BERITA TERBARU

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Lakukan Optimalisasi Distribusi BBM di Kota Padang

By On 19:35

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Lakukan Optimalisasi Distribusi BBM di Kota Padang
Deretan Mobil Pengangkut BBM Pertamina. Foto: Ist
PADANG, ReportNews.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kota Padang melalui peningkatan pasokan, penguatan pengawasan transaksi di SPBU, serta koordinasi lintas kelembagaan guna menjaga kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat, Kamis (15/10/2026).

Dalam mengantisipasi antrean pembelian BBM jenis Solar, Pertamina Patra Niaga telah meningkatkan penyaluran dari rata-rata 340 ribu liter per hari menjadi 403 ribu liter per hari pada Oktober 2026, atau meningkat sekitar 18% dibandingkan kondisi sebelumnya. Peningkatan pasokan tersebut dilakukan sebagai upaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan BBM di wilayah Kota Padang.

Selain meningkatkan pasokan, Pertamina mengoptimalkan pengaturan antrean melalui pengaktifan seluruh petugas marshal di SPBU. Pertamina juga memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Padang dalam mengembangkan langkah penanganan antrean secara terpadu. Sejumlah upaya yang dibahas meliputi pembentukan tim urai antrean, pemanfaatan Terminal Koto Lalang sebagai kantong parkir, serta rencana pembatasan kendaraan yang dapat memasuki area dalam Kota Padang.

Dari sisi pengawasan penyaluran, Pertamina Patra Niaga melakukan analisis data transaksi untuk mengidentifikasi potensi pembelian berulang yang tidak sesuai ketentuan, termasuk mengajukan permohonan penghapusan nomor polisi yang teridentifikasi melakukan transaksi berulang sesuai mekanisme yang berlaku. Pertamina bersama Hiswana Migas selaku mitra pengelola lembaga penyalur resmi berkomitmen untuk menindak apabila terjadi ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM kepada masyarakat.

Selain penanganan antrean Solar, Pertamina Patra Niaga juga menindaklanjuti informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas BBM jenis Pertalite di Sumatera Barat. Sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas produk, Pertamina telah melakukan pemeriksaan di sejumlah SPBU serta mengambil sampel Pertalite dari beberapa titik, termasuk Integrated Terminal Teluk Kabung, untuk dilakukan pengujian lebih lanjut di Laboratorium Lemigas Jakarta. 

Berdasarkan hasil pengujian terhadap sampel yang diperiksa oleh Lemigas, Pertalite menunjukkan hasil sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah. Meski demikian, Pertamina tetap melakukan penelusuran dan verifikasi terhadap laporan konsumen guna memastikan setiap informasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa Pertamina terus memperkuat langkah penanganan dari sisi pasokan, pengawasan, dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

“Kami terus mengoptimalkan penyaluran Solar melalui penambahan pasokan dan penguatan pengawasan transaksi di SPBU. Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung penanganan antrean secara terpadu. Di sisi lain, setiap informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite tetap menjadi perhatian kami dan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan serta pengujian sesuai prosedur,” ujar Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus mengevaluasi penyaluran BBM, memperkuat pengawasan terhadap lembaga penyalur, serta menjaga koordinasi lintas kelembagaan guna memastikan distribusi energi berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Masyarakat yang mengalami kendala atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. (*)

  Kemiskinan Lhokseumawe Turun, Wali Kota Sayuti Abubakar: Ini Hasil Kerja Bersama

By On 11:28

Wali Kota Lhokseumawe,Sayuti Abubakar, Berdialog dengan Warga
Wali Kota Lhokseumawe,Sayuti Abubakar, Berdialog dengan Warga. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Angka kemiskinan di Kota Lhokseumawe terus menunjukkan penurunan. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe, persentase penduduk miskin turun dari 9,01 persen pada 2025 menjadi 8,85 persen pada 2026.

Capaian tersebut menempatkan Kota Lhokseumawe pada peringkat ketiga dengan tingkat kemiskinan terendah di Provinsi Aceh, setelah Kota Banda Aceh sebesar 5,26 persen dan Kota Langsa sebesar 7,90 persen.

Capaian ini menjadi salah satu indikator positif dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pengentasan kemiskinan.

Jumlah penduduk miskin di Lhokseumawe juga berkurang dari 19,90 ribu jiwa pada 2025 menjadi 19,81 ribu jiwa pada 2026. Angka kemiskinan Lhokseumawe tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Aceh yang mencapai 12,34 persen.

“Alhamdulillah, angka kemiskinan di Lhokseumawe terus menurun. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan memastikan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H.

Penurunan angka kemiskinan tersebut turut memperkecil selisih tingkat kemiskinan Kota Lhokseumawe dengan rata-rata nasional, dari 0,94 poin persentase pada 2025 menjadi 0,78 poin persentase pada 2026. Perkembangan ini menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sayuti mengatakan, pemerintah akan terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, serta perluasan kesempatan kerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami ingin masyarakat semakin mandiri secara ekonomi dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan taraf hidupnya. Upaya ini akan terus kami dorong secara berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Banjir ke Aceh Tamiang

By On 09:53

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Banjir Aceh Tamiang
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Aceh Tamiang. Foto: Ist
ACEH TAMIANG, ReportNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Salurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak, aksi gerak cepat dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, menyusul imbas banjir yang mengganggu aktivitas dan merusak permukiman warga, Rabu (14/10/2026).

Banjir yang terjadi pada akhir pekan lalu (11/10) di Kabupaten Aceh Tamiang melanda beberapa lokasi dengan titik paling terdampak di Kecamatan Bendahara. Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi yang menyebabkan debit air meningkat dan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah pemukiman. Kondisi kemudian semakin parah dengan bocornya tanggul di Kampung Marlempang Kecamatan Bendahara yang tidak lagi mampu menampung air dan kemudian berimbas pada luapan ke desa di sekitar.

Sebagai bentuk tanggap darurat bencana, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan paket bantuan logistik bagi masyarakat dan juga extra fooding untuk tim satgas dan relawan. Bantuan tersebut disalurkan bersama BPBD Kabupaten Aceh Tamiang dan pemerintah daerah setempat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal pasca bencana.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bendahara yang menjadi korban banjir di Aceh Tamiang. Bantuan ini sangat berarti bagi proses pemulihan masyarakat. Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya dan diberikan kemudahan dalam segala sesuatu," ujar Sandi Suendri, Camat Bendahara.

Senada dengan Camat Bendahara, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, Juli Darmabakti menyampaikan apresiasi atas bantuan yang telah diberikan Pertamina. "Hari ini kita telah mengantarkan bantuan ke kecamatan paling terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang. Selanjutnya dari kecamatan akan langsung mendistribusikan kepada masyarakat yang terdampak. Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan yang telah diberikan. Salam tangguh, salam kemanusiaan," papar Juli.

Terpisah, Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada masyarakat.

“Melalui aksi tanggap darurat bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Fahrougi. (*)

Pertamina Patra Niaga Dukung Kampung Tua Terih: Perkuat Pangan, Kembangkan Potensi Laut

By On 11:47

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Kampung Tua Terih, Dorong Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Laut
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Kampung Tua Terih. Foto: Ist
BATAM, ReportNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Hang Nadim tegaskan komitmennya dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, Selasa (13/10/2026).

Komitmen ini salah satunya dibuktikan melalui pelaksanaan program Kampunh Bahari Si Pelaut (Sinergi Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Laut) yang bertempat di Kampung Tue Terih Kelurahan Sambau Kecamatan Nongsa. 

Melalui program ini, Pertamina rancang inovasi pengelolaan sumber daya laut sebagai intervensi inovasi berbasis lingkungan, sosial, dan ekonomi untuk mengembangkan hasil laut menjadi berbagai kegiatan produktif. Melalui program Kampung Bahari Si Pelaut, kini nelayan dan kelompok perempuan mengolah hasil laut menjadi sumber pangan, produk usaha, dan tambahan penghasilan keluarga.

Sebagaimana disampaikan Pertamina Patra Niaga melalui Pjs. Area Manager Comm., Rel & CSR Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani, program Si Pelaut telah dirintis sejak tahun 2022. "Memasuki tahun keempat pelaksanaan program, Kampung Bahari Si Pelaut hadir sebagai integrasi dari beberapa program aspek program yang telah dilaksanakan sebelumnya, mulai dari sosial, ekonomi, hingga pendidikan", ujar Silvani.

Selanjutnya Silvani menambahkan, Kampung Bahari Si Pelaut melibatkan sejumlah kelompok masyarakat, antara lain Kelompok Usaha Bersama (KUB) Terihindo Jaya Lestari, KUB Belian Tuah, Kelompok Wanita Tani Warisan Lestari, dan Poklahsar Sukses Bersama. Bersama-sama, para kelompok mengembangkan budidaya ikan kakap, bawal, dan kerapu, budidaya ikan air tawar dan sayuran melalui aquaponik, rehabilitasi mangrove, serta mengolah hasil perikanan menjadi beragam produk usaha.

Ketua KUB Terihindo Jaya Lestari, Saidar, menyampaikan pendampingan yang diberikan Pertamina memberikan perubahan besar bagi masyarakat setempat. Kelompok nelayan yang dahulu mengalami kegagalan dalam budidaya akibat keterbatasan kapasitas dan akses pasar, kini mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan melalui pendampingan yang diberikan.

“Dulu kami hanya kelompok nelayan yang mengandalkan hasil tangkapan laut yang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan musim. Selain pendampingan, kami dibekali penguatan kapasitas, penyediaan sarana budidaya, serta pengembangan akses pasar. Dukungan ini menjadi titik balik kami untuk membangun kembali usaha budidaya perikanan secara lebih terencana, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat", ungkap Saidar.

Dari kulit hingga tulang ikan, kelompok mengolahnya menjadi enam produk unggulan, yakni keripik kulit ikan tenggiri original dan pedas manis, kerupuk kulit ikan kakap, swiss roll abon ikan, abon ikan, serta penyedap rasa dari tulang ikan. Kepala udang yang sebelumnya tidak dimanfaatkan juga diolah menjadi penyedap rasa. Beragam produk tersebut kini telah dipasarkan hingga Malaysia dan Singapura.

Pertamina Patra Niaga akan terus mendampingi masyarakat pesisir melalui Program Kampung Bahari Si Pelaut untuk mengembangkan budidaya perikanan, usaha olahan hasil laut, dan pelestarian lingkungan. Program ini turut mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi yang lebih produktif di Kampung Tue Terih.

Melalui Program TJSL Kampung Bahari Si Pelaut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Aviation Fuel Terminal Hang Nadim terus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. 

Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 1 Tanpa Kemiskinan, SDGs 2 Tanpa Kelaparan, SDGs 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim, dan SDGs 14 Ekosistem Laut melalui penguatan ekonomi sirkular, peningkatan ketahanan budidaya perikanan, serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan di wilayah operasionalnya. (*)

Pertamina Patra Niaga Kembali Salurkan Bantuan Banjir Bandang di Kota Padang

By On 16:24

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Banjir Bandang di Kota Padang
Pertamina Patra Niaga Kembali Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir Bandang di Kota Padang. Foto: Ist
PADANG, ReportNews.id  – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir di Kota Padang, Senin (13/10/206). Aksi tanggap darurat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, menyusul terjadinya banjir pada akhir pekan lalu yang mengganggu aktivitas dan merusak permukiman warga.

Banjir bandang pekan lalu (10/10) yang melanda beberapa titik di Kota Padang merupakan kali keduanya setelah sebelumnya terjadi pada awal Agustus lalu. Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi yang menyebabkan debit air meningkat dan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah pemukiman. Beberapa kawasan seperti di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji menjadi lokasi terdampak genangan air yang cukup tinggi.

Sebagai bentuk respons cepat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menyalurkan paket bantuan sembako dan LPG untuk dapur umum, serta kebutuhan ibu dan anak, termasuk kebutuhan pengungsian lainnya. Bantuan tersebut disalurkan bersama pemerintah daerah setempat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal pasca bencana.

"Terimakasih atas kepedulian Pertamina. Terimakasih atas perhatian dan bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Mulai dari sembako dan kebutuhan lainnya untuk membantu masyarakat", ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Penyaluran ini disambut haru dan apresiasi mendalam dari warga setempat. Para penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pertamina yang bergerak cepat menyapa mereka di masa sulit. Warga berharap bantuan ini dapat meringankan beban harian serta berharap proses pemulihan dan perbaikan rumah warga yang rusak berat bisa segera terealisasi.

Terpisah, Silvani Maiyestuhariani selaku Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada masyarakat.

“Melalui aksi tanggap bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Silvani. (*)

Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan

By On 13:56

Mualem Lantik Taufik sebagai Pejabat Sekda Aceh di Medan
Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh. Foto: Biro Adpim Sekda Aceh
MEDAN, ReportNews.id – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, S.T., M.Si., sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dalam prosesi pelantikan yang berlangsung pada Selasa (13/10/2026).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor PEG.812.22/112/2026 tentang Penunjukan Pejabat Sekretaris Daerah Aceh.

Penunjukan Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan serta memastikan koordinasi administrasi pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan Aceh berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Mualem menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan perangkat daerah, menyelaraskan program kerja, serta memastikan kebijakan pemerintah terlaksana secara efektif.

“Saya berharap Penjabat Sekda Aceh dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, membangun koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran pemerintah, serta memastikan program-program pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan masyarakat Aceh,” ujar Mualem.

Gubernur juga berharap Taufik dapat memperkuat sinergi antar satuan kerja perangkat Aceh (SKPA), mitra kerja Pemerintah Aceh, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah; Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh, Kombes Pol. Said Anna Fauza, S.I.K., M.M., M.H.; Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Dr. A. Murthala, M.Si.; serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.

Pejabat Sekda Aceh, Taufik, S.T., M.Si., turut didampingi oleh istrinya, Ny. Fitriani Taufik, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal Pemerintah Aceh, meningkatkan kinerja birokrasi, serta mendorong pelaksanaan agenda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. (*)

- Jurnalis Armia Jamil -

Feri Fernandes Raih JMSI & PWI Awards 2026, Meniti Karier dari Jurnalis hingga Pengusaha Lintas Sektor

By On 19:48

Feri Fernandes Raih JMSI & PWI Awards 2026, Meniti Karier dari Jurnalis hingga Pengusaha Lintas Sektor
Feri Fernandes Raih JMSI dan PWI Awards 2026. Foto: Ist
ACEH UTARA, ReportNews.id – Feri Fernandes, Owner Frame Group sekaligus pemilik portal berita Line1News.com, meraih penghargaan JMSI & PWI Awards 2026 atas kiprahnya sebagai Mitra Strategis JMSI dan Sahabat PWI, Pengusaha Muda Inspiratif dan Entrepreneurship.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Apresiasi Mitra Kerja Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara dan Sahabat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe di Mitra Hotel, Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/10/2026).

Apresiasi itu menjadi bagian dari perjalanan Feri yang menekuni dunia jurnalistik sekaligus mengembangkan usaha di sejumlah sektor. Melalui Frame Group, ia menjalankan bisnis percetakan, alat tulis kantor (ATK), aksesori komputer, jasa penyelenggaraan acara, hingga produksi furnitur untuk kebutuhan interior dan eksterior.

Mengawali Karier dari Dunia Jurnalistik

Feri Fernandes memulai kiprahnya sebagai jurnalis pada awal 2003 Dalam perjalanan profesionalnya, ia pernah bergabung dengan sejumlah media nasional, di antaranya Detikcom dan CNN.

Pengalamannya juga mencakup industri penyiaran televisi melalui Indosiar, ANTV, dan TVRI. Selain itu, ia pernah menjadi wartawan media cetak lokal Aceh, termasuk Harian Pikiran Merdeka, serta sejumlah media lainnya.

Pengalaman di berbagai platform tersebut memperkenalkannya pada dinamika pemberitaan, karakteristik media, dan perkembangan industri informasi. Perjalanan itu kemudian berjalan beriringan dengan aktivitasnya membangun usaha.

Di luar kegiatan jurnalistik, Feri mengembangkan Frame Group sebagai wadah bisnis yang melayani kebutuhan masyarakat, perkantoran, penyelenggara kegiatan, serta kebutuhan furnitur.

Frame Group Berdiri Sejak 2018, Pekerjakan Sekitar 27 Orang

Frame Group telah berdiri sejak 2018 dan berkembang dengan sejumlah lini usaha. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki sekitar 27 tenaga kerja yang terlibat dalam berbagai bidang operasional.

Unit usahanya mencakup percetakan, penyediaan alat tulis kantor dan aksesori komputer, jasa event organizer (EO) serta wedding organizer (WO), hingga workshop furnitur yang melayani kebutuhan interior dan eksterior.

Keragaman bidang tersebut menempatkan Frame Group pada beberapa segmen pasar sekaligus. Masing-masing lini usaha memiliki kebutuhan operasional, keterampilan, dan karakter pelayanan yang berbeda.

Keberadaan sekitar 27 tenaga kerja juga menjadi bagian dari kontribusi kegiatan usaha tersebut dalam menyediakan lapangan kerja. Di tengah persaingan bisnis, pengelolaan sumber daya manusia, mutu produk, dan kepercayaan pelanggan menjadi unsur penting untuk menjaga keberlanjutan usaha.

Perjalanan Frame Group sejak 2017 menunjukkan bahwa pengembangan bisnis membutuhkan proses dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Perluasan usaha ke berbagai sektor juga menuntut pengelolaan yang konsisten agar setiap bidang dapat berjalan secara berkelanjutan.

Mengembangkan Usaha dan Media Digital

Selain mengelola Frame Group, Feri Fernandes merupakan pemilik portal berita Line1News.com. Keterlibatannya dalam dunia usaha dan media digital mempertemukannya dengan dua bidang yang memiliki tantangan berbeda.

Dunia usaha menuntut kemampuan membaca peluang, mengelola biaya, menjaga kualitas pelayanan, dan membangun hubungan dengan pelanggan. Sementara itu, industri pers berkaitan erat dengan akurasi informasi, verifikasi fakta, independensi, serta tanggung jawab kepada publik.

Kedua bidang tersebut memiliki ruang interaksi melalui kemitraan dan komunikasi. Namun, hubungan antara kepentingan bisnis dan kegiatan jurnalistik tetap perlu dikelola secara profesional dengan menjaga independensi redaksi serta menghindari konflik kepentingan.

Dalam konteks itulah, penghargaan sebagai Mitra Strategis JMSI dan Sahabat PWI memiliki relevansi dengan hubungan antara pelaku usaha dan organisasi pers. Kemitraan yang sehat dapat mendukung kegiatan profesional masing-masing pihak tanpa mengesampingkan prinsip dan tanggung jawabnya.

Penghargaan dan Tantangan Kewirausahaan

Penghargaan JMSI & PWI Awards 2026 menjadi pengakuan atas kiprah Feri Fernandes dalam bidang yang berkaitan dengan dunia usaha dan kemitraan pers.

Bagi pelaku usaha, penghargaan merupakan bentuk apresiasi, tetapi keberlanjutan bisnis tetap bergantung pada kinerja, kualitas layanan, kemampuan berinovasi, dan kepercayaan pelanggan.

Pengalaman mengembangkan Frame Group selama hampir satu dekade sejak 2017, dengan sekitar 27 tenaga kerja dari berbagai bidang usaha, menjadi bagian dari perjalanan Feri dalam menekuni kewirausahaan.

Perjalanannya juga dapat menjadi gambaran bagi generasi muda Aceh mengenai beragam peluang untuk mengembangkan potensi, baik melalui profesi, kegiatan usaha, maupun penguasaan keterampilan tertentu.

Di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi, kewirausahaan membutuhkan lebih dari sekadar keberanian memulai. Perencanaan yang matang, pengelolaan yang disiplin, kemampuan membaca kebutuhan pasar, dan komitmen menjaga kepercayaan menjadi faktor penting dalam mempertahankan usaha.

Penghargaan yang diterima Feri Fernandes pada 2026 menandai salah satu tahapan dalam perjalanan profesionalnya. Tantangan berikutnya adalah menjaga pertumbuhan usaha, meningkatkan kualitas layanan, dan mempertahankan kepercayaan pelanggan serta mitra di tengah persaingan yang terus berkembang. (*)

Plt Sekda Aceh Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan PORA XV Aceh Jaya

By On 22:27

Plt. Sekda Aceh Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan PORA XV Aceh Jaya
Plt. Sekda Aceh Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan PORA XV Aceh Jaya. Foto: Biro Adpim Setda Aceh
BANDA ACEH, ReportNews.id - Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, ST, M.Si., didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. A. Murtala, M.Si., mengikuti rapat terkait persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV Aceh Jaya. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Rabu (7/10).

Dalam rapat tersebut, Taufik menyampaikan bahwa penyelenggaraan PORA XV merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dipersiapkan secara serius. Ia mendorong agar penyesuaian jadwal PORA XV dapat segera ditetapkan, dengan tetap memperhatikan seluruh tahapan penyelenggaraan dan kesiapan di lapangan.

Taufik menilai, kepastian jadwal penting untuk memastikan PORA XV dapat terlaksana sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) berikutnya. Ia turut mengapresiasi progres persiapan yang telah berjalan sekaligus mendorong agar berbagai kebutuhan yang masih belum terselesaikan segera ditindaklanjuti, terutama terkait pendanaan dan kesiapan infrastruktur.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Terkait pendanaan dan persiapan infrastruktur perlu segera kita kejar, mengingat waktu persiapan yang semakin singkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, T. Banta Nuzullah, turut menyampaikan perkembangan persiapan PORA XV, terutama terkait kesiapan venue dan kebutuhan pendukung pertandingan. Ia juga memaparkan sejumlah agenda olahraga nasional yang perlu menjadi pertimbangan dalam penetapan waktu pelaksanaan PORA XV.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., menegaskan keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam mempersiapkan penyelenggaraan PORA XV. Ia juga berharap dukungan optimal dari Pemerintah Aceh agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan maksimal.

Melalui agenda tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dan pihak terkait dalam menindaklanjuti kebutuhan penyelenggaraan PORA XV, sehingga seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana dan pelaksanaan PORA dapat dipersiapkan secara optimal. (*)

- Jurnalis Armia Jamil -

Wujudkan Lingkungan Bersih, PIM Dukung 1 unit Armada Truk Pengangkut Sampah kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe

By On 21:31

Wujudkan Lingkungan Bersih, PIM Dukung 1 unit Armada Truk Pengangkut Sampah kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe
PIM Dukung 1 unit Armada Truk Pengangkut Sampah kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali melanjutkan kontribusinya dalam mendukung peningkatan pelayanan kebersihan dan pengelolaan lingkungan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan.

Sebelumnya PIM juga telah menyerahkan 1 (satu) unit truk pengangkut sampah kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara pada hari Jumat, 02 Oktober 2026 lalu di Pendopo Bupati Aceh Utara, pada hari ini PIM kembali menyerahkan 1 (satu) unit truk pengangkut sampah kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Penyerahan dilaksanakan pada hari Rabu, 07 Oktober 2026 bertempat di Kantor Walikota Lhokseumawe.

Mewakili manajemen PIM, bantuan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Iskandar Muda, Syahrul Kamal dan diterima secara langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H.

Armada yang diserahkan berupa 1 unit mobil Tipe Hino Dutro 136 HDX yang dilengkapi bak angkut sampah, dokumen surat jalan resmi dan perlengkapan sesuai standar pabrik. Kendaraan memiliki daya angkut sekitar 5–7 ton dengan kapasitas bak sekitar 6–8 meter kubik, menggunakan mesin diesel enam silinder dan transmisi manual.

Penyerahan truk sampah ini merupakan bentuk dukungan PIM terhadap upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Kehadiran armada tambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana pengangkutan sampah, memperluas jangkauan pelayanan serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Sekretaris Perusahaan PIM, Syahrul Kamal menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmen PIM untuk ikut mendukung terciptanya Kota Lhokseumawe yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, kebersihan kota merupakan bagian penting dari kualitas hidup yang baik dan menjadi tanggungjawab kita bersama.

Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan PIM dalam membantu penyediaan sarana pendukung pelayanan kebersihan khususnya untuk wilayah Kota Lhokseumawe.

Kehadiran armada tambahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap dukungan seperti ini dapat terus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan PIM.

Bantuan ini bukan hanya menambah armada operasional, tetapi juga menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan PIM dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,”.

Dukungan 1 unit armada truk pengangkut sampah kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe diharapkan dapat semakin memperkuat pengelolaan dan kelancaran pengangkutan sampah di lapangan, sehingga upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan perusahaan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan juga telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan, di antaranya penyerahan bantuan bag compost kepada sekolah-sekolah Adiwiyata, penyerahan bantuan wadah sampah terpilah, bantuan penyerahan bibit tanaman produktif, serta pelaksanaan Coastal Clean Up di pantai di beberapa wilayah pesisir desa binaan perusahaan. Berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PIM dalam mendorong perilaku peduli lingkungan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Penyerahan truk sampah tersebut juga dihadiri oleh jajaran pejabat Pemko Lhokseumawe diantaranya; Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Zulfikar Syarif, S.E., M.S.M., Kepala Dinas Kominfo, Taruna Putra Satya, S.IP., M.A.P., Kepala Bagian Umum, Mulkan, S.T, Kepala Bagian Prokopim, Hermawan, S.T., M.A.P., dari PIM juga dihadiri oleh; Vice President TJSL PIM, Heri Afriadi Aka, Vice President Komunikasi & Adm Korporat, Mahsurizal, Koord. Komunikasi Korporat, Dedi Ikhsan dan jajaran staf PIM.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Lhokseumawe sempat melakukan Test Drive uji coba mesin truk didampingi oleh Sekretaris Perusahaan PIM dan selanjutnya truk siap untuk beroperasi sesuai dengan kebutuhan wilayah operasionalnya. (*)

Perkuat Pengelolaan Sampah, PT PIM Berikan Bantuan Truk Sampah kepada Pemko Lhokseumawe

By On 17:57


Perkuat Tata Kelola Kebersihan, Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Truk Sampah Dari PT PIM
Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Truk Sampah Dari PT PIM. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews,id - Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima bantuan satu unit armada truk pengangkut sampah dari PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) guna mendukung peningkatan fasilitas penanganan kebersihan lingkungan dan tata kelola perkotaan.

Bantuan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) tersebut diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Perusahaan PT PIM Syahrul Kamal kepada Wali Kota Lhokseumawe di Kantor Wali Kota, pada Rabu (7/10/2026).

Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH sampaikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif manajemen PT PIM yang dinilainya sangat cepat merespons kebutuhan daerah tanpa harus menunggu permohonan resmi dari pemerintah setempat.

"Sebagian besar perusahaan di sini memang memiliki respons yang baik terhadap Pemko Lhokseumawe, tetapi PT PIM ini termasuk yang paling cepat. Bahkan sebelum kami meminta, bantuan ini sudah disiapkan," ujar Sayuti.

Ia berharap tambahan armada pengangkut sampah ini dapat mengoptimalkan efisiensi operasional pengangkutan sampah harian sehingga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di seluruh sudut Kota Lhokseumawe semakin terjaga.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT PIM Syahrul Kamal menjelaskan bahwa penyaluran armada tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

"Melalui bantuan ini, PT PIM berkomitmen terus mendampingi Pemko Lhokseumawe dalam meningkatkan pelayanan kebersihan, baik di tingkat kecamatan maupun kawasan perkotaan," kata Syahrul.

Ia menambahkan, pihak PT PIM akan terus memperluas kolaborasi serta berkontribusi secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat Lhokseumawe melalui berbagai program CSR di masa mendatang.

Prosesi serah terima tersebut turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Lhokseumawe Taruna Putra Satya S.IP MAP serta Plt. Kadis DLHK Kota Lhokseumawe, dan disaksikan jajaran manajemen PT PIM, di antaranya VP Heri Afriadi Aka, VP Komkor Mahsurizal, Koordinator Komkor Dedi Ikhsan, beserta jajaran staf. (*)

Tertunda 5 Bulan, Gaji 2.934 PPPK Lhokseumawe Segera Cair - 20 OPD Sudah Serahkan SPM

By On 15:29

Tertunda 5 Bulan, Gaji 2.934 PPPK Lhokseumawe Segera Cair — 20 OPD Sudah Serahkan SPM
Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar, SH. Foto: Istimewa
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Polemik keterlambatan pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe mendapat perhatian serius dan respon cepat dari Walikota Lhokseumawe.

Pemerintah Kota Lhokseumawe memastikan hak-hak PPPK segera terpenuhi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, S.IP, M.A.P, selaku Juru Bicara Pemko Lhokseumawe menegaskan, Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar, SH, MH tidak tinggal diam atas polemik yang terjadi di kalangan PPPK.

"Walikota tidak tinggal diam atas polemik yang terjadi di kalangan PPPK. Beliau terus memerintahkan jajaran untuk mempercepat seluruh proses administrasi agar hak rekan-rekan PPPK segera diterima. Ini adalah bentuk komitmen pimpinan dalam memperjuangkan kesejahteraan ASN khususnya PPPK" tegas Taruna Putra Satya, S.IP, M.A.P, pada Selasa (6/10/2026).

Taruna menjelaskan, data pembayaran gaji PPPK Kota Lhokseumawe mencapai Rp 11,08 Miliar per bulan untuk 2.934 PPPK. Yang sedang berproses saat ini adalah pembayaran gaji tertunggak mulai dari bulan Juli hingga Oktober 2026 ditambah dengan gaji 13, sehingga total ada lima bulan yang akan dibayarkan.

”Proses kelengkapan administrasi pembayaran sudah kita mulai dari kemarin, Senin, 5 Oktober 2026. Dan per hari ini tanggal 6 Oktober 2026 pukul 11.00 WIB, sudah ada 20 OPD yang sudah menyampaikan Surat Perintah Membayar (SPM) ke BPKD melalui Bidang Perbendaharaan," jelasnya.

Ia menambahkan, bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah menyampaikan SPM gaji, mulai hari ini dana tersebut sudah masuk ke rekening bendahara OPD masing-masing untuk segera disalurkan ke rekening masing-masing PPPK.

Pemko Lhokseumawe berkomitmen untuk terus mengawal hingga seluruh gaji PPPK tuntas disalurkan sebagai wujud penghargaan atas pengabdian PPPK dalam melayani masyarakat. (*)

Polres Lhokseumawe Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal, Dua Tersangka Diamankan

By On 07:48

Polres Lhokseumawe Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal, Dua Tersangka Diamankan
Polres Lhokseumawe Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal, Dua Tersangka Diamankan. Foto: ReportNews.id
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe mengungkap dugaan peredaran rokok ilegal yang diangkut menggunakan satu unit mobil jenis Hiace di Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial AK (22), warga Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, yang berperan sebagai sopir, serta NA (34), warga Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Keduanya diamankan bersama 21 dus rokok yang diduga ilegal.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, didampingi Wakapolres Lhokseumawe Kompol Iswahyudi dan Kasat Reskrim AKP Bustani, saat konferensi pers di hadapan awak media yang berlangsung di Gedung Serbaguna Polres Lhokseumawe, Senin (5/10/2026) siang.

Kapolres Lhokseumawe menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari informasi yang diterima Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Lhokseumawe terkait adanya satu unit mobil jenis Hiace yang diduga membawa rokok ilegal melintas di Jalan Medan–Banda Aceh, kawasan Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satreskrim Polres Lhokseumawe segera melakukan penyelidikan dan mendapati kendaraan yang dimaksud sedang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga kendaraan berhasil dihentikan di kawasan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

“Setelah kendaraan dihentikan dan dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 21 dus rokok yang disusun di bagian bagasi mobil. Selanjutnya, dua orang yang berada di dalam kendaraan diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres Lhokseumawe.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, rokok tersebut diduga berasal dari Medan, Sumatera Utara, dan rencananya akan diantar ke wilayah Ulee Glee, Kabupaten Pidie, serta Banda Aceh.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan tersebut berupa 950 slop rokok merek Manchester Merah, 100 slop rokok merek Englishman, 20 slop rokok merek Malbol Merah, serta satu unit mobil jenis Hiace yang digunakan untuk mengangkut rokok tersebut.

Kapolres Lhokseumawe menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran barang ilegal di wilayah hukum Polres Lhokseumawe sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Polres Lhokseumawe akan terus melakukan penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum dan bersama-sama mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas AKBP Ahzan.

Atas perkara tersebut, kedua tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, yakni Pasal 437 jo. Pasal 150 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Keduanya terancam pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp500 juta. (*)

Polres Lhokseumawe Tahan Mantan Ketua Dekopinda, Diduga Jual Aset Negara

By On 07:43

Polres Lhokseumawe Tahan Mantan Ketua Dekopinda, Diduga Jual Aset Negara
Polres Lhokseumawe Tahan Mantan Ketua Dekopinda, Diduga Jual Aset Negara. Foto: For ReportNews.id
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe menetapkan dan melakukan penahanan terhadap seorang mantan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Lhokseumawe berinisial J (61), terkait dugaan tindak pidana korupsi atas aset negara berupa tanah dan bangunan bekas proyek Pusat Pelayanan Koperasi (PPK).

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, didampingi Wakapolres Lhokseumawe Kompol Iswahyudi dan Kasat Reskrim AKP Bustani, saat konferensi pers di hadapan awak media yang berlangsung di Gedung Serbaguna Polres Lhokseumawe, Senin (5/10/2026) siang.

Tersangka J diamankan dan ditahan penyidik pada 24 September 2026. Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka diduga melakukan serangkaian perbuatan yang menyebabkan aset negara berupa tanah seluas 1.689 meter persegi di Gampong Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, beralih penguasaan dan kemudian diperjualbelikan.

Kapolres Lhokseumawe mengatakan, tersangka sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dekopinda Lhokseumawe periode 2015–2020. Dalam perkara tersebut, tersangka diduga mengajukan permohonan penerbitan sertifikat atas tanah dan bangunan bekas proyek PPK dengan menggunakan sejumlah dokumen yang diduga tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

“Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka diduga memanipulasi sejumlah dokumen, di antaranya surat keterangan desa, sporadik atau penguasaan fisik tanah, kronologis kepemilikan tanah serta surat pernyataan belum pernah diterbitkan sertifikat. Dokumen tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pengajuan sertifikat,” ujar Kapolres.

Dari proses tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Lhokseumawe menerbitkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 308 atas nama koperasi. Selanjutnya, tersangka diduga mengajukan pemisahan sertifikat tersebut menjadi tiga sertifikat, yakni SHGB Nomor 309, 310 dan 311, yang kemudian diperjualbelikan kepada tiga pihak.

Kapolres menjelaskan, dari hasil penjualan ketiga sertifikat tersebut diperoleh uang sebesar Rp1.113.200.000. Dana tersebut sempat masuk ke rekening Dekopinda Lhokseumawe, namun kemudian diduga ditarik kembali oleh tersangka untuk kepentingan pribadi.

“Untuk tiga pihak yang membeli aset tersebut, saat ini statusnya sebagai saksi. Mereka membeli dengan mengetahui bahwa objek yang diperjualbelikan telah memiliki sertifikat HGB dan bukan berdasarkan informasi bahwa aset tersebut merupakan aset negara,” jelas AKBP Ahzan.

Dalam penyidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya daftar inventaris kekayaan negara berupa gedung kantor bekas proyek PPK seluruh Indonesia per 31 Desember 1999, dokumen permohonan sertifikat tanah, dokumen permohonan pemisahan sertifikat HGB, akta jual beli serta dokumen rekening koran Dekopinda Lhokseumawe.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 603 jo. Pasal 604 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 serta Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Penyidik masih terus melakukan proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan dan berdasarkan alat bukti yang sah,” tegas Kapolres Lhokseumawe. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *