelayanan energi bagi masyarakat Kepulauan Nias, terutama menjelang periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Silvani.

Fuel Terminal Gunungsitoli merupakan salah satu fasilitas strategis Pertamina Patra Niaga yang mendukung pemenuhan kebutuhan energi di wilayah Kepulauan Nias. Pasokan BBM yang diterima melalui jalur laut selanjutnya disalurkan kepada masyarakat melalui jaringan lembaga penyalur yang tersebar di berbagai wilayah Kepulauan Nias.

Saat ini, Fuel Terminal Gunungsitoli melayani distribusi BBM ke 8 SPBU reguler dan 15 SPBU Kompak/BBM Satu Harga yang tersebar di empat kabupaten dan satu kota di Kepulauan Nias. Jaringan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memperluas akses energi, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis dan transportasi.

Silvani menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan kondisi penyaluran serta mengoptimalkan kesiapan armada dan pola distribusi untuk mengantisipasi berbagai tantangan di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga terus diperkuat, khususnya dalam mendukung kelancaran akses transportasi menuju wilayah yang membutuhkan penyesuaian distribusi.

“Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat terlayani melalui penguatan koordinasi, optimalisasi distribusi, serta kesiapan sarana dan fasilitas. Kami juga berkomitmen menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” tambah Silvani.

Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh pemangku kepentingan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan pasokan dan distribusi energi, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Nias. (*)

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dukung Penghijauan dan Kelestarian Danau Toba

By On 00:08

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dukung Penghijauan dan Kelestarian Danau Toba
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Sektor Lingkungan. Foto: Ist
SAMOSIR, ReportNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) tegaskan komitmennya dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Komitmen ini salah satunya dibuktikan melalui penyaluran bantuan sektor lingkungan untuk kelestarian alam di Bukit Sibea-Bea yang berada di kawasan Danau Toba. Penyaluran bantuan ini bekerjasama dengan Yayasan Jadilah Terang Danau Yoba sebagai pihak pengelola Bukit Sibea-Bea.

Bertempat di Bukit Sibea-Bea, Pertamina Patra Niaga salurkan bantuan 1 unit kapal pembersih eceng gondok dan 3000 bibit pohon pinus (30/10). Pada acara peresmian bantuan tersebut, turut hadir Camat Harian, Kanit Intel Polsek Harian Boho, Plt. Danramil 04/Harian Boho, Kepala Desa Turpuk Sihotang, Kepala Desa Janji Martahan, Kepala Pengawas Yayasan Jadilah Terang Danau Toba, dan juga siswa-siswi SD Negeri 1 Turpuk Limbong dan SMP Negeri 1 Harian.

Bukit Sibea-Bea saat ini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata religi, tetapi juga dikunjungi karena keindahan alamnya. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Yayasan Jadilah Terang Danau Toba memiliki komitmen yang sama dalam sektor lingkungan yang kemudian diimplementasikan melalui giat pemanfataan kapal untuk pembersih eceng gondok di kawasan Danau Toba dan juga penanaman pohon pinus di sekitar area Bukit Sibea-Bea.

Camat Harian, Hartopo MH Manik mengapresiasi program dan penyaluran bantuan yang telah dilaksanakan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bekerjasama dengan Yayasan Jadilah Terang Danau Toba sebagai pihak pengelola Bukit Sibea-Bea. "Kami sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan Pertamina. Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk melestarikan lingkungan, sekaligus upaya menjaga keindahan Danau Toba sebagai salah satu kebanggaan masyarakat Sumatera Utara. Program ini sangat membantu kami, khususnya masyarakat Kecamatan Harian. Mulai dari mendukung pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon hingga menjadi sarana pendukung dalam menjaga kebersihan dan keindahan Danau Toba," ujar Hartopo.

Sebagaimana dijelaskan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Pjs. Area Manager Comm., Rel & CSR Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani pada saat simbolis penyerahan bantuan, di Danau Toba banyak sekali eceng gondok. Melalui bantuan kapal yang diberikan, diharapkan dapat membantu kegiatan pembersihan perairan dari eceng gondok secara rutin dan berkelanjutan, untuk kemudian diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman disekitar Bukit Sibea-Bea. "Pupuk ini kemudian juga digunakan untuk bibit pohon pinus yang diberikan Pertamina kepada Yayasan untuk ditanam disekitar area Bukit Sibea-Bea, demi menjaga kelestarian alam dan penghijauan di sekitar Danau Toba," ujar Silvani.

Senada dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Kepala Pengawas Yayasan Jadilah Terang Danau Toba, Armend Situmorang menyampaikan komitmen yayasan bersama pemerintah dalam rangka upaya menjaga kelestarian Danau Toba, termasuk di dalamnya Bukit Sibea-Bea. "Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keberlanjutan pelaksanaan program pelestarian lingkungan, terutama bantuan kapal yang diberikan untuk pembersihan perairan Danau Toba dari eceng gondok. Melalui kapal yang diberikan, kami dapat membersihkan 2 hingga 5 ton eceng gondok untuk kemudian diolah menjadi pupuk bagi tanaman di sekitar kawasan Bukit Sibea-Bea. Tidak memakan waktu lama, dalam kurun waktu 1 bulan, eceng gondong sudah berubah menjadi pupuk dan siap digunakan. Hal ini kemudian juga membantu mengurangi biaya operasional," terang Armend.

Melalui Program TJSL untuk menjaga kelestarian alam dan penghijauan di sekitar Danau Toba, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim, dan SDGs 14 Ekosistem Laut. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan dapat mengurangi pencemaran, menjaga keindahan Danau Toba, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga. (*)




Bea Cukai Amankan Kapal Bermuatan 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara

By On 19:47

Bea Cukai Amankan Kapal Bermuatan 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
Kapal Kayu  KM Suvanna GT 76 yang Diduga Mengangkut 10,85 juta batang rokok tanpa pita cukai ditangkap Bea Cukai Aceh. Foto: Armia Jamil/ReportNews.
ACEH UTARA, ReportNews.id – Tim Patroli Laut Bea Cukai berhasil mengamankan sebuah kapal kayu bernama KM Suvanna GT 76 yang diduga membawa jutaan batang rokok tanpa pita cukai di perairan Tanjung Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (30/10/2026).

Penindakan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, dan Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Lhokseumawe dalam meningkatkan pengawasan jalur laut.

Kapal dengan bobot 76 Gross Tonnage (GT) itu dihentikan oleh Tim Patroli Laut BC 30004 setelah gerak-geriknya mencurigakan saat melintas di kawasan perairan Tanjung Jambo Aye.
Bea Cukai Amankan Kapal Bermuatan 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan muatan rokok merek HD yang tidak dilengkapi pita cukai. Jumlah rokok yang diamankan diperkirakan mencapai 10,85 juta batang atau sekitar 1.086 karton.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan lima orang awak kapal yang masing-masing berinisial W, R, E, FA, dan EK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain kapal dan muatan rokok, sejumlah barang turut disita sebagai barang bukti. Di antaranya lima paspor milik awak kapal, lima unit telepon genggam, satu unit telepon satelit, serta dokumen manifest kapal.
Bea Cukai Amankan Kapal Bermuatan 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Aceh, Widodo, menjelaskan bahwa keberhasilan penindakan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama sejumlah unit Bea Cukai dalam mengawasi aktivitas di wilayah perairan Aceh.

Ia menegaskan, patroli laut menjadi salah satu upaya strategis untuk mencegah penyelundupan dan peredaran barang ilegal, sekaligus melindungi masyarakat serta menjaga penerimaan negara.

“Melalui sinergi Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, dan PSO Bea Cukai Lhokseumawe, kami terus meningkatkan pengawasan guna melindungi masyarakat serta mengamankan penerimaan negara,” kata Widodo.

Usai penindakan, kapal KM Suvanna bersama lima awak dan seluruh barang bukti dibawa ke Dermaga PSO Bea Cukai Lhokseumawe. Selanjutnya, seluruhnya menjalani pemeriksaan awal untuk proses penanganan lebih lanjut.

Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan patroli laut serta memperkuat koordinasi antar unit guna mencegah masuk dan beredarnya barang-barang ilegal di wilayah perairan Aceh. (*)

PNL Kukuhkan 1.655 Mahasiswa Baru, Direktur: Kampus Ini Kawah Candradimuka untuk Menempa Masa Depan

By On 11:08

PNL Kukuhkan 1.655 Mahasiswa Baru, Direktur: Kampus Ini Kawah Candradimuka untuk Menempa Masa Depan
PNL Kukuhkan 1.655 Mahasiswa Baru. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) mengukuhkan 1.655 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 16–19 Agustus 2026 itu menjadi gerbang awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik, budaya kampus, pendidikan vokasi, serta nilai-nilai yang akan membentuk perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di PNL.

Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menyebut kampus bukan sekadar tempat mengejar gelar dan ijazah, melainkan ruang untuk belajar, bertumbuh, ditempa, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

“Saudara tidak salah memilih PNL. Saudara telah memilih sebuah institusi pendidikan vokasi yang akan membawa Saudara semakin dekat dengan dunia nyata: dunia industri, dunia usaha, teknologi, inovasi, kewirausahaan, serta berbagai perubahan besar yang sedang terjadi di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Menurutnya, perjalanan di perguruan tinggi tidak selalu mudah. Mahasiswa akan berhadapan dengan tugas, praktikum, proyek, kritik, tantangan, bahkan kegagalan. Namun, justru melalui proses itulah pendidikan menemukan maknanya.

“PNL adalah kawah candradimuka. Di sinilah Saudara akan ditempa. Bukan hanya agar menjadi mahasiswa yang mampu memperoleh nilai tinggi, tetapi menjadi manusia yang terampil tangannya, tajam pikirannya, kuat karakternya, luas wawasannya, dan luhur akhlaknya,” tegasnya.

Direktur menambahkan, PNL tidak ingin mahasiswa kelak meninggalkan kampus hanya dengan membawa selembar ijazah. Lebih dari itu, lulusan harus membawa kompetensi, karakter, keberanian, jejaring, pengalaman, serta kemampuan untuk menciptakan masa depannya sendiri.

Ia juga mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menjadi penonton di tengah perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat. Perkembangan artificial intelligence, otomasi, transformasi digital, energi baru, ekonomi kreatif, dan berbagai teknologi mutakhir akan terus mengubah lanskap pekerjaan serta kebutuhan industri.

Karena itu, masa kuliah, menurutnya, tidak boleh berhenti pada rutinitas datang ke kampus, duduk di ruang kelas, menyelesaikan tugas, mengikuti ujian, lalu pulang. Mahasiswa didorong menghidupkan laboratorium dan workshop, aktif berorganisasi, membangun jejaring, mengikuti kompetisi, melahirkan inovasi, menguasai bahasa asing, teknologi dan kecerdasan buatan, serta memperkuat kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.

“Jangan takut mencoba dan jangan takut gagal. Orang-orang besar bukanlah mereka yang tidak pernah mengalami kegagalan, tetapi mereka yang selalu mempunyai keberanian untuk bangkit setiap kali kehidupan menjatuhkannya,” katanya.

Direktur juga mengajak mahasiswa mengubah cara pandang terhadap masa depan. Pertanyaan “Setelah lulus, saya akan bekerja di mana?” perlu ditingkatkan menjadi pertanyaan yang lebih mendasar: “Kompetensi apa yang harus saya miliki agar dunia membutuhkan saya?”

Menurutnya, ketika kompetensi kuat, karakter terjaga, komunikasi baik, jejaring luas, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi terus diasah, lulusan tidak semata-mata menjadi pencari kesempatan, tetapi tumbuh menjadi pribadi yang dicari oleh kesempatan.

Di hadapan mahasiswa baru, ia turut menekankan bahwa identitas sebagai mahasiswa PNL membawa tanggung jawab moral. Mahasiswa diminta menjaga etika, menghormati dosen, tenaga kependidikan, senior dan sesama mahasiswa, merawat fasilitas kampus, menghargai perbedaan, serta menjauhi kekerasan, perundungan, narkoba, intoleransi, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Kampus tidak bertanya seberapa hebat Saudara ketika datang. Kampus akan melihat seberapa jauh Saudara mau bertumbuh selama berada di dalamnya,” ucapnya.

Ia berharap, dari 1.655 mahasiswa yang hari ini memulai perjalanan di PNL, kelak akan lahir para engineer, teknolog, entrepreneur, inovator, profesional, dan pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan bagi Aceh, Indonesia, bahkan dunia.

Ketua Panitia PKKMB PNL 2026, Safriadi, S.Kom., M.T., mengatakan sebanyak 1.655 peserta mengikuti PKKMB yang tersebar pada enam jurusan di lingkungan PNL. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Agustus 2026.

Pelaksanaan PKKMB tahun ini juga semakin diperkuat dengan pemanfaatan teknologi informasi. Proses pendaftaran dan absensi peserta dilaksanakan berbasis IT sebagai bagian dari transformasi layanan kampus sekaligus membiasakan mahasiswa baru dengan ekosistem akademik yang semakin digital.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe tentang Penetapan dan Pengukuhan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 oleh Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi PNL, Dr. (C). Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom. Pembacaan keputusan tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya mahasiswa baru ke dalam keluarga besar Politeknik Negeri Lhokseumawe. (*)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bangun Sinergi dengan Kodam Iskandar Muda untuk Jaga Keandalan Distribusi Energi

By On 22:32

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bangun Sinergi dengan Kodam Iskandar Muda untuk Jaga Keandalan Distribusi Energi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bangun Sinergi dengan Kodam Iskandar Muda. Foto: Ist
BANDA ACEH, ReportNews.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus membangun koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Aceh guna mendukung kelancaran operasional dan menjaga keandalan distribusi energi bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dengan Panglima Kodam Iskandar Muda pada Jumat (30/10).

Dalam pertemuan tersebut, Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, beserta jajaran manajemen diterima langsung oleh Pangdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., M.M., beserta jajaran. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas dukungan dan koordinasi dalam menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Aceh.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan bahwa dukungan dan koordinasi dengan Kodam Iskandar Muda memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran kegiatan operasional Pertamina, khususnya dalam memastikan distribusi energi dapat menjangkau masyarakat secara optimal.

“Distribusi energi memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah. Dalam pelaksanaannya, tentu diperlukan dukungan serta koordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan operasional dapat berjalan dengan lancar. Kami berharap melalui pertemuan ini, sinergi dengan Kodam Iskandar Muda semakin kuat, khususnya dalam mendukung kelancaran distribusi BBM dan LPG serta mengantisipasi berbagai potensi tantangan operasional di wilayah Aceh,” ujar Fanda.

Sebagai salah satu wilayah dengan karakteristik geografis yang beragam, penyaluran energi di Aceh membutuhkan koordinasi yang baik antara Pertamina dan para pemangku kepentingan. Hal ini mencakup pemantauan kondisi wilayah, kesiapan jalur distribusi, hingga antisipasi terhadap berbagai situasi yang berpotensi memengaruhi kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat.

Pangdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya mendukung upaya Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran distribusi energi sebagai salah satu kebutuhan penting masyarakat.

“Ketersediaan dan kelancaran distribusi energi merupakan hal yang penting bagi kehidupan masyarakat serta aktivitas pembangunan di daerah. Kodam Iskandar Muda menyambut baik upaya penguatan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga. Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai potensi kendala di wilayah dapat diantisipasi bersama dan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Mahesa.

Melalui pertemuan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Kodam Iskandar Muda diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi serta koordinasi kewilayahan dalam mendukung kelancaran operasional distribusi energi. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan dan akses energi bagi masyarakat Aceh.

Pertamina Patra Niaga terus berupaya menghadirkan layanan energi yang andal dan berkelanjutan dengan mengedepankan keselamatan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta tata kelola operasional yang baik. Sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci dalam memastikan penyaluran energi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh, Tingkatkan Pengawasan Pelayanan Energi kepada Masyarakat

By On 21:39

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh, Tingkatkan Pengawasan Pelayanan Energi kepada Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh. Foto: Ist
BANDA ACEH, ReportNews.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh guna mendukung pengawasan penyaluran energi serta memastikan distribusi BBM dan LPG kepada masyarakat di wilayah Aceh berjalan dengan baik.

Kehadiran Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, beserta jajaran manajemen disambut langsung oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor yang selama ini telah terjalin, khususnya dalam mendukung kelancaran penyaluran energi dan pengawasan distribusi di wilayah Aceh.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan bahwa koordinasi bersama Polda Aceh merupakan bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi sekaligus memastikan penyalurannya berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sinergi bersama Polda Aceh menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat. Melalui koordinasi yang telah terjalin selama ini, kami terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan sehingga kebutuhan energi masyarakat Aceh dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Fanda.

Dalam pelaksanaan operasionalnya, Pertamina Patra Niaga secara berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM dan LPG serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mengantisipasi berbagai tantangan distribusi di lapangan. Dukungan aparat penegak hukum juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan, mencegah potensi penyimpangan, dan menjaga agar energi dapat disalurkan sesuai peruntukannya.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa koordinasi dan kolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga diperlukan untuk mendukung pengawasan distribusi energi serta menjaga agar penyaluran BBM dan LPG dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

“Polda Aceh mendukung penguatan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga dalam rangka mengawal penyaluran energi di wilayah Aceh. Pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat membantu mencegah potensi penyalahgunaan maupun pelanggaran dalam distribusi BBM dan LPG, sehingga energi dapat diterima masyarakat sesuai dengan peruntukannya. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif agar penyaluran energi dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Ruddi.

Melalui pertemuan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Polda Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan komunikasi, serta mengoptimalkan koordinasi dalam pengawasan penyaluran energi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung keandalan distribusi BBM dan LPG sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan energi bagi masyarakat di wilayah Aceh.

Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjalankan penyaluran energi secara optimal dengan mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta tata kelola operasional yang baik. Sinergi bersama para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan distribusi energi yang andal dan berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk informasi, pertanyaan, maupun pengaduan terkait layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (*)

Pertamina Patra Niaga Salurkan 25 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Karimun Sepanjang 2026

By On 21:31


Pertamina Patra Niaga Salurkan 25 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Karimun Sepanjang 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Karimun. Foto: Ist
KARIMUN, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus melakukan berbagai langkah penguatan distribusi LPG 3 Kg di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, melalui optimalisasi ketersediaan tabung layak edar, peningkatan pemeliharaan fasilitas, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyaluran LPG bersubsidi sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman dan optimal, Kamis (29/10/2026).

Sepanjang tahun 2026, Pertamina Patra Niaga telah mengirimkan sebanyak 25.000 tabung LPG 3 Kg layak edar ke Kabupaten Karimun melalui mekanisme perputaran dan penggantian tabung. Dalam tiga bulan terakhir, pengiriman tersebut mencapai rata-rata 3.000 tabung per bulan, dengan dukungan Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT) di Batam dan Tanjungpinang. Selain itu, sebanyak 12.000 tabung yang sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki telah diganti dengan tabung baru dari gudang di Batam sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan tabung yang memenuhi standar keselamatan.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani, menyampaikan bahwa berbagai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan keandalan distribusi LPG 3 Kg, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik distribusi tersendiri.

“Kami terus mengoptimalkan ketersediaan tabung LPG 3 Kg yang layak edar melalui peningkatan pemeliharaan, penggantian tabung, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Upaya ini menjadi prioritas kami agar distribusi LPG kepada masyarakat Karimun dapat berjalan semakin optimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan,” ujar Silvani.

Lebih lanjut, karakteristik geografis Kabupaten Karimun yang terdiri dari sejumlah wilayah kepulauan menjadi salah satu perhatian dalam pengelolaan distribusi LPG. Pengangkutan yang melibatkan moda transportasi darat dan laut, serta kondisi lingkungan pesisir yang berpotensi mempercepat korosi tabung, memerlukan pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan evaluasi terhadap pola distribusi, penanganan tabung, serta kesiapan sarana pendukung di seluruh rantai penyaluran.

Sebagai bagian dari langkah penguatan tersebut, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Karimun dan instansi terkait telah melaksanakan rapat koordinasi pada Selasa (27/10). Pertemuan ini membahas peningkatan pengiriman tabung layak edar, optimalisasi penanganan tabung mulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), proses pengangkutan hingga pangkalan, serta penguatan pengawasan agar penyaluran LPG berjalan sesuai ketentuan.

Selain langkah operasional yang telah berjalan, Pertamina Patra Niaga turut mendukung upaya percepatan pengembangan Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT) di Kabupaten Karimun sebagai solusi jangka panjang. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan dan perbaikan tabung, meningkatkan efisiensi perputaran tabung, serta mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas pemeliharaan di luar wilayah Karimun.

Dari sisi kelancaran distribusi, koordinasi juga terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Karimun, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Bea Cukai, serta mitra penyalur dan transportir. Langkah ini mencakup optimalisasi kesiapan armada, pengaturan jadwal pengangkutan dan bongkar muat, serta antisipasi kendala transportasi laut guna menjaga kesinambungan pasokan LPG ke wilayah kepulauan.

Berdasarkan hasil pemantauan, penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Karimun secara umum tetap berlangsung. Meski demikian, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memberikan perhatian terhadap kendala distribusi dan perputaran tabung di sejumlah wilayah, serta melakukan langkah penanganan bersama pihak terkait untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Penguatan pemantauan juga akan dilakukan menjelang periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, termasuk memastikan kesiapan operasional SPBE dan seluruh lembaga penyalur.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh mitra penyalur. Kami ingin memastikan kebutuhan LPG 3 Kg masyarakat Karimun dapat terus terlayani dengan baik, aman, dan sesuai peruntukannya,” tutup Silvani. (*)

Wali Kota Lhokseumawe Lantik Direktur PDAM Ie Beusaree Rata, Fokus Utama Pembenahan Suplai Air dan Pelayanan

By On 19:00

Wali Kota Lhokseumawe Lantik Direktur PDAM Ie Beusaree Rata: Fokus Utama Pembenahan Suplai Air dan Pelayanan
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, melantik T. Sofianus, sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe periode 2026–2031. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melantik T. Sofianus, S.E., M.A.P., sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (29/10/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengelolaan perusahaan daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada T. Sofianus atas amanah yang diberikan. Ia meminta direktur yang baru dilantik segera mengambil langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan pasokan air baku dari PT Perta Arun Gas sebagai salah satu pemasok air bagi PDAM Ie Beusaree Rata. Menurutnya, ketersediaan air baku merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan sehingga diperlukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak terkait.

“Persoalan suplai air baku perlu segera ditangani melalui koordinasi dengan pihak terkait. Kita ingin pelayanan air minum kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Sayuti.

Selain persoalan suplai air baku, Wali Kota meminta PDAM Ie Beusaree Rata mempelajari dan mengevaluasi pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lhokseumawe berkapasitas 230 liter per detik antara PDAM Ie Beusaree Rata dan PT Toya Perdana Lhokseumawe. Evaluasi tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek bisnis, keberlanjutan operasional, serta manfaat kerja sama bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe dan masyarakat.

Wali Kota juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Perumda Air Minum Tirta Pase Kabupaten Aceh Utara, khususnya terkait wilayah pelayanan, pembagian tanggung jawab, dan penanganan pengaduan pelanggan. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mencegah persoalan batas wilayah pelayanan menghambat masyarakat Kota Lhokseumawe dalam memperoleh akses air minum.

“Kepentingan masyarakat Kota Lhokseumawe harus menjadi prioritas utama. Saya berharap direktur yang baru dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, memperkuat tata kelola perusahaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Di samping itu, Wali Kota meminta pembenahan tata kelola PDAM Ie Beusaree Rata dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Upaya tersebut perlu didukung melalui evaluasi berkala, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, perbaikan penanganan keluhan pelanggan, serta penyusunan program kerja dengan target dan indikator keberhasilan yang terukur. Seluruh jajaran PDAM juga diharapkan mendukung kepemimpinan direktur yang baru dan bekerja secara solid dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan air minum.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si.; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, S.IP., M.A.P.; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Lhokseumawe, Teguh Heriyanto, S.STP., MSP.; serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Lhokseumawe yang akrab disapa Bayu, bersama sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kepemimpinan baru PDAM Ie Beusaree Rata dapat memperkuat kinerja perusahaan, membenahi pengelolaan operasional, dan mendorong peningkatan pelayanan air minum yang lebih baik, berkelanjutan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Penegakan Hukum dan Perkuat Pengawasan Takaran BBM di SPBU

By On 22:23

SPBU di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga Sumbagut
SPBU di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Foto: Ist

MEDAN, ReportNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan, termasuk dalam aspek ketepatan takaran dan kualitas pelayanan. Hal ini menyusul penindakan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara terkait dugaan manipulasi takaran BBM di SPBU 14.206.190, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Selasa (20/10).

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengapresiasi langkah Polda Sumatera Utara dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan penyaluran BBM yang berpotensi merugikan masyarakat. Pertamina mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan serta berkomitmen untuk terus bersikap kooperatif dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, termasuk dalam memberikan informasi, data, maupun keterangan yang diperlukan guna mendukung kelancaran proses penyidikan.

Sebagai bentuk ketegasan, Pertamina telah mengambil langkah penghentian penyaluran seluruh produk BBM ke SPBU tersebut. Pertamina tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk penyimpangan yang merugikan konsumen dan akan mengambil langkah lanjutan sesuai hasil pemeriksaan, ketentuan yang berlaku, serta perjanjian kerja sama dengan pengelola SPBU. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pertamina untuk mendukung upaya penegakan hukum serta melindungi hak masyarakat dalam memperoleh BBM dengan takaran yang sesuai.

Untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat, Pertamina juga melakukan penguatan distribusi suplai BBM ke SPBU terdekat. Upaya ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama operasional SPBU 14.206.190 dihentikan, sekaligus memastikan ketersediaan BBM di wilayah sekitar tetap terjaga.

Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap operasional SPBU melalui inspeksi lapangan, pemeriksaan kesesuaian takaran dispenser, serta peningkatan kepatuhan terhadap standar operasional dan pelayanan. Seluruh pengelola SPBU juga diingatkan untuk melakukan pengecekan takaran secara berkala serta memastikan kondisi segel tera dan perangkat dispenser sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM di SPBU resmi dan turut berperan aktif dalam pengawasan pelayanan. Apabila menemukan indikasi ketidaksesuaian takaran maupun pelayanan yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga pelayanan BBM yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan konsumen. (*)

‎Pererat Silaturahmi dengan Ulama, Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara Sambangi Abu Manan

By On 18:06

‎Pererat Silaturahmi dengan Ulama, Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara Sambangi Abu Manan
‎Pererat Silaturahmi dengan Ulama, Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara Sambangi Abu Manan. Foto: Ist
ACEH UTARA, ReportNews.id - Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan ulama, Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf T. Mustafa Kamal, bersama Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Faisal, S.Sos., M.Si., mengunjungi kediaman ulama kharismatik Tengku Haji Abdul Manan atau yang akrab disapa Abu Manan, di Gampong Alue, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (27 Oktober 2026).

‎Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan para ulama dalam menjaga persatuan, ketenteraman, serta mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.

‎Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf T. Mustafa Kamal, mengatakan bahwa kunjungan bersama Dandim 0103/Aceh Utara itu merupakan kesempatan untuk menjalin silaturahmi sekaligus meminta nasihat dan arahan dari Abu Manan terkait berbagai upaya yang dapat dilakukan TNI dalam membantu masyarakat.

‎Menurutnya, pandangan dan nasihat ulama memiliki arti penting sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

‎Ia berharap hubungan antara TNI dan ulama di Aceh senantiasa terjaga dengan baik, tetap kompak, serta saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Danrem juga menegaskan pentingnya menjadikan ulama sebagai mitra dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

‎Sementara itu, Tengku Haji Abdul Manan atau Abu Manan menyambut baik kunjungan kedua pimpinan TNI tersebut. Ia menyebut kehadiran Danrem dan Dandim merupakan harapan agama, terlebih keduanya merupakan putra asli Aceh yang kini mengemban amanah kepemimpinan di lingkungan TNI.

‎Abu Manan menegaskan bahwa TNI dan ulama merupakan dua unsur yang tidak seharusnya dipisahkan. Menurutnya, tentara memiliki tugas menjaga negara, sedangkan ulama berperan menjaga agama. Keduanya harus berjalan beriringan demi menjaga keutuhan bangsa dan kehidupan masyarakat.

‎Ia juga mengibaratkan hubungan TNI dan ulama seperti dua bayi kembar, sebagaimana dikaitkan dengan pemikiran Imam Al-Ghazali. Apabila salah satu mengalami gangguan, maka yang lain turut merasakan dampaknya.

‎“Jika TNI terganggu, kami para ulama juga ikut terganggu. Sebab, tanpa agama negara bisa hancur, sementara tanpa negara, musuh akan mudah masuk ke dalam negeri,” ujar Abu Manan.

‎Pada kesempatan tersebut, Abu Manan turut mendoakan Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga berharap keduanya selalu dipertemukan dalam kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat.

‎Kunjungan ini diharapkan semakin memperkokoh hubungan antara TNI dan ulama di Aceh, sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan masyarakat. (*)

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sinergi dengan Ombudsman Sumut Kawal Penyaluran Energi

By On 10:26

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi untuk Masyarakat Sumatera Utara
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi untuk Masyarakat Sumatera Utara. Foto: Ist
MEDAN, Report lNews.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara untuk bersama-sama mengawal penyaluran energi dan memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Utara.

Kedatangan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama jajaran manajemen disambut langsung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Herdensi Adnin, S.Sos., M.SP, beserta jajaran pada Senin (26/10) di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara lembaga untuk mendukung kelancaran penyaluran energi serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan bahwa sinergi dengan Ombudsman merupakan bagian penting dalam mendukung upaya perusahaan menjaga kelancaran penyaluran energi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Melalui audiensi ini, kami berharap sinergi dan komunikasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara dapat semakin kuat. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengawal penyaluran energi agar berjalan lancar, sesuai ketentuan, dan kebutuhan energi masyarakat Sumatera Utara dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Herdensi Adnin, S.Sos., M.SP, menyampaikan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik antara lembaga pengawas dan penyelenggara layanan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi dan koordinasi yang baik menjadi hal penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Kami berharap komunikasi dengan Pertamina Patra Niaga dapat terus terjalin sehingga berbagai hal terkait penyaluran energi dan pelayanan kepada masyarakat dapat dikawal bersama sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” ujar Herdensi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, lembaga pengawas, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung kelancaran penyaluran energi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui sinergi yang berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga berharap penyaluran energi di Sumatera Utara dapat terus berjalan dengan baik sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *