BERITA TERBARU

PNL Kukuhkan 1.655 Mahasiswa Baru, Direktur: Kampus Ini Kawah Candradimuka untuk Menempa Masa Depan

By On 11:08

PNL Kukuhkan 1.655 Mahasiswa Baru, Direktur: Kampus Ini Kawah Candradimuka untuk Menempa Masa Depan
PNL Kukuhkan 1.655 Mahasiswa Baru. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) mengukuhkan 1.655 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 16–19 Agustus 2026 itu menjadi gerbang awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik, budaya kampus, pendidikan vokasi, serta nilai-nilai yang akan membentuk perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di PNL.

Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menyebut kampus bukan sekadar tempat mengejar gelar dan ijazah, melainkan ruang untuk belajar, bertumbuh, ditempa, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

“Saudara tidak salah memilih PNL. Saudara telah memilih sebuah institusi pendidikan vokasi yang akan membawa Saudara semakin dekat dengan dunia nyata: dunia industri, dunia usaha, teknologi, inovasi, kewirausahaan, serta berbagai perubahan besar yang sedang terjadi di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Menurutnya, perjalanan di perguruan tinggi tidak selalu mudah. Mahasiswa akan berhadapan dengan tugas, praktikum, proyek, kritik, tantangan, bahkan kegagalan. Namun, justru melalui proses itulah pendidikan menemukan maknanya.

“PNL adalah kawah candradimuka. Di sinilah Saudara akan ditempa. Bukan hanya agar menjadi mahasiswa yang mampu memperoleh nilai tinggi, tetapi menjadi manusia yang terampil tangannya, tajam pikirannya, kuat karakternya, luas wawasannya, dan luhur akhlaknya,” tegasnya.

Direktur menambahkan, PNL tidak ingin mahasiswa kelak meninggalkan kampus hanya dengan membawa selembar ijazah. Lebih dari itu, lulusan harus membawa kompetensi, karakter, keberanian, jejaring, pengalaman, serta kemampuan untuk menciptakan masa depannya sendiri.

Ia juga mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menjadi penonton di tengah perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat. Perkembangan artificial intelligence, otomasi, transformasi digital, energi baru, ekonomi kreatif, dan berbagai teknologi mutakhir akan terus mengubah lanskap pekerjaan serta kebutuhan industri.

Karena itu, masa kuliah, menurutnya, tidak boleh berhenti pada rutinitas datang ke kampus, duduk di ruang kelas, menyelesaikan tugas, mengikuti ujian, lalu pulang. Mahasiswa didorong menghidupkan laboratorium dan workshop, aktif berorganisasi, membangun jejaring, mengikuti kompetisi, melahirkan inovasi, menguasai bahasa asing, teknologi dan kecerdasan buatan, serta memperkuat kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.

“Jangan takut mencoba dan jangan takut gagal. Orang-orang besar bukanlah mereka yang tidak pernah mengalami kegagalan, tetapi mereka yang selalu mempunyai keberanian untuk bangkit setiap kali kehidupan menjatuhkannya,” katanya.

Direktur juga mengajak mahasiswa mengubah cara pandang terhadap masa depan. Pertanyaan “Setelah lulus, saya akan bekerja di mana?” perlu ditingkatkan menjadi pertanyaan yang lebih mendasar: “Kompetensi apa yang harus saya miliki agar dunia membutuhkan saya?”

Menurutnya, ketika kompetensi kuat, karakter terjaga, komunikasi baik, jejaring luas, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi terus diasah, lulusan tidak semata-mata menjadi pencari kesempatan, tetapi tumbuh menjadi pribadi yang dicari oleh kesempatan.

Di hadapan mahasiswa baru, ia turut menekankan bahwa identitas sebagai mahasiswa PNL membawa tanggung jawab moral. Mahasiswa diminta menjaga etika, menghormati dosen, tenaga kependidikan, senior dan sesama mahasiswa, merawat fasilitas kampus, menghargai perbedaan, serta menjauhi kekerasan, perundungan, narkoba, intoleransi, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Kampus tidak bertanya seberapa hebat Saudara ketika datang. Kampus akan melihat seberapa jauh Saudara mau bertumbuh selama berada di dalamnya,” ucapnya.

Ia berharap, dari 1.655 mahasiswa yang hari ini memulai perjalanan di PNL, kelak akan lahir para engineer, teknolog, entrepreneur, inovator, profesional, dan pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan bagi Aceh, Indonesia, bahkan dunia.

Ketua Panitia PKKMB PNL 2026, Safriadi, S.Kom., M.T., mengatakan sebanyak 1.655 peserta mengikuti PKKMB yang tersebar pada enam jurusan di lingkungan PNL. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Agustus 2026.

Pelaksanaan PKKMB tahun ini juga semakin diperkuat dengan pemanfaatan teknologi informasi. Proses pendaftaran dan absensi peserta dilaksanakan berbasis IT sebagai bagian dari transformasi layanan kampus sekaligus membiasakan mahasiswa baru dengan ekosistem akademik yang semakin digital.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe tentang Penetapan dan Pengukuhan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 oleh Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi PNL, Dr. (C). Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom. Pembacaan keputusan tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya mahasiswa baru ke dalam keluarga besar Politeknik Negeri Lhokseumawe. (*)

Pertamina Patra Niaga Salurkan 25 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Karimun Sepanjang 2026

By On 21:31


Pertamina Patra Niaga Salurkan 25 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Karimun Sepanjang 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Karimun. Foto: Ist
KARIMUN, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus melakukan berbagai langkah penguatan distribusi LPG 3 Kg di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, melalui optimalisasi ketersediaan tabung layak edar, peningkatan pemeliharaan fasilitas, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyaluran LPG bersubsidi sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman dan optimal, Kamis (29/10/2026).

Sepanjang tahun 2026, Pertamina Patra Niaga telah mengirimkan sebanyak 25.000 tabung LPG 3 Kg layak edar ke Kabupaten Karimun melalui mekanisme perputaran dan penggantian tabung. Dalam tiga bulan terakhir, pengiriman tersebut mencapai rata-rata 3.000 tabung per bulan, dengan dukungan Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT) di Batam dan Tanjungpinang. Selain itu, sebanyak 12.000 tabung yang sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki telah diganti dengan tabung baru dari gudang di Batam sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan tabung yang memenuhi standar keselamatan.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani, menyampaikan bahwa berbagai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan keandalan distribusi LPG 3 Kg, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik distribusi tersendiri.

“Kami terus mengoptimalkan ketersediaan tabung LPG 3 Kg yang layak edar melalui peningkatan pemeliharaan, penggantian tabung, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Upaya ini menjadi prioritas kami agar distribusi LPG kepada masyarakat Karimun dapat berjalan semakin optimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan,” ujar Silvani.

Lebih lanjut, karakteristik geografis Kabupaten Karimun yang terdiri dari sejumlah wilayah kepulauan menjadi salah satu perhatian dalam pengelolaan distribusi LPG. Pengangkutan yang melibatkan moda transportasi darat dan laut, serta kondisi lingkungan pesisir yang berpotensi mempercepat korosi tabung, memerlukan pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan evaluasi terhadap pola distribusi, penanganan tabung, serta kesiapan sarana pendukung di seluruh rantai penyaluran.

Sebagai bagian dari langkah penguatan tersebut, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Karimun dan instansi terkait telah melaksanakan rapat koordinasi pada Selasa (27/10). Pertemuan ini membahas peningkatan pengiriman tabung layak edar, optimalisasi penanganan tabung mulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), proses pengangkutan hingga pangkalan, serta penguatan pengawasan agar penyaluran LPG berjalan sesuai ketentuan.

Selain langkah operasional yang telah berjalan, Pertamina Patra Niaga turut mendukung upaya percepatan pengembangan Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT) di Kabupaten Karimun sebagai solusi jangka panjang. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan dan perbaikan tabung, meningkatkan efisiensi perputaran tabung, serta mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas pemeliharaan di luar wilayah Karimun.

Dari sisi kelancaran distribusi, koordinasi juga terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Karimun, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Bea Cukai, serta mitra penyalur dan transportir. Langkah ini mencakup optimalisasi kesiapan armada, pengaturan jadwal pengangkutan dan bongkar muat, serta antisipasi kendala transportasi laut guna menjaga kesinambungan pasokan LPG ke wilayah kepulauan.

Berdasarkan hasil pemantauan, penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Karimun secara umum tetap berlangsung. Meski demikian, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memberikan perhatian terhadap kendala distribusi dan perputaran tabung di sejumlah wilayah, serta melakukan langkah penanganan bersama pihak terkait untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Penguatan pemantauan juga akan dilakukan menjelang periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, termasuk memastikan kesiapan operasional SPBE dan seluruh lembaga penyalur.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh mitra penyalur. Kami ingin memastikan kebutuhan LPG 3 Kg masyarakat Karimun dapat terus terlayani dengan baik, aman, dan sesuai peruntukannya,” tutup Silvani. (*)

Wali Kota Lhokseumawe Lantik Direktur PDAM Ie Beusaree Rata, Fokus Utama Pembenahan Suplai Air dan Pelayanan

By On 19:00

Wali Kota Lhokseumawe Lantik Direktur PDAM Ie Beusaree Rata: Fokus Utama Pembenahan Suplai Air dan Pelayanan
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, melantik T. Sofianus, sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe periode 2026–2031. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melantik T. Sofianus, S.E., M.A.P., sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (29/10/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengelolaan perusahaan daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada T. Sofianus atas amanah yang diberikan. Ia meminta direktur yang baru dilantik segera mengambil langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan pasokan air baku dari PT Perta Arun Gas sebagai salah satu pemasok air bagi PDAM Ie Beusaree Rata. Menurutnya, ketersediaan air baku merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan sehingga diperlukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak terkait.

“Persoalan suplai air baku perlu segera ditangani melalui koordinasi dengan pihak terkait. Kita ingin pelayanan air minum kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Sayuti.

Selain persoalan suplai air baku, Wali Kota meminta PDAM Ie Beusaree Rata mempelajari dan mengevaluasi pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lhokseumawe berkapasitas 230 liter per detik antara PDAM Ie Beusaree Rata dan PT Toya Perdana Lhokseumawe. Evaluasi tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek bisnis, keberlanjutan operasional, serta manfaat kerja sama bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe dan masyarakat.

Wali Kota juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Perumda Air Minum Tirta Pase Kabupaten Aceh Utara, khususnya terkait wilayah pelayanan, pembagian tanggung jawab, dan penanganan pengaduan pelanggan. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mencegah persoalan batas wilayah pelayanan menghambat masyarakat Kota Lhokseumawe dalam memperoleh akses air minum.

“Kepentingan masyarakat Kota Lhokseumawe harus menjadi prioritas utama. Saya berharap direktur yang baru dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, memperkuat tata kelola perusahaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Di samping itu, Wali Kota meminta pembenahan tata kelola PDAM Ie Beusaree Rata dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Upaya tersebut perlu didukung melalui evaluasi berkala, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, perbaikan penanganan keluhan pelanggan, serta penyusunan program kerja dengan target dan indikator keberhasilan yang terukur. Seluruh jajaran PDAM juga diharapkan mendukung kepemimpinan direktur yang baru dan bekerja secara solid dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan air minum.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si.; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, S.IP., M.A.P.; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Lhokseumawe, Teguh Heriyanto, S.STP., MSP.; serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Lhokseumawe yang akrab disapa Bayu, bersama sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kepemimpinan baru PDAM Ie Beusaree Rata dapat memperkuat kinerja perusahaan, membenahi pengelolaan operasional, dan mendorong peningkatan pelayanan air minum yang lebih baik, berkelanjutan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Penegakan Hukum dan Perkuat Pengawasan Takaran BBM di SPBU

By On 22:23

SPBU di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga Sumbagut
SPBU di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Foto: Ist

MEDAN, ReportNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan, termasuk dalam aspek ketepatan takaran dan kualitas pelayanan. Hal ini menyusul penindakan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara terkait dugaan manipulasi takaran BBM di SPBU 14.206.190, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Selasa (20/10).

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengapresiasi langkah Polda Sumatera Utara dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan penyaluran BBM yang berpotensi merugikan masyarakat. Pertamina mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan serta berkomitmen untuk terus bersikap kooperatif dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, termasuk dalam memberikan informasi, data, maupun keterangan yang diperlukan guna mendukung kelancaran proses penyidikan.

Sebagai bentuk ketegasan, Pertamina telah mengambil langkah penghentian penyaluran seluruh produk BBM ke SPBU tersebut. Pertamina tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk penyimpangan yang merugikan konsumen dan akan mengambil langkah lanjutan sesuai hasil pemeriksaan, ketentuan yang berlaku, serta perjanjian kerja sama dengan pengelola SPBU. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pertamina untuk mendukung upaya penegakan hukum serta melindungi hak masyarakat dalam memperoleh BBM dengan takaran yang sesuai.

Untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat, Pertamina juga melakukan penguatan distribusi suplai BBM ke SPBU terdekat. Upaya ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama operasional SPBU 14.206.190 dihentikan, sekaligus memastikan ketersediaan BBM di wilayah sekitar tetap terjaga.

Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap operasional SPBU melalui inspeksi lapangan, pemeriksaan kesesuaian takaran dispenser, serta peningkatan kepatuhan terhadap standar operasional dan pelayanan. Seluruh pengelola SPBU juga diingatkan untuk melakukan pengecekan takaran secara berkala serta memastikan kondisi segel tera dan perangkat dispenser sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM di SPBU resmi dan turut berperan aktif dalam pengawasan pelayanan. Apabila menemukan indikasi ketidaksesuaian takaran maupun pelayanan yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga pelayanan BBM yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan konsumen. (*)

‎Pererat Silaturahmi dengan Ulama, Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara Sambangi Abu Manan

By On 18:06

‎Pererat Silaturahmi dengan Ulama, Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara Sambangi Abu Manan
‎Pererat Silaturahmi dengan Ulama, Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara Sambangi Abu Manan. Foto: Ist
ACEH UTARA, ReportNews.id - Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan ulama, Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf T. Mustafa Kamal, bersama Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Faisal, S.Sos., M.Si., mengunjungi kediaman ulama kharismatik Tengku Haji Abdul Manan atau yang akrab disapa Abu Manan, di Gampong Alue, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (27 Oktober 2026).

‎Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan para ulama dalam menjaga persatuan, ketenteraman, serta mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.

‎Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf T. Mustafa Kamal, mengatakan bahwa kunjungan bersama Dandim 0103/Aceh Utara itu merupakan kesempatan untuk menjalin silaturahmi sekaligus meminta nasihat dan arahan dari Abu Manan terkait berbagai upaya yang dapat dilakukan TNI dalam membantu masyarakat.

‎Menurutnya, pandangan dan nasihat ulama memiliki arti penting sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

‎Ia berharap hubungan antara TNI dan ulama di Aceh senantiasa terjaga dengan baik, tetap kompak, serta saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Danrem juga menegaskan pentingnya menjadikan ulama sebagai mitra dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

‎Sementara itu, Tengku Haji Abdul Manan atau Abu Manan menyambut baik kunjungan kedua pimpinan TNI tersebut. Ia menyebut kehadiran Danrem dan Dandim merupakan harapan agama, terlebih keduanya merupakan putra asli Aceh yang kini mengemban amanah kepemimpinan di lingkungan TNI.

‎Abu Manan menegaskan bahwa TNI dan ulama merupakan dua unsur yang tidak seharusnya dipisahkan. Menurutnya, tentara memiliki tugas menjaga negara, sedangkan ulama berperan menjaga agama. Keduanya harus berjalan beriringan demi menjaga keutuhan bangsa dan kehidupan masyarakat.

‎Ia juga mengibaratkan hubungan TNI dan ulama seperti dua bayi kembar, sebagaimana dikaitkan dengan pemikiran Imam Al-Ghazali. Apabila salah satu mengalami gangguan, maka yang lain turut merasakan dampaknya.

‎“Jika TNI terganggu, kami para ulama juga ikut terganggu. Sebab, tanpa agama negara bisa hancur, sementara tanpa negara, musuh akan mudah masuk ke dalam negeri,” ujar Abu Manan.

‎Pada kesempatan tersebut, Abu Manan turut mendoakan Danrem 011/Lilawangsa dan Dandim 0103/Aceh Utara agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga berharap keduanya selalu dipertemukan dalam kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat.

‎Kunjungan ini diharapkan semakin memperkokoh hubungan antara TNI dan ulama di Aceh, sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan masyarakat. (*)

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sinergi dengan Ombudsman Sumut Kawal Penyaluran Energi

By On 10:26

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi untuk Masyarakat Sumatera Utara
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi untuk Masyarakat Sumatera Utara. Foto: Ist
MEDAN, Report lNews.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara untuk bersama-sama mengawal penyaluran energi dan memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Utara.

Kedatangan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama jajaran manajemen disambut langsung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Herdensi Adnin, S.Sos., M.SP, beserta jajaran pada Senin (26/10) di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara lembaga untuk mendukung kelancaran penyaluran energi serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan bahwa sinergi dengan Ombudsman merupakan bagian penting dalam mendukung upaya perusahaan menjaga kelancaran penyaluran energi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Melalui audiensi ini, kami berharap sinergi dan komunikasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara dapat semakin kuat. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengawal penyaluran energi agar berjalan lancar, sesuai ketentuan, dan kebutuhan energi masyarakat Sumatera Utara dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Herdensi Adnin, S.Sos., M.SP, menyampaikan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik antara lembaga pengawas dan penyelenggara layanan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi dan koordinasi yang baik menjadi hal penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Kami berharap komunikasi dengan Pertamina Patra Niaga dapat terus terjalin sehingga berbagai hal terkait penyaluran energi dan pelayanan kepada masyarakat dapat dikawal bersama sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” ujar Herdensi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, lembaga pengawas, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung kelancaran penyaluran energi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui sinergi yang berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga berharap penyaluran energi di Sumatera Utara dapat terus berjalan dengan baik sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi. (*)

Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan, Polres Lhokseumawe Amankan 12 Orang dan Sita 21 Motor

By On 14:07

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – Polres Lhokseumawe mengungkap kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahan yang terjadi selama periode Agustus hingga Oktober 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 12 tersangka serta menyita 21 unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kasus tersebut diungkap dalam konfrensi pers yang dipimpin Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H didampingi Wakapolres Lhokseumawe Kompol Iswahyudi dan Kasatreskrim IPTU Rahmad yang berlangsung di Gedung Serba Guna Polres Lhokseumawe, Senin (26/10/2026) pagi.

Dihadapan awak media, AKBP Dr. Ahzan menyampaikan, Polres Lhohkseumawe berhasil menangkap 12 tersangka, enam orang diduga terlibat dalam pencurian sepeda motor, sedangkan enam lainnya diduga berperan sebagai penadah kendaraan hasil kejahatan. Dua tersangka dugaan pencurian bahkan baru diamankan pada malam sebelum konferensi pers di kawasan Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Enam tersangka yang diduga terlibat dalam pencurian masing-masing berinisial J (26), ES (33), A (36), AF (38), R (18), dan AD (38). Sementara itu, enam tersangka yang diduga terlibat dalam penadahan berinisial JL (38), HI (46), S (38), AS (52), M (34), dan MF (20). Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterlibatan dan peran setiap tersangka berdasarkan alat bukti yang diperoleh.

Dalam pengungkapan tersebut, ungkap Kapoles, petugas turut mengamankan 21 unit sepeda motor dari berbagai merek dan tipe, di antaranya Honda Scoopy, Honda CBR, Honda Supra X, dan Kawasaki KLX. Polisi juga menyita satu buah kunci berbentuk huruf Y yang telah dimodifikasi dengan besi runcing dan diduga digunakan sebagai alat untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolres menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi pencurian diduga terjadi di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Kendaraan yang diambil kemudian diduga dibawa ke wilayah Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa untuk diperjualbelikan dengan harga berkisar Rp 4 juta hingga Rp 6 juta per unit. Penyidik masih mendalami alur transaksi serta peran masing-masing tersangka dalam jaringan tersebut.

Atas perbuatannya, sebut Kapolres, para tersangka diproses sesuai dengan dugaan tindak pidana yang disangkakan, yakni ketentuan Pasal 476 serta Pasal 477 ayat (1) huruf e, f, dan g KUHP untuk perkara pencurian, serta Pasal 591 huruf a juncto Pasal 592 ayat (1) KUHP untuk perkara penadahan, dengan penerapan pasal sesuai hasil penyidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Lhokseumawe mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor agar segera mendatangi kantor kepolisian dengan membawa dokumen kepemilikan yang sah untuk membantu proses identifikasi dan pencocokan kendaraan yang telah diamankan. "Masyarakat juga diingatkan agar tidak membeli kendaraan yang asal-usul dan dokumen kepemilikannya tidak jelas, karena dapat berisiko berkaitan dengan tindak pidana penadahan" tegas Kapolres.

Polres Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dan penadahan serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Proses penyidikan terhadap para tersangka masih berlanjut, termasuk pendalaman terhadap dua orang yang baru diamankan di kawasan Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. (*)

Sungai Krueng Keurtoe dan Krueng Pirak Meluap, 12 Gampong di Matangkuli Terdampak Banjir

By On 11:56

Sungai Krueng Keurtoe dan Krueng Pirak Meluap, 12 Gampong di Matangkuli Terdampak Banjir
12 Gampong di Matangkuli Terdampak Banjir. Foto: Ist
LHOKSUKON, ReportNews.id - Luapan Sungai Krueng Keurtoe dan Sungai Krueng Pirak akibat tingginya curah hujan di wilayah pegunungan bagian hulu menyebabkan banjir yang berdampak pada 12 gampong di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Senin (26/10/2026).

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., melalui Kapolsek Matangkuli IPTU Aulia Iskandar, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring dan pendataan di lapangan sejak pukul 07.00 WIB, ketinggian genangan air di wilayah terdampak berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter.

Adapun 12 gampong yang terdampak meliputi Gampong Leubok Pirak, Pante Pirak, Beuringen Pirak, Ceubrek Pirak, Munye Pirak, Siren, Tanjong Haji Muda, Lawang, Alue Thoe, Hagu, Punti Matangkuli, dan Tumpok Barat. Genangan air juga dilaporkan meluas ke sejumlah wilayah di Kemukiman Pirak, Kemukiman Seuleumak, dan Kemukiman Matangkuli, termasuk menggenangi serta melintasi beberapa ruas jalan.

Berdasarkan pemantauan terakhir, debit air di sejumlah wilayah terdampak masih menunjukkan peningkatan. Meski demikian, situasi masyarakat secara umum dilaporkan dalam keadaan aman, dan aktivitas warga mulai kembali berjalan normal.

Kapolsek Matangkuli menyampaikan bahwa personel Polsek Matangkuli terus melakukan monitoring terhadap perkembangan debit air, kondisi permukiman, serta ruas jalan yang terdampak genangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya banjir maupun terganggunya arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama apabila hujan berintensitas tinggi kembali mengguyur kawasan pegunungan bagian hulu dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan debit Sungai Krueng Keurtoe dan Sungai Krueng Pirak serta memicu banjir susulan di wilayah Kecamatan Matangkuli.

Polsek Matangkuli juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan akan segera melaporkan setiap perkembangan signifikan kepada pimpinan guna mendukung langkah penanganan lebih lanjut. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan kondisi lingkungan, serta berhati-hati saat melintasi jalan yang masih tergenang air.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memantau situasi kamtibmas dan kondisi wilayah terdampak bencana, sekaligus mengantisipasi potensi risiko bagi keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Matangkuli. (*)

Wagub Aceh Dek Fadh Dampingi Kapolri  di Pidie, Apresiasi Pengungkapan Lab Ilegal dan Bantuan Huntap

By On 17:02

Wagub Aceh Dek Fadh Dampingi Kapolri  di Pidie, Apresiasi Pengungkapan Lab Ilegal dan Bantuan Huntap
Wagub Aceh Dek Fadh Dampingi Kapolri  di Pidie, Apresiasi Pengungkapan Lab Ilegal dan Bantuan Huntap. Foto: Humas Setda Aceh
PIDIE, ReportNews.id – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E. atau yang akrab disapa Dek Fadh, mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., beserta rombongan dalam kunjungan kerja di Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kabinda Aceh, Kepala BNN Aceh, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.

Setiba di lokasi, Kapolri bersama rombongan didampingi Wagub Aceh meninjau dua unit rumah toko (ruko) yang dijadikan laboratorium sabu-sabu ilegal (clandestine laboratory) oleh pihak asing, sebelum mengikuti acara inti.

Apresiasi Pengungkapan Laboratorium Sabu Ilegal

Dek Fadh menyampaikan apresiasi kepada Polri, khususnya Polda Aceh, atas keberhasilan mengungkap laboratorium sabu ilegal yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan generasi muda Aceh.

Menurutnya, pengungkapan tersebut merupakan langkah penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika serta melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ia berharap upaya pemberantasan narkotika terus diperkuat melalui penegakan hukum, pencegahan, edukasi, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Apresiasi Bantuan Huntap bagi Korban Bencana

Dek Fadh juga menyampaikan penghargaan kepada Polri atas kepedulian dan bantuan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Aceh.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat bangkit dan memulihkan kehidupan pascabencana.

Ia berharap sinergi antara Polri dan Pemerintah Aceh terus diperkuat, baik dalam menjaga keamanan, pemberantasan narkoba, maupun membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan.

Perkuat Sinergi Jaga Perdamaian Aceh

Dek Fadh menegaskan bahwa menjaga keamanan dan perdamaian Aceh merupakan tanggung jawab bersama.

Ia berharap kunjungan kerja Kapolri semakin mempererat sinergi antara Polri, Pemerintah Aceh, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Aceh yang aman, damai, dan sejahtera. (*)

- Jurnalis Armia Jamil -

Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Lhok Mon Puteh, Tiga Rumah Akan Dibangun

By On 22:13

Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Lhok Mon Puteh, Tiga Rumah Akan Dibangun
Wali Kota Lhokseumawe Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Lhok Mon Puteh. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meninjau langsung kondisi rumah warga tidak layak huni di Gampong Lhok Mon Puteh, Kecamatan Muara Dua, Selasa (20/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi tempat tinggal warga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat di lapangan sebagai dasar tindak lanjut Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Dari hasil peninjauan tersebut, tiga unit rumah layak huni akan dibangun sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Pembangunan tersebut direncanakan melalui dukungan beberapa sumber pendanaan, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Lhokseumawe, dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari perusahaan-perusahaan di Kota Lhokseumawe, serta dana pribadi Wali Kota Lhokseumawe.

Wali Kota Sayuti Abubakar mengatakan, peninjauan langsung diperlukan agar pemerintah dapat melihat kondisi masyarakat secara nyata dan menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhan. “Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapat perhatian dan penanganan yang tepat. Melalui pembangunan rumah layak huni ini, kami berharap warga dapat memiliki tempat tinggal yang lebih baik dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan rumah tidak layak huni merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, tindak lanjut di lapangan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan, dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah, perusahaan melalui program CSR, dan dana pribadi Wali Kota.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe H. Said Bachtiar, S.T., M.T., Plt. Kabag Prokopim Setdako Lhokseumawe Musliadi, S.E., serta Camat Muara Dua Faisal, S.STP., M.Si. Kehadiran jajaran terkait diharapkan mendukung koordinasi dan tindak lanjut pembangunan tiga unit rumah tersebut.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap pembangunan tiga rumah layak huni ini dapat membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal warga di Gampong Lhok Mon Puteh. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat dan upaya mendorong tersedianya hunian yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan. (*)

Bisfest 2026: Wadah Kreativitas dan Wirausaha Mahasiswa PNL, BFLF Lhokseumawe-Aceh Utara Terima Sertifikat Sponsor

By On 19:20

Bisfest 2026: Wadah Kreativitas dan Wirausaha Mahasiswa PNL, BFLF Lhokseumawe-Aceh Utara Terima Sertifikat Sponsor
Bisfest 2026: Wadah Kreativitas dan Wirausaha Mahasiswa PNL, BFLF Lhokseumawe-Aceh Utara Terima Sertifikat Sponsor
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Halaman Kantor Pusat Administrasi Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terlihat lebih semarak pada Selasa, 20 Oktober 2026. Beragam produk makanan, minuman, dan hasil karya kreatif menghiasi deretan stan yang menawarkan berbagai produk kepada pengunjung. Suasana tersebut menjadi bukti nyata semangat generasi muda dalam merintis usaha dan mengembangkan potensi kreatif.

Jurusan Bisnis PNL menggelar Bisnis Festival (Bisfest) 2026, sebuah ajang pameran kewirausahaan dengan motto “Ruang Berkarya, Ruang Berwirausaha”. Kegiatan berlangsung sehari ini bukan sekadar pameran produk, melainkan menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa untuk mengenal dunia usaha secara nyata. Bisfest 2026 menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mewujudkan gagasan menjadi karya yang bernilai, sekaligus menumbuhkan keberanian berwirausaha. Kegiatan ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota Lhokseumawe.

Dalam acara ini, Blood For Life Foundation (BFLF) Lhokseumawe – Aceh Utara resmi menerima sertifikat sebagai salah satu sponsor pendukung Bisfest 2026.

Ketua BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara, Mutia Sari, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mendukung acara seperti ini. BFLF memberikan dukungan berupa paket konsumsi untuk tamu undangan Bisfest 2026. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan secara rutin oleh mahasiswa dan berkelanjutan hingga setelah mereka lulus nanti,” ujarnya.

Mutia Sari juga menilai produk-produk yang ditampilkan memiliki kualitas yang baik dan berpotensi dipasarkan lebih luas. “Produk-produk yang ditampilkan hari ini sangat layak dipasarkan, baik di dalam kota maupun luar daerah. Dengan promosi yang tepat secara daring maupun luring, mereka berpeluang besar menjadi pengusaha sukses yang pada akhirnya membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar,” tambahnya.

Turut hadir mewakili BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara dalam acara pembukaan ini adalah para alumni PNL yang aktif di yayasan, yaitu Raihan Maulida, S.Tr.M., CVDP (Bendahara BFLF), Ana Safitri, S.Tr.M. (Kepala Divisi Dokumentasi), serta Zaki Rahmatullah, S.Tr.M. (Kepala Divisi Organisasi Kepemudaan BFLF LSM’ACUT).

Menariknya, Bisfest 2026 tidak hanya menghadirkan pameran produk UMKM. Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat menjadi tradisi dalam setiap pelaksanaan Bisfest ke depannya. (*)

Cegah Peredaran Narkoba, Polres Lhokseumawe Gelar Razia Gabungan Jalur Medan-Banda Aceh

By On 15:23

Operasi Sarang Narkoba 2026, Polres Lhokseumawe Gelar Razia Gabungan di Jalur Lintas Medan–Banda Aceh
Operasi Sarang Narkoba 2026, Polres Lhokseumawe Gelar Razia Gabungan di Jalur Lintas Medan–Banda Aceh. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Polres Lhokseumawe mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) berupa razia gabungan dalam rangka Operasi Sarang Narkoba 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Mako Polres Lhokseumawe, Jalan Medan–Banda Aceh, Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Jumat (16/10/2026) malam.

Razia yang berlangsung hingga dini hari melibatkan personel Satresnarkoba, Satreskrim, Satintelkam, Satlantas, Satsamapta, dan Seksi Propam Polres Lhokseumawe. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Lhokseumawe IPTU Arizal, S.H., bersama personel gabungan lintas fungsi.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kasat Narkoba IPTU Arizal menyampaikan bahwa Operasi Sarang Narkoba 2026 merupakan langkah konkret kepolisian dalam mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen Polres Lhokseumawe dalam mencegah dan memberantas peredaran narkotika. Kegiatan akan terus diintensifkan melalui langkah preventif dan penegakan hukum, dengan melibatkan fungsi kepolisian terkait guna menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba serta mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika. (*)

Wakil Dirut Tinjau Fuel Terminal Sei Siak, Perkuat Operasional Pertamina Patra Niaga di Riau

By On 17:49

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau. Foto: Ist
PEKANBARU, ReportNews.id– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan operasional dan memastikan kesiapan fasilitas penyaluran energi melalui tinjauan langsung Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, ke Fuel Terminal (FT) Sei Siak, Pekanbaru, pada Rabu (14/10).

Didampingi Executive General Manager Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, beserta jajaran manajemen Regional Sumbagut, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya manajemen untuk melihat secara langsung pelaksanaan operasional di lapangan, mengevaluasi kinerja fasilitas, serta mengidentifikasi peluang peningkatan efektivitas dan efisiensi proses bisnis guna mendukung kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Taufik meninjau sejumlah aktivitas operasional dan fasilitas pendukung di FT Sei Siak. Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual operasional, kesiapan sarana dan prasarana, penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan fasilitas penyaluran BBM, serta rencana pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan oleh FT Sei Siak.

Tinjauan lapangan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat evaluasi terhadap berbagai aspek operasional yang masih dapat dioptimalkan. Melalui pengamatan langsung dan koordinasi dengan tim operasional di lokasi, berbagai potensi perbaikan diharapkan dapat diidentifikasi secara konkret, sehingga tindak lanjut yang dilakukan dapat lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan.

Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan setiap fasilitas operasional dapat menjalankan perannya secara optimal dalam mendukung distribusi energi.

“Keandalan operasional harus senantiasa dijaga melalui evaluasi secara berkala, penguatan penerapan aspek keselamatan, serta identifikasi peluang perbaikan yang dapat ditindaklanjuti secara konkret. Melalui tinjauan langsung seperti ini, kami ingin memastikan bahwa setiap proses operasional berjalan sesuai standar, didukung kesiapan fasilitas dan personel, serta terus mengalami peningkatan untuk mendukung kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat,” ujar Taufik.

Fuel Terminal Sei Siak merupakan salah satu fasilitas strategis yang mendukung distribusi BBM di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. Keberadaan fasilitas ini memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat serta mendukung kebutuhan berbagai sektor aktivitas dan perekonomian di wilayah Riau. Dengan peran tersebut, kesiapan fasilitas dan keandalan operasional FT Sei Siak menjadi aspek yang perlu senantiasa dijaga melalui pengawasan, pemeliharaan, dan evaluasi kinerja secara berkesinambungan.

Selain memastikan keandalan fasilitas, penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) juga menjadi perhatian dalam pengelolaan operasional. Setiap aktivitas penyaluran energi perlu dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku. Penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan kegiatan operasional berlangsung secara bertanggung jawab dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong budaya _continuous improvement_ dengan mengoptimalkan evaluasi kinerja, memperkuat pengawasan operasional, serta meningkatkan efektivitas proses kerja di seluruh fasilitas penyaluran energi. Melalui pendekatan tersebut, setiap peluang peningkatan diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi langkah perbaikan yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan, baik dari sisi keandalan fasilitas, produktivitas operasional, maupun kualitas pelayanan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa keandalan fasilitas operasional merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan distribusi energi sekaligus mendukung pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pengelolaan fasilitas juga perlu diiringi dengan perhatian terhadap aspek sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus berupaya memastikan fasilitas penyaluran energi dikelola secara andal, aman, dan bertanggung jawab. Selain menjaga kelancaran distribusi BBM, kami juga mendorong pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui sinergi antara aspek operasional dan sosial, kami berharap kehadiran Pertamina dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Fahrougi.

Tinjauan manajemen ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pelaksanaan operasional di lapangan dengan arah dan target perusahaan. Sinergi antara manajemen dan pekerja operasional diperlukan untuk memastikan setiap tantangan dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat, sekaligus mendorong penerapan praktik kerja yang semakin efektif, disiplin, dan berorientasi pada hasil.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjaga keandalan fasilitas dan meningkatkan kinerja operasional guna mendukung kelancaran distribusi energi di wilayah Sumatera Bagian Utara. Melalui penguatan evaluasi, penerapan standar keselamatan, serta perbaikan berkelanjutan, perusahaan berupaya memastikan operasional penyaluran energi berjalan secara optimal sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *