BERITA TERBARU

Sidak 3 SPBU di Banda Aceh, Pertamina dan Satgas Komitmen Pastikan BBM Tepat Sasaran

By On 12:13

Pertamina Menemukan Penyalahgunaan BBM di Banda Aceh. Foto: Ist
BANDA ACEH, RepotrNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Sales Area Retail Aceh bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Pendistribusian BBM Bersubsidi, Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), dan LPG 3 Kg Provinsi Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (25/9/2026), sebagai bagian dari pengawasan implementasi Keputusan Gubernur Aceh Nomor 500.10.7.3/734/2026. Sidak dilakukan di tiga titik, yaitu SPBU Kuta Alam, SPBU Simpang Jam, dan SPBU Lueng Bata.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan penyaluran BBM dan menemukan sejumlah indikasi yang memerlukan pendalaman, antara lain penggunaan kendaraan secara berulang untuk membeli dan melangsir BBM, penggunaan identitas atau nomor polisi yang tidak sesuai dalam transaksi, serta dugaan penampungan dan penjualan kembali BBM di luar lembaga penyalur resmi.

Temuan yang tidak sesuai dengan proses pendistribusian BBM selanjutnya akan dikoordinasikan dengan APH untuk dilakukan pendalam sesuai ketentuan. Pertamina Patra Niaga bersikap kooperatif dan mendukung penuh proses penyelidikan lebih lanjut.
Plh. Kepala Dinas ESDM Aceh sekaligus Ketua Tim Satgas, Ir. Irwansyah, S.T., M.T., mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan BBM Bersubsidi dan JBKP tepat sasaran.

“Pengawasan kami tidak berhenti di titik penyaluran, tetapi juga menindaklanjuti indikasi penyimpangan di sepanjang mata rantai distribusi. Setiap indikasi tindak pidana kami koordinasikan dengan APH untuk diproses sesuai ketentuan,” ujar Irwansyah.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi Dinas ESDM Aceh selaku Sekretaris Tim Satgas, Teuku Mukhlis, S.T., M.T., menjelaskan bahwa temuan di lapangan menjadi bagian penting dalam proses pendalaman pengawasan penyaluran BBM.

“Ketika menemukan indikasi di lapangan, tim tidak berpuas diri hanya menindak di titik awal. Informasi tersebut kami kembangkan dan koordinasikan lintas instansi untuk menelusuri mata rantai penyimpangan. Ini membuktikan bahwa pengawasan terpadu dan respons cepat antarlembaga sangat penting dalam menjaga penyaluran BBM tetap tepat sasaran,” ujar Teuku Mukhlis.

Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, mengapresiasi kolaborasi lintas instansi dalam kegiatan tersebut.

“Pertamina mengapresiasi sinergi Pemerintah Aceh, APH, dan seluruh instansi yang terlibat dalam memperkuat pengawasan penyaluran BBM. Kolaborasi ini penting untuk memastikan distribusi energi berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen terus mendukung pengawasan bersama Pemerintah Aceh dan APH melalui penyediaan data, informasi, serta koordinasi yang diperlukan untuk menjaga ketepatan sasaran dan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat Aceh. (*)




Wali Kota Sayuti Kunjungi Rumah Duka Rasya Fadilla: Pemko Lhokseumawe Siap Beri Pendampingan Hukum

By On 18:08

Wali Kota Sayuti Kunjungi Rumah Duka Rasya Fadilla: Pemko Lhokseumawe Siap Beri Pendampingan Hukum
Wali Kota Sayuti Kunjungi Rumah Duka Muhammad Rasya Fadilla. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar, menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada keluarga almarhum Muhammad Rasya Fadilla, taruna D-III Studi Nautika Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh asal Gampong Blang Mee, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Pernyataan itu disampaikan Sayuti Abubakar saat mendatangi rumah duka keluarga almarhum di Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Selasa (29/9/2026).

Sayuti datang bersama Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Di rumah duka, Wali Kota Sayuti Abubakar menyampaikan belasungkawa kepada kedua orang tua almarhum sekaligus menerima penyampaian keluarga terkait perkara yang sedang berjalan.

Wali Kota Sayuti Abubakar bersama rombongan juga mengikuti samadiyah bersama keluarga almarhum.

Sayuti mengatakan Pemko Lhokseumawe akan memberikan dukungan kepada keluarga, termasuk dalam proses hukum yang berkaitan dengan meninggalnya almarhum.

“Pemerintah Kota Lhokseumawe siap membantu keluarga korban. Almarhum adalah putra Lhokseumawe kita. Karena itu, pemerintah akan terus mengawal proses ini dan memberikan pendampingan yang diperlukan kepada keluarga,” kata Sayuti.

Ia mengatakan, pihaknya juga akan mengirimkan pengacara untuk mendampingi keluarga dalam mengikuti proses penanganan perkara tersebut.

“Saya akan mengirimkan pengacara untuk mendampingi keluarga. Kita akan terus mengawal proses ini agar persoalan dapat ditangani secara serius dan keluarga mendapatkan kejelasan,” ujarnya.

Sayuti menegaskan, Pemko Lhokseumawe akan mengikuti perkembangan perkara tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Meski demikian, ia menyebutkan proses penanganan perkara tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan akan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pemko Lhokseumawe, kata Sayuti, akan memastikan keluarga mendapatkan pendampingan yang diperlukan selama proses tersebut berlangsung.

Sebelumnya, Muhammad Rasya Fadilla merupakan taruna D-III Studi Nautika Poltekpel Malahayati Aceh. Almarhum diketahui berasal dari Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Terkait perkara yang sedang ditangani, Pemko Lhokseumawe menyatakan akan menghormati proses hukum dan menunggu penanganan oleh pihak berwenang. (*)

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bersama Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Sinergi Jaga Distribusi Energi

By On 16:37

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bersama Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Sinergi Jaga Distribusi Energi
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, dan Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa. Foto: Ist
MEDAN, ReportNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antar lembaga di wilayah Sumatera Bagian Utara, Senin (28/9/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, bersama jajaran manajemen Regional Sumbagut dan diterima langsung oleh Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai penguatan koordinasi dalam mendukung kelancaran operasional dan distribusi energi kepada masyarakat, khususnya di wilayah kerja Sumatera Utara.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan apresiasi atas sambutan serta dukungan Kodam I/Bukit Barisan terhadap kegiatan operasional Pertamina Patra Niaga selama ini.

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kami mengapresiasi dukungan Kodam I/Bukit Barisan dan berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan dalam mendukung kelancaran penyaluran energi serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Fanda.

Fanda menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi energi dapat berjalan dengan aman dan lancar, terutama mengingat luas dan karakteristik wilayah operasional Regional Sumbagut.

“Wilayah Sumbagut memiliki karakteristik geografis dan dinamika distribusi yang beragam. Karena itu, koordinasi dan sinergi dengan Kodam I/Bukit Barisan menjadi penting untuk mendukung kelancaran operasional kami dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat di berbagai wilayah,” tambah Fanda.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran operasional dan memberikan pelayanan energi yang optimal bagi masyarakat. (*)

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe Apresiasi Jakarta Understanding, Perkuat Peran Masjid untuk Perdamaian Global

By On 21:59

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe Apresiasi Jakarta Understanding, Perkuat Peran Masjid untuk Perdamaian Global
Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., mengapresiasi Jakarta Understanding on Mosque Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace yang lahir dalam rangkaian International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta, 27 September 2026.

Menurut Prof. Danial, dokumen tersebut menegaskan pentingnya menjadikan masjid dan lembaga pendidikan Islam sebagai kekuatan strategis dalam membangun perdamaian, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat global.

“Jakarta Understanding memberikan pesan penting bahwa agama harus menjadi kekuatan yang menghadirkan kedamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan,” kata Prof. Danial.

Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan peran UIN SUNA sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan berkompeten, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial.

Prof. Danial mengatakan, mahasiswa perlu dipersiapkan menjadi generasi yang mampu menjadi jembatan di tengah perbedaan. Untuk itu, pendidikan tinggi Islam perlu memperkuat literasi agama, literasi digital, wawasan global, serta kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dan lingkungan.

“Mahasiswa harus mampu menghadapi keberagaman dengan sikap terbuka, moderat, dan bertanggung jawab. Mereka juga harus mampu menggunakan media digital untuk menyebarkan ilmu, kebaikan, dan pesan perdamaian,” ujar Prof. Danial.

Dalam Jakarta Understanding, para Imam Besar dari berbagai negara mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang dialog, penguatan harmoni sosial, mediasi konflik, dan diplomasi keagamaan. Dokumen tersebut turut menekankan pendidikan karakter, moderasi, toleransi, perlindungan kelompok rentan, literasi digital, serta penguatan keadilan sosial.

Bagi UIN SUNA Lhokseumawe, kata Prof. Danial, nilai-nilai tersebut dapat diterjemahkan melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Kajian mengenai diplomasi keagamaan, moderasi beragama, konflik sosial, ekoteologi, keadilan sosial, dan perdamaian global dapat dikembangkan melalui penelitian, sementara pengabdian kepada masyarakat diarahkan untuk memperkuat peran lembaga keagamaan sebagai agen perdamaian.

Prof. Danial juga melihat Aceh memiliki pengalaman sosial yang penting dalam konteks pembangunan perdamaian. Pengalaman tersebut, menurut dia, dapat dikembangkan menjadi sumber kajian akademik yang memberi kontribusi pada tingkat nasional maupun internasional.

“Lhokseumawe dan Aceh memiliki pengalaman sosial yang sangat berharga. Pengalaman itu perlu dikaji secara akademik dan dikembangkan menjadi pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan perdamaian,” katanya.

Selain perdamaian, Jakarta Understanding menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Prof. Danial menilai ekoteologi perlu mendapat perhatian lebih besar di lingkungan perguruan tinggi Islam.

“Isu lingkungan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga memiliki dimensi moral, keagamaan, dan pendidikan. Perguruan tinggi Islam harus ikut membangun kesadaran tersebut melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Danial.

Prof. Danial berharap Jakarta Understanding tidak berhenti sebagai dokumen deklaratif, tetapi diterjemahkan menjadi agenda nyata oleh perguruan tinggi, masjid, pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil.

“Yang paling penting adalah bagaimana pesan ini kita terjemahkan menjadi tindakan. UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe siap terus memperkuat pendidikan Islam yang moderat, pengembangan ilmu pengetahuan, dialog kemanusiaan, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kontribusi kampus untuk perdamaian,” tegas Prof. Danial.

Jakarta Understanding juga menyerukan penguatan diplomasi keagamaan dan dialog lintas iman, penolakan terhadap ekstremisme, kekerasan, hoaks, serta ujaran kebencian. Dokumen tersebut turut menegaskan dukungan terhadap perlindungan warga sipil dan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dalam kerangka hukum internasional.

Sejalan dengan semangat tersebut, Prof. Danial mengajak seluruh sivitas akademika UIN SUNA, baik mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan, untuk menjadi bagian dari gerakan merawat perdamaian melalui ruang akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Ia mendorong sivitas akademika untuk terus mengampanyekan pesan-pesan perdamaian, memperkuat budaya saling menghormati, serta lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, maupun informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan harus menjadi bagian dari upaya merawat perdamaian. Mari terus menyebarkan pesan-pesan kebaikan, menghindari hoaks dan ujaran kebencian, serta membangun budaya saling menghormati dengan menjunjung nilai-nilai luhur agama, kemanusiaan, persaudaraan, dan keadilan,” kata Prof. Danial.

Menurutnya, perdamaian bukan hanya agenda dalam forum internasional, tetapi harus dimulai dari lingkungan terdekat dan diwujudkan melalui sikap, tutur kata, serta tindakan setiap hari.

“Perdamaian harus kita rawat bersama. Kampus harus menjadi ruang yang menumbuhkan ilmu, persaudaraan, toleransi, dan kemanusiaan. Dari kampus, kita ingin menghadirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi pembawa pesan perdamaian bagi masyarakat dan dunia,” pungkasnya. (*)

Haji Uma Desak Kematian Siswi MTsN 5 Takengon Diusut Tuntas, Telusuri Dugaan Hukuman Jongkok

By On 00:43

Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman (Haji Uma). Foto: For ReportNews.id
JAKARTA, ReportNees.id - Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman (Haji Uma) meminta aparat penegak hukum dan Kementerian Agama mengusut tuntas kematian siswi MTsN 5 Takengon, AZ (15) asal Suka Ramai Bener Meriah.

H.Sudirman Haji Uma ,S.Sos.,M.Sos.Anggota Komite I DPD RI yang Membidangi Politik Hukum

dan Keamanan Juga Wakil Ketua PURT DPD RI menegaskan, setiap bentuk pembinaan di madrasah tidak boleh membahayakan nyawa peserta didik.

"Kami turut berduka cita mendalam untuk keluarga almarhumah AZ. Kami minta kasus ini diusut tuntas, transparan dan objektif. Penyebab kematian harus jelas secara medis dan hukum," kata Haji Uma, Minggu (27/9/2026).

Berdasarkan laporan sementara, korban meninggal pada Kamis (24/9/2026) yang diduga setelah mendapat hukuman dari guru karena tidak mengerjakan PR. Dari 30 siswa, hanya beberapa yang mengerjakan tugas. Setelah dihukum, korban kejang, dibawa ke UKS, lalu ke Puskesmas Kecamatan Bebesen, kemudian dirujuk ke RSUD Datu Beru hingga meninggal.

Kakan Kemenag Aceh Tengah Wahdi membenarkan kejadian tersebut dan menyebut Polsek Kute Panang telah melakukan investigasi.

Haji Uma menyoroti informasi yang beredar di lapangan terkait bentuk hukuman.

"Informasi yang kami terima dari lapangan, ada dugaan korban disuruh jongkok. Ini isu yang berkembang dan harus ditelusuri kebenarannya. Apakah benar jongkok, berapa lama, apakah ada riwayat sakit sebelumnya, semua harus diperiksa. Jangan ada yang ditutup-tutupi," tegasnya.

Ia meminta hasil visum dan rekam medis dari RSUD Datu Beru dibuka secara transparan kepada keluarga dan penyidik.

"Jika terbukti ada kelalaian atau hukuman yang melampaui batas kewajaran, harus ada tindakan tegas sesuai aturan. Dunia pendidikan harus aman bagi anak-anak kita," tutup Haji Uma. (*)

Wagub Aceh Hadiri Haul Ummi Arongan ke-1, Pererat Silaturahmi dengan Ulama

By On 16:39

Wagub Aceh Hadiri Haul Ummi Arongan ke-1, Pererat Silaturahmi dengan Ulama dan Dayah
Foto: Humas Adpim Setda Aceh
BIREUEN, ReportNews.id – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh), melakukan silaturahmi ke sejumlah dayah di Kabupaten Aceh Besar dan Bireuen, Sabtu (26/9/2026). Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wagub menghadiri doa bersama dan Haul ke-1 almarhumah Ummi Hj. Ainal Mardhiah binti H. Ahmad (Ummi Arongan), di Kompleks Dayah Tauthiatuth Thullab, Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Dek Fadh mengatakan, menghadiri haul merupakan bentuk penghormatan sekaligus momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan almarhumah semasa hidup.

“Kita hadir di sini untuk bersilaturahmi sekaligus mengenang almarhumah Ummi Hj. Ainal Mardhiah. Semoga segala amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Dek Fadh.

Menurutnya, keberadaan dayah dan para ulama memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda Aceh. Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan para ulama serta pimpinan dayah di seluruh Aceh.

“Dayah bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk akhlak dan karakter generasi Aceh. Silaturahmi seperti ini penting untuk terus kita jaga, karena ulama dan dayah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh,” katanya.

Dalam kegiatan doa bersama dan haul tersebut, Wagub didampingi Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Misran Fuadi, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan doa bersama untuk almarhumah serta mengenang kembali keteladanan dan perjuangan almarhumah dalam keluarga dan lingkungan dayah.

Di tempat yang sama, Dek Fadh juga bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi), Tgk. H. Muniruddin M. Diah (Waled Kiran), dan Abiya Anwar Kuta Krueng.

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi antara Pemerintah Aceh dengan ulama serta membahas berbagai hal terkait kehidupan keumatan dan perkembangan pendidikan dayah di Aceh.

Dalam rangkaian kunjungan di Bireuen, Wagub turut mengunjungi dan meninjau fasilitas Dayah Harapan Ummat di Samalanga yang dipimpin Dr. Tgk. H. Luthfi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta perkembangan pendidikan di dayah.

Sebelumnya, di Kabupaten Aceh Besar, Dek Fadh bersilaturahmi dengan pimpinan Dayah Istiqamatuddin Darul Muarif atau Dayah Lam Ateuk, yang dikenal dengan Abu Haji Lam Ateuk Gampong Lambaro Bileu Kecamatan kuta baro.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah berupa sajadah, mukena, dan sarung untuk digunakan di lingkungan dayah.

“Kita ingin silaturahmi ini tidak hanya sebatas datang dan bertemu, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada dayah dan para santri. Mudah-mudahan apa yang kita berikan dapat bermanfaat dan semakin memperkuat semangat para santri dalam menuntut ilmu,” kata Dek Fadh.

Dek Fadh menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus membangun komunikasi dengan ulama dan dayah, karena sinergi tersebut dinilai penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat persatuan dan ukhuwah masyarakat Aceh.

“Insya Allah, silaturahmi dengan ulama dan dayah akan terus kita jaga. Kita ingin pembangunan Aceh berjalan bersama-sama dengan ulama, sehingga kemajuan yang kita capai tetap berpijak pada nilai agama dan budaya Aceh,” pungkasnya. (*)

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Dibuka, Pekanbaru Jadi Kota Pertama Perkuat UMKM Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

By On 16:21

Petamina
Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 di Pekanbaru. Foto: Dok PPN
PEKANBARU, ReportNews.id - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi memulai gelaran pertama dari rangkaian pameran UMKM skala regional - Pertamina SMEXPO 2026 di Kota Pekanbaru (25/9/2026). Menjadi kota pertama dari rangkaian roadshow program Pertamina SMEXPO yang telah hadir sejak tahun 2020 di beberapa kota, Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 hadir di Mall Living World selama tiga hari berturut-turut yaitu tanggal 25-27 September 2026.

Dipilih sebagai kota pertama, ini adalah kali kedua Pekanbaru kembali menyelenggarakan pameran Pertamina SMEXPO Regional, yang berbeda tahun ini adalah Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut tidak hanya menghadirkan puluhan tenant UMKM terpilih, namun juga melakukan kegiatan Temu Bisnis antara para pelaku usaha korporasi di area provinsi Riau dengan UMKM peserta pameran. Upaya temu bisnis ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberian kesempatan akses pasar dan jejaring kolaborasi agar UMKM lokal dapat lebih Vokal.

Diresmikan langsung bersama Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Asisten III (Asisten Administrasi Umum) Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Muhammad Job Kurniawan, Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 turut dihadiri jajaran pemerintah Provinsi Riau, Manager SMEPP Pertamina, VP Community, Involvement & Development Pertamina Patra Niaga dan jajaran Pertamina Group lainnya yang ada di Provinsi Riau. Dalam sambutannya, Job Kurniawan mengapresiasi Pertamina Grup atas gelaran Pertamina SMEXPO yang telah dilaksanakan di Kota Pekanbaru.

"Kami memberikan apresiasi, penghargaan setinggi-tingginya kepada Pertamina Grup yang telah menghadirkan Pertamina SMEXPO 2026 di Kota Pekanbaru Provinsi Riau sehingga dapat menjadi penting bagi para pelaku UMKM kami di Provinsi Riau ini," ujar Job Kurniawan.

Selain melibatkan puluhan UMKM binaan, Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 juga menghadikan berbagai kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh masyarakat Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Mulai dari talkshow, workshop, lomba fashion show, dan Melayu Singing Competition digelar untuk memeriahkan Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026.

Sebagaimana disampaikan Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen penuh melakukan pembinaan UMKM sebagai implementasi TJSL Perusahaan. "Program Pertamina SMEXPO yang diinisiasi sejak masa pandemi terus berkembang hingga saat ini, tidak lagi sekadar tentang meningkatkan omzet, namun sekaligus mengembangkan pasar, membuka networking dengan potensial buyer baik dari dalam maupun luar negeri serta promosi dan publikasi yang masif bagi para UMKM binaan," ujar Fahrougi.

Selanjutnya Fahrougi menyampaikan, Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 mengusung tema besar Pertamina SMEXPO "Lokal jadi Vokal" dengan melibatkan UMKM dari berbagai segmen, mulai dari Food and Beverage, Fashion & Wastra, Aksesoris, Craft dan Jewelry, dan Body & Beauty Care. Berbagai kegiatan menghibur dan juga edukatif dilaksanakan, salah satunya Talkshow Klinik Bisnis yang dilaksanakan pada pembukaan hari ini.

 "Melibatkan berbagai segmen pelaku usaha dan pakar UMKM, diantaranya Ikatan Wanita Pengusaha Indoneia (IWAPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, talkshow ini memberikan potensi bagi pelaku UMKM untuk semakin berkembang dan tentunya meningkatkan omzet penjualan."Dalam pameran yang akan berlangsung selama tiga hari ini, pengunjung dapat menikmati beragam produk lokal berkualitas, promosi menarik, diskon, dan berbagai kegiatan seru sepanjang acara. Semoga dengan digelarnya Pertamina SMEXPO 2026 di Kota Pekanbaru menjadi wadah bagi UMKM Provinsi Riau dan sekitarnya untuk semakin naik kelas," tutup Fahrougi.

Setelah Pekanbaru, Pertamina SMEXPO Regional 2026 akan berkeliling ke beberapa kota di Indonesia selama 2 (dua) bulan hingga awal November 2026. Pertamina Patra Niaga akan menjadi Host Event di beberapa kota kembali selain Pekanbaru. Puncaknya pada pertengahan November akan dilaksanakan pameran UMKM skala nasional di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Penyelenggaraan Pertamina SMEXPO sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan, khususnya poin ketiga yakni meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta melanjutkan pengembangan infrastruktur. Melalui Pertamina SMEXPO, Pertamina terus dorong pelaku UMKM untuk semakin maju dan berkembang. (*)

Lewat Panen Jagung, PLN NP UP Arun Wujudkan Dukungan Nyata untuk Petani Lhokseumawe di Hari Tani 2026

By On 16:11

PLN NP UP Arun Dukung Kemandirian Petani Lhokseumawe Lewat Panen Jagung dan Program CSR
Momentum Hari Tani 2026: PLN NP UP Arun Dukung Kemandirian Petani Lhokseumawe Lewat Panen Jagung dan Program CSR. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, PLN Nusantara Power (NP) UP Arun melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) & CSR Meusara (Meuhase Sabe Nusantara) mendukung penuh sektor pertanian lokal.

Dukungan ini ditandai dengan digelarnya panen perdana jagung serta penanaman melon oleh Kelompok Tani Ujung Jaya di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan momen Hari Tani ini tidak hanya berfokus pada seremonial pemanenan hasil bumi. PLN NP UP Arun juga menyerahkan sejumlah bantuan sarana penunjang produksi untuk memperkuat kemandirian kelompok tani.

Bantuan yang diserahkan meliputi  Satu unit becak motor sebagai kendaraan operasional, Mesin pencacah rumput, Gerobak sorong dan Alat semprot tanaman.

Kehadiran sarana penunjang ini diharapkan mampu mengoptimalkan produktivitas serta memastikan keberlanjutan usaha tani para anggota Kelompok Tani Ujong Jaya ke depannya.

Acara panen raya dan penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan penting. Tampak hadir Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal, Asman Business Support PLN NP M. Dimas Mucharomi, Team Leader SDM & Umum PLN NP UP Arun Rizky Azmardani, serta Camat Muara Satu Mustazir Ramli.

Turut mendampingi pula jajaran Forkopimcam yang terdiri dari Kapolsek dan Danramil Muara Satu, Geuchik Desa Ujung Pacu, Ketua Kelompok Tani Ujung Jaya Abdullah, serta jajaran staf PLN NP UP Arun.

Melalui sinergi ini, PLN Nusantara Power UP Arun berharap bantuan peralatan dan pengembangan sektor pertanian di Desa Ujung Pacu dapat memberikan multiplier effect serta dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian masyarakat setempat.

Asman Business Support PLN NP M. Dimas Mucharomi mengatakan, program pertanian terintegrasi yang diinisiasi oleh PLN Nusantara Power (NP) UP Arun bersama Kelompok Tani Ujong Jaya menunjukkan perkembangan positif yang signifikan.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini telah memperlihatkan hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Dalam kesempatan tersebut, kelompok tani berhasil memanen sekitar 1 ton jagung pakan, serta jagung manis dari penanaman 3.000 batang dengan estimasi hasil panen mencapai 4 hingga 5 ton.

Pihak manajemen PLN NP UP Arun menegaskan bahwa seluruh hasil panen sepenuhnya dikembalikan kepada kelompok tani pengelola. Hasil penjualan tersebut nantinya akan diputar kembali sebagai modal pengadaan bibit baru serta untuk memperluas pengembangan program pertanian terintegrasi, yang mencakup sektor pertanian maupun peternakan kambing.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kelompok tani mencapai titik kemandirian, PLN NP UP Arun turut memberikan stimulus berupa sarana operasional pendukung. Bantuan yang diserahkan meliputi kendaraan operasional (transportasi angkut) untuk memangkas biaya distribusi hasil panen langsung ke pasar, serta mesin pencacah rumput (chopper).

Melalui mesin pencacah tersebut, limbah batang jagung pascapanen yang biasanya terbuang kini dapat diolah secara optimal menjadi pakan ternak kambing secara langsung, maupun difermentasi dengan pendampingan penyuluh dari Kecamatan Muara Satu.

Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan, baik dari segi penambahan jumlah kelompok tani, perluasan area lahan, hingga peningkatan skala manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal, memberikan apresiasi tinggi kepada PLN Nusantara Power (NP) UP Arun atas konsistensinya dalam memperhatikan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul suksesnya program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian di Kecamatan Muara Satu.

Faisal menilai, program pertanian terintegrasi yang digagas PLN NP UP Arun telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga, khususnya para petani di Desa Ujung Pacu.

"Kami berharap usaha-usaha seperti ini bisa dikembangkan kembali, dan kami juga sangat berterima kasih atas support serta dukungan dari pihak PLN Nusantara Power," ujar Faisal.

Faisal juga menyoroti tingginya antusiasme serta semangat masyarakat setempat yang memanfaatkan peluang ini untuk bertani dan mengembangkan usaha mandiri. Ia berpesan agar kelompok tani penerima bantuan dapat memaksimalkan setiap fasilitas dan hasil panen yang ada, serta terus bersyukur atas dukungan yang telah diberikan.

Selain itu, Ketua DPRK Lhokseumawe juga berkomitmen untuk terus mendukung program-program berkelanjutan yang diinisiasi oleh PLN NP UP Arun.

Faisal berharap kelompok tani penerima bantuan mampu mengoptimalkan usahanya secara lebih maksimal ke depan, sehingga dapat menarik minat lebih banyak masyarakat luas untuk bergabung dan merasakan manfaat dari program kelompok tani lainnya. (*)

DJBC Aceh Tambah Dua Kapal Patroli, Pengawasan Jalur Laut Diperketat

By On 17:43

DJBC Aceh Tambah Dua Kapal Patroli, Pengawasan Jalur Laut Diperketat

Upacara Penyambutan Armada Kapal Patroli BC 30004 di Dermaga Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe, Kamis (24/9/2026).  Foto: ReportNews.id

LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh meningkatkan pengawasan di wilayah perairan Aceh hingga Sumatera Utara dengan menambah dua unit kapal patroli untuk mendukung kegiatan operasional di laut.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Aceh, Rizki Baidillah, mengatakan penambahan armada tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat pengawasan sekaligus mengoptimalkan patroli di jalur laut, sesuai arahan Presiden.

“Dengan adanya tambahan kapal ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melaksanakan patroli secara efektif, sehingga hasil yang dicapai juga bisa maksimal,” ujar Rizki, Kamis, 24 September 2026.

Menurutnya, kondisi geografis Aceh yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka menjadi salah satu tantangan dalam pengawasan. Posisi tersebut memungkinkan pergerakan kapal dari luar wilayah menuju perairan Aceh berlangsung relatif cepat.

“Kita berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Jaraknya bisa ditempuh menggunakan speedboat dalam waktu belasan jam. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang memungkinkan masuknya barang ilegal ke wilayah Aceh,” katanya.

Rizki berharap tambahan dua kapal patroli dapat meningkatkan frekuensi pengawasan di laut dan mempersempit peluang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan jalur perairan untuk memasukkan barang ilegal.

Ia menyebutkan, sejumlah komoditas yang selama ini ditemukan dalam kegiatan pengawasan dan penindakan DJBC antara lain rokok ilegal, narkotika, satwa liar, balpres, mesin, sepeda motor, serta berbagai jenis barang lainnya.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Aceh, Rizki Baidillah
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Aceh, Rizki Baidillah dan Zacky Riyadi, Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe. Foto: ReportNews.id 
Selain aspek penindakan, DJBC Aceh juga memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, terutama setelah terjadinya bencana banjir. Rizki menilai masyarakat yang terdampak bencana berpotensi mengalami tekanan ekonomi sehingga sebagian di antaranya dapat mencari alternatif mata pencaharian.

Oleh sebab itu, pengawasan akan dilakukan secara beriringan dengan upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak dan risiko kegiatan ilegal.

“Harapan kami, dengan adanya tambahan armada patroli ini, kegiatan ilegal dapat sedikit banyak dikurangi. Di sisi lain, kami juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi,” pungkasnya.

Dengan tambahan BC 30004, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe saat ini didukung lima kapal patroli dalam kondisi siap operasional. Selain kapal patrol jenis Fast Patrol Boat, Pangsarop Bea Cukai Lhokseumawe juga didukung oleh Speedboat BC 15027 yang disiapkan untuk mendukung respons cepat, termasuk pengejaran terhadap target yang membutuhkan penanganan segera.

Penguatan armada tersebut menjadi bagian dari upaya Bea Cukai mencegah dan menindak pemasukan serta penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut. Pengawasan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah perairan dan tingginya aktivitas pelayaran di Selat Malaka.

"Penguatan armada ini merupakan bentuk respon dari instruksi presiden terkait kesiapan Bea Cukai dalam menjalankan fungsi pengawasan laut dan perlindungan masyarakat. Kehadiran kapal patroli harus mampu memberikan respon terhadap potensi pelanggaran serta memperkuat kehadiran dan kedaulatan negara di wilayah perairan Indonesia," tegas Zacky Riyadi, Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe.

Sebagai Community Protector, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe tidak bekerja sendiri. Pengawasan dan penindakan di laut membutuhkan sinergi dengan TNI, Polri, BNN, aparat penegak hukum lainnya, serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai potensi pelanggaran dan penyelundupan melalui jalur laut.

Keberadaan armada Bea Cukai di Selat Malaka merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe akan terus mengoptimalkan pelaksanaan patroli laut serta memperkuat sinergi dengan instansi terkait guna mencegah penyelundupan, melindungi masyarakat, dan menjaga keamanan Wilayah perairan pesisir selat malaka. (*)



Pertamina Patra Niaga Beri Bantuan Bagi Warga Solok yang Terdampak Banjir Bandang

By On 12:56

Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Salurkan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Solok. Foto: Dok. PPN
SOLOK, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir bandang "galodo" di Kabupaten Solok dan sekitarnya, Rabu (23/9/2026). Aksi tanggap darurat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, menyusul terjadinya banjir pada pekan lalu yang mengganggu aktivitas dan merusak permukiman warga.

Pada 21 September 2026 lalu, banjir bandang melanda Nagari Batang Arus Kecamatan Gunung Talang, Solok sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut dipicu intensitas hujan yang cukup tinggi. Selain itu, satu jembatan yang berada di jalur utama Arosuka mengalami putus. Sementara kerusakan lahan pertanian masih dalam pendataan.

Sebagai bentuk respons cepat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan paket sembako dan kebutuhan pengungsi lainnya, termasuk kebutuhan untuk ibu dan anak kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Solok dan sekitarnya. LPG juga diberikan untuk membantu jalannya dapur umum. 

Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu (23/9) di dua titik lokasi posko, yakni Posko Batang Barus dan pengungsian di Komplek Rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Solok. Bersama Bupati Solok dan jajaran pemerintah setempat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal pasca bencana.

"Kami dari Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Solok memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pertamina yang sudah hadir membantu masyarakat terdampak. 
Bantuan ini sangat membantu kebutuhan masyarakat dalam proses pemulihan bencana. Sekali lagi terimakasih atas perhatian dan bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami," ujar Jon Firman Pandu, Bupati Solok saat hadir dalam pemberian bantuan.

Terpisah, Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada masyarakat.

“Melalui aksi tanggap bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Fahrougi. (*)

Komisaris Pertamina Patra Niaga Panel Barus Tinjau Agen LPG di Batam, Dukung Kesiapan Penyaluran LPG Bersubsidi untuk KDKMP

By On 20:33

Komisaris Pertamina Patra Niaga Panel Barus Tinjau Agen LPG di Batam, Dukung Kesiapan Penyaluran LPG Bersubsidi untuk KDKMP
Komisaris Pertamina Patra Niaga Panel Barus Tinjau Agen LPG di Batam. Foto: Dok. PPN
BATAM, ReportNews.id – Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, melakukan kunjungan ke gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri di Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (22/9/2026). Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan operasional agen dalam mendukung penyaluran LPG 3 Kg, termasuk kesiapan dalam mendukung ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
 
Peninjauan turut dihadiri oleh perwakilan Agen LPG PSO PT Gas Hijau Bulat dan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Batu Besar. Dalam kesempatan tersebut, Panel meninjau fasilitas pergudangan, kesiapan operasional, serta mekanisme distribusi LPG 3 Kg sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan rantai penyaluran dalam mendukung operasionalisasi KDKMP.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota Batam, Agen LPG, serta pengelola KDKMP dalam mendukung kesiapan ekosistem KDKMP. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan kesiapan sarana, operasional, dan mekanisme penyaluran LPG 3 Kg dapat berjalan selaras dengan operasionalisasi KDKMP.

Sebagai bagian dari tahap persiapan, Agen LPG PSO PT Gas Hijau Bulat saat ini telah menyalurkan LPG 3 Kg kepada 14 pangkalan di Kota Batam yang bekerja sama dengan KDKMP. Seiring dengan kesiapan operasional gerai KDKMP, mekanisme penyaluran akan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengacu pada kebijakan pemerintah.

Panel mengapresiasi kesiapan yang telah dibangun Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama para pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu aspek penting agar dukungan terhadap program strategis pemerintah dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus memastikan tata kelola penyaluran LPG bersubsidi tetap menjadi perhatian dalam setiap tahap operasionalisasinya.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pengembangan KDKMP sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan serta mendekatkan akses terhadap kebutuhan masyarakat. Dukungan tersebut kami lakukan melalui kesiapan infrastruktur dan sistem penyaluran energi, dengan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Panel.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan kesiapan yang dibangun merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan energi bagi masyarakat.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut siap mendukung pengembangan ekosistem KDKMP melalui kesiapan sarana dan sistem penyaluran yang dibutuhkan. Kami berharap sinergi ini dapat turut memperkuat peran KDKMP dalam memberikan kemudahan akses terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan sesuai ketentuan dan peruntukannya,” ujar Fahrougi. (*)

Dua Calon Keuchik Tumpok Teungoh Ungkap Dugaan Pelanggaran dan Penggelembungan Suara Pilchiksung

By On 18:56

Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati dan nomor urut 3 Mahlil Mahdi memprotes P2K dan Tuha Peut abaikan laporan temuan kecurangan dan penggelembungan suara di Pilchiksung Desa Teumpok Teungoh, Rabu (23/9).
Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati dan nomor urut 3 Mahlil Mahdi di Desa Tumpok Teungoh, Lhokseumawe. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Dua calon keuchik di Desa Tumpok Teungoh Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe membeberkan temuan bukti pelanggaran dan penggelembungan suara yang diabaikan P2K dan Tuha Peut setempat, Rabu (23/9).

Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati dan calon keuchik nomor 3 Mahlil Munadi menyatakan tak masalah jika kalah dalam persaingan sehat.

Namun keduanya menolak dan tak membiarkan kampungnya dipimpin oleh sosok yang meraih kemenangan dengan cara curang.

Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati mengatakan pada hari pelaksanaan Pilchiksung pihaknya menangkap tangan langsung adanya pemilih wanita dengan undangan atasnama pria di TPS 4.

Sehingga diduga kuat adanya kerja sama membagikan undangan yang berbeda.

Kemudian terjadinya dugaan manipulasi data penggelembungan surat suara di TPS 3. Parahnya lagi, oknum P2K sempat kepergok masuk ke dalam TPS 3 bersama saksi calon 5.

Hal itu terbukti setelah didesak untuk membuka kotak suara malah ditemukan adanya perubahan jumlah surat suara.

Murnilawati juga menyoroti komposisi penyelenggara di TPS 4. Ia menyebut terdapat adik kandung dari calon nomor urut 5 yang menjadi anggota KPPS di TPS 4.

Menurut Murnilawati, kondisi tersebut perlu diperiksa untuk memastikan tidak terjadi benturan kepentingan dan untuk menjaga kepercayaan seluruh calon maupun masyarakat terhadap proses Pilchiksung.

Tidak hanya TPS 4, Murnilawati juga menyoroti posisi Ketua KPPS di TPS 3 yang disebutnya merupakan anak kandung Ketua P2K.

“Ketua KPPS di TPS 3 itu anak kandung Ketua P2K,” kata Murnilawati.

Sejumlah kecurangan yang terjadi justru sama sekali tidak ditindaklanjuti dan diabaikan begitu saja oleh P2K dan Tuha Peut.

Atas kecurangan dan penggelembungan surat suara itu, Murnilawati telah melayangkan surat keberatan dan permohonan dilakukan pemeriksaan dan pungutan suara ulang di TPS 3 dan TPS 4.

Salah seorang wanita tertangkap tangan atas dugaan membawa surat undangan atasnama pria dalam Pilchiksung di Desa Tumpok Teungoh Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Foto: Ist
Surat itu ditujukan kepada P2K Teumpok Teungoh tembusan Wali Kota, Camat Banda Sakti, Keuchik Teumpok Teungoh dan Tuha Peut.

Hal ini dilakukan berdasarkan Qanun Kota Lhokseumawe nomor 3 tahun 2022 tentang pemilihan keuchik serentak dan peraturan walikota Lhokseumawe nomor 30 tahun 2022 tentang pilchiksung.

Hal serupa juga diungkapkan calon Keuchik nomor urut 3 Mahlil Munadi yang juga menemukan kecurangan dan penggelembungan surat suara.

Mahlil mengatakan sehari sebelum Pilchiksung, pihaknya menemukan adanya serangan fajar dari calon nomor urut 5 membagikan uang kepada masyarakat pemilih dalam jumlah bervariasi.

Mahlil menyebutkan pihaknya menemukan indikasi pelanggaran seperti adanya pembiaran atau P2K dan Tuha Peut mengabaikan laporan keberatan yang sama sekali tidak ditindaklanjuti dilokasi pemungutan suara.

Hal ini semakin diperkuat dengan adanya temuan terjarinya benturan kepentingan unsur penyelenggara adanya keluarga sedarah dari calon nomor urut 5 menjabat sebagai Ketua KPPS TPS 4.

Kemudian deklrasi kemenangan sepihak tanpa sidang pleno resmi setelah Ketua P2K mengumumkan pemenang terpilih melalui medsos tanpa menunggu pelaksanaan sidang pleno penetapan hasil dan persetujuan berkas hasil surat suara.

Atas kecurangan itu, Mahlil juga telah melayangkan surat keberatan dan meminta adanya tindakan pemeriksaan yang ditujukan kepada Wali Kota Lhokseumawe, Camat Banda Sakti.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Gampong (BPMG) Safriadi, Camat Banda Sakti Mirza dan lainnya telah dikonfirmasi mengaku sedang menggelar rapat terkait keluhan calon keuchik atas temuan kecurangan dan penggelembungan suara.

Mereka memberi jawaban sama akan segera mengirimkan notulen hasil rapat. "Kami sedang rapat. Nanti kami kirim notulen hasil rapatnya," sebutnya camat. (*)

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap

By On 15:21

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap
Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi. Foto: Ist
BANDA ACEH, ReportNews.id - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh yang dipimpin Kompol Budi Nasuha Waruwu berhasil mengungkap kasus aborsi dan menangkap tiga orang pelaku. Ketiga prlaku tersebut adalah MR (19), NJN (42), dan SBR (46), yang merupakan seorang bidan.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan, kasus tersebut bermula pada 19 Desember 2024, saat GH, yang merupakan pacar MR, mengaku telah hamil. Keduanya kemudian mencari cara untuk menggugurkan kandungan.

GH juga menghubungi NJN, ibu kandung MR, untuk memberitahukan kehamilannya sekaligus meminta biaya aborsi sebesar Rp6 juta. Setelah mendapatkan uang tersebut, NJN berangkat ke Banda Aceh untuk menemani GH melakukan aborsi di tempat praktik bidan berinisial SBR di Punge Jurong, Banda Aceh.

"Proses aborsi dilakukan dengan cara meminum obat yang diberikan oleh bidan SBR. Janin dari kandungan GH kemudian gugur dari rahimnya. Setelah itu, GH bersama NJN membayar sebesar Rp2 juta. Keduanya kemudian pulang dengan membawa janin yang dibungkus kain putih untuk ditanam," kata Joko dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 23 September 2026.

Joko juga menjelaskan, pelaku NJN dan MR ditangkap di Pulo Aceh dan Banda Aceh pada Senin, 10 Agustus 2026. Sementara bidan SBR ditangkap di Desa Punge Jurong, Kota Banda Aceh, dua hari setelahnya.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kain putih pembungkus janin, peralatan USG, alat gali tanah, bukti transfer biaya aborsi, obat dan alat aborsi, serta alat komunikasi.

"Para pelaku saat ini diamankan di Polda Aceh untuk menjalani proses hukum dan kepentingan pengembangan, karena disinyalir praktik aborsi yang dilakukan oleh bidan SBR sudah lama berjalan. Para pelaku dijerat dengan Pasal 464 huruf a, Pasal 465 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2023, serta Pasal 20 huruf d UU Nomor 1 Tahun 2023," demikian, pungkas Joko. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *