BERITA TERBARU

Lewat Panen Jagung, PLN NP UP Arun Wujudkan Dukungan Nyata untuk Petani Lhokseumawe di Hari Tani 2026

By On 16:11

PLN NP UP Arun Dukung Kemandirian Petani Lhokseumawe Lewat Panen Jagung dan Program CSR
Momentum Hari Tani 2026: PLN NP UP Arun Dukung Kemandirian Petani Lhokseumawe Lewat Panen Jagung dan Program CSR. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, PLN Nusantara Power (NP) UP Arun melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) & CSR Meusara (Meuhase Sabe Nusantara) mendukung penuh sektor pertanian lokal.

Dukungan ini ditandai dengan digelarnya panen perdana jagung serta penanaman melon oleh Kelompok Tani Ujung Jaya di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan momen Hari Tani ini tidak hanya berfokus pada seremonial pemanenan hasil bumi. PLN NP UP Arun juga menyerahkan sejumlah bantuan sarana penunjang produksi untuk memperkuat kemandirian kelompok tani.

Bantuan yang diserahkan meliputi  Satu unit becak motor sebagai kendaraan operasional, Mesin pencacah rumput, Gerobak sorong dan Alat semprot tanaman.

Kehadiran sarana penunjang ini diharapkan mampu mengoptimalkan produktivitas serta memastikan keberlanjutan usaha tani para anggota Kelompok Tani Ujong Jaya ke depannya.

Acara panen raya dan penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan penting. Tampak hadir Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal, Asman Business Support PLN NP M. Dimas Mucharomi, Team Leader SDM & Umum PLN NP UP Arun Rizky Azmardani, serta Camat Muara Satu Mustazir Ramli.

Turut mendampingi pula jajaran Forkopimcam yang terdiri dari Kapolsek dan Danramil Muara Satu, Geuchik Desa Ujung Pacu, Ketua Kelompok Tani Ujung Jaya Abdullah, serta jajaran staf PLN NP UP Arun.

Melalui sinergi ini, PLN Nusantara Power UP Arun berharap bantuan peralatan dan pengembangan sektor pertanian di Desa Ujung Pacu dapat memberikan multiplier effect serta dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian masyarakat setempat.

Asman Business Support PLN NP M. Dimas Mucharomi mengatakan, program pertanian terintegrasi yang diinisiasi oleh PLN Nusantara Power (NP) UP Arun bersama Kelompok Tani Ujong Jaya menunjukkan perkembangan positif yang signifikan.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini telah memperlihatkan hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Dalam kesempatan tersebut, kelompok tani berhasil memanen sekitar 1 ton jagung pakan, serta jagung manis dari penanaman 3.000 batang dengan estimasi hasil panen mencapai 4 hingga 5 ton.

Pihak manajemen PLN NP UP Arun menegaskan bahwa seluruh hasil panen sepenuhnya dikembalikan kepada kelompok tani pengelola. Hasil penjualan tersebut nantinya akan diputar kembali sebagai modal pengadaan bibit baru serta untuk memperluas pengembangan program pertanian terintegrasi, yang mencakup sektor pertanian maupun peternakan kambing.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kelompok tani mencapai titik kemandirian, PLN NP UP Arun turut memberikan stimulus berupa sarana operasional pendukung. Bantuan yang diserahkan meliputi kendaraan operasional (transportasi angkut) untuk memangkas biaya distribusi hasil panen langsung ke pasar, serta mesin pencacah rumput (chopper).

Melalui mesin pencacah tersebut, limbah batang jagung pascapanen yang biasanya terbuang kini dapat diolah secara optimal menjadi pakan ternak kambing secara langsung, maupun difermentasi dengan pendampingan penyuluh dari Kecamatan Muara Satu.

Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan, baik dari segi penambahan jumlah kelompok tani, perluasan area lahan, hingga peningkatan skala manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal, memberikan apresiasi tinggi kepada PLN Nusantara Power (NP) UP Arun atas konsistensinya dalam memperhatikan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul suksesnya program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian di Kecamatan Muara Satu.

Faisal menilai, program pertanian terintegrasi yang digagas PLN NP UP Arun telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga, khususnya para petani di Desa Ujung Pacu.

"Kami berharap usaha-usaha seperti ini bisa dikembangkan kembali, dan kami juga sangat berterima kasih atas support serta dukungan dari pihak PLN Nusantara Power," ujar Faisal.

Faisal juga menyoroti tingginya antusiasme serta semangat masyarakat setempat yang memanfaatkan peluang ini untuk bertani dan mengembangkan usaha mandiri. Ia berpesan agar kelompok tani penerima bantuan dapat memaksimalkan setiap fasilitas dan hasil panen yang ada, serta terus bersyukur atas dukungan yang telah diberikan.

Selain itu, Ketua DPRK Lhokseumawe juga berkomitmen untuk terus mendukung program-program berkelanjutan yang diinisiasi oleh PLN NP UP Arun.

Faisal berharap kelompok tani penerima bantuan mampu mengoptimalkan usahanya secara lebih maksimal ke depan, sehingga dapat menarik minat lebih banyak masyarakat luas untuk bergabung dan merasakan manfaat dari program kelompok tani lainnya. (*)

DJBC Aceh Tambah Dua Kapal Patroli, Pengawasan Jalur Laut Diperketat

By On 17:43

DJBC Aceh Tambah Dua Kapal Patroli, Pengawasan Jalur Laut Diperketat

Upacara Penyambutan Armada Kapal Patroli BC 30004 di Dermaga Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe, Kamis (24/9/2026).  Foto: ReportNews.id

LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh meningkatkan pengawasan di wilayah perairan Aceh hingga Sumatera Utara dengan menambah dua unit kapal patroli untuk mendukung kegiatan operasional di laut.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Aceh, Rizki Baidillah, mengatakan penambahan armada tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat pengawasan sekaligus mengoptimalkan patroli di jalur laut, sesuai arahan Presiden.

“Dengan adanya tambahan kapal ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melaksanakan patroli secara efektif, sehingga hasil yang dicapai juga bisa maksimal,” ujar Rizki, Kamis, 24 September 2026.

Menurutnya, kondisi geografis Aceh yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka menjadi salah satu tantangan dalam pengawasan. Posisi tersebut memungkinkan pergerakan kapal dari luar wilayah menuju perairan Aceh berlangsung relatif cepat.

“Kita berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Jaraknya bisa ditempuh menggunakan speedboat dalam waktu belasan jam. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang memungkinkan masuknya barang ilegal ke wilayah Aceh,” katanya.

Rizki berharap tambahan dua kapal patroli dapat meningkatkan frekuensi pengawasan di laut dan mempersempit peluang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan jalur perairan untuk memasukkan barang ilegal.

Ia menyebutkan, sejumlah komoditas yang selama ini ditemukan dalam kegiatan pengawasan dan penindakan DJBC antara lain rokok ilegal, narkotika, satwa liar, balpres, mesin, sepeda motor, serta berbagai jenis barang lainnya.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Aceh, Rizki Baidillah
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Aceh, Rizki Baidillah dan Zacky Riyadi, Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe. Foto: ReportNews.id 
Selain aspek penindakan, DJBC Aceh juga memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, terutama setelah terjadinya bencana banjir. Rizki menilai masyarakat yang terdampak bencana berpotensi mengalami tekanan ekonomi sehingga sebagian di antaranya dapat mencari alternatif mata pencaharian.

Oleh sebab itu, pengawasan akan dilakukan secara beriringan dengan upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak dan risiko kegiatan ilegal.

“Harapan kami, dengan adanya tambahan armada patroli ini, kegiatan ilegal dapat sedikit banyak dikurangi. Di sisi lain, kami juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi,” pungkasnya.

Dengan tambahan BC 30004, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe saat ini didukung lima kapal patroli dalam kondisi siap operasional. Selain kapal patrol jenis Fast Patrol Boat, Pangsarop Bea Cukai Lhokseumawe juga didukung oleh Speedboat BC 15027 yang disiapkan untuk mendukung respons cepat, termasuk pengejaran terhadap target yang membutuhkan penanganan segera.

Penguatan armada tersebut menjadi bagian dari upaya Bea Cukai mencegah dan menindak pemasukan serta penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut. Pengawasan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah perairan dan tingginya aktivitas pelayaran di Selat Malaka.

"Penguatan armada ini merupakan bentuk respon dari instruksi presiden terkait kesiapan Bea Cukai dalam menjalankan fungsi pengawasan laut dan perlindungan masyarakat. Kehadiran kapal patroli harus mampu memberikan respon terhadap potensi pelanggaran serta memperkuat kehadiran dan kedaulatan negara di wilayah perairan Indonesia," tegas Zacky Riyadi, Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe.

Sebagai Community Protector, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe tidak bekerja sendiri. Pengawasan dan penindakan di laut membutuhkan sinergi dengan TNI, Polri, BNN, aparat penegak hukum lainnya, serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai potensi pelanggaran dan penyelundupan melalui jalur laut.

Keberadaan armada Bea Cukai di Selat Malaka merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Lhokseumawe akan terus mengoptimalkan pelaksanaan patroli laut serta memperkuat sinergi dengan instansi terkait guna mencegah penyelundupan, melindungi masyarakat, dan menjaga keamanan Wilayah perairan pesisir selat malaka. (*)



Pertamina Patra Niaga Beri Bantuan Bagi Warga Solok yang Terdampak Banjir Bandang

By On 12:56

Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Salurkan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Solok. Foto: Dok. PPN
SOLOK, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir bandang "galodo" di Kabupaten Solok dan sekitarnya, Rabu (23/9/2026). Aksi tanggap darurat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, menyusul terjadinya banjir pada pekan lalu yang mengganggu aktivitas dan merusak permukiman warga.

Pada 21 September 2026 lalu, banjir bandang melanda Nagari Batang Arus Kecamatan Gunung Talang, Solok sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut dipicu intensitas hujan yang cukup tinggi. Selain itu, satu jembatan yang berada di jalur utama Arosuka mengalami putus. Sementara kerusakan lahan pertanian masih dalam pendataan.

Sebagai bentuk respons cepat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan paket sembako dan kebutuhan pengungsi lainnya, termasuk kebutuhan untuk ibu dan anak kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Solok dan sekitarnya. LPG juga diberikan untuk membantu jalannya dapur umum. 

Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu (23/9) di dua titik lokasi posko, yakni Posko Batang Barus dan pengungsian di Komplek Rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Solok. Bersama Bupati Solok dan jajaran pemerintah setempat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal pasca bencana.

"Kami dari Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Solok memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pertamina yang sudah hadir membantu masyarakat terdampak. 
Bantuan ini sangat membantu kebutuhan masyarakat dalam proses pemulihan bencana. Sekali lagi terimakasih atas perhatian dan bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami," ujar Jon Firman Pandu, Bupati Solok saat hadir dalam pemberian bantuan.

Terpisah, Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada masyarakat.

“Melalui aksi tanggap bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Fahrougi. (*)

Komisaris Pertamina Patra Niaga Panel Barus Tinjau Agen LPG di Batam, Dukung Kesiapan Penyaluran LPG Bersubsidi untuk KDKMP

By On 20:33

Komisaris Pertamina Patra Niaga Panel Barus Tinjau Agen LPG di Batam, Dukung Kesiapan Penyaluran LPG Bersubsidi untuk KDKMP
Komisaris Pertamina Patra Niaga Panel Barus Tinjau Agen LPG di Batam. Foto: Dok. PPN
BATAM, ReportNews.id – Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, melakukan kunjungan ke gudang Agen LPG PSO PT Amartha Anugrah Mandiri di Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (22/9/2026). Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan operasional agen dalam mendukung penyaluran LPG 3 Kg, termasuk kesiapan dalam mendukung ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
 
Peninjauan turut dihadiri oleh perwakilan Agen LPG PSO PT Gas Hijau Bulat dan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Batu Besar. Dalam kesempatan tersebut, Panel meninjau fasilitas pergudangan, kesiapan operasional, serta mekanisme distribusi LPG 3 Kg sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan rantai penyaluran dalam mendukung operasionalisasi KDKMP.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota Batam, Agen LPG, serta pengelola KDKMP dalam mendukung kesiapan ekosistem KDKMP. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan kesiapan sarana, operasional, dan mekanisme penyaluran LPG 3 Kg dapat berjalan selaras dengan operasionalisasi KDKMP.

Sebagai bagian dari tahap persiapan, Agen LPG PSO PT Gas Hijau Bulat saat ini telah menyalurkan LPG 3 Kg kepada 14 pangkalan di Kota Batam yang bekerja sama dengan KDKMP. Seiring dengan kesiapan operasional gerai KDKMP, mekanisme penyaluran akan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengacu pada kebijakan pemerintah.

Panel mengapresiasi kesiapan yang telah dibangun Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama para pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu aspek penting agar dukungan terhadap program strategis pemerintah dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus memastikan tata kelola penyaluran LPG bersubsidi tetap menjadi perhatian dalam setiap tahap operasionalisasinya.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pengembangan KDKMP sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan serta mendekatkan akses terhadap kebutuhan masyarakat. Dukungan tersebut kami lakukan melalui kesiapan infrastruktur dan sistem penyaluran energi, dengan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Panel.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan kesiapan yang dibangun merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan energi bagi masyarakat.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut siap mendukung pengembangan ekosistem KDKMP melalui kesiapan sarana dan sistem penyaluran yang dibutuhkan. Kami berharap sinergi ini dapat turut memperkuat peran KDKMP dalam memberikan kemudahan akses terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan sesuai ketentuan dan peruntukannya,” ujar Fahrougi. (*)

Dua Calon Keuchik Tumpok Teungoh Ungkap Dugaan Pelanggaran dan Penggelembungan Suara Pilchiksung

By On 18:56

Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati dan nomor urut 3 Mahlil Mahdi memprotes P2K dan Tuha Peut abaikan laporan temuan kecurangan dan penggelembungan suara di Pilchiksung Desa Teumpok Teungoh, Rabu (23/9).
Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati dan nomor urut 3 Mahlil Mahdi di Desa Tumpok Teungoh, Lhokseumawe. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Dua calon keuchik di Desa Tumpok Teungoh Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe membeberkan temuan bukti pelanggaran dan penggelembungan suara yang diabaikan P2K dan Tuha Peut setempat, Rabu (23/9).

Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati dan calon keuchik nomor 3 Mahlil Munadi menyatakan tak masalah jika kalah dalam persaingan sehat.

Namun keduanya menolak dan tak membiarkan kampungnya dipimpin oleh sosok yang meraih kemenangan dengan cara curang.

Calon keuchik nomor urut 2 Murnilawati mengatakan pada hari pelaksanaan Pilchiksung pihaknya menangkap tangan langsung adanya pemilih wanita dengan undangan atasnama pria di TPS 4.

Sehingga diduga kuat adanya kerja sama membagikan undangan yang berbeda.

Kemudian terjadinya dugaan manipulasi data penggelembungan surat suara di TPS 3. Parahnya lagi, oknum P2K sempat kepergok masuk ke dalam TPS 3 bersama saksi calon 5.

Hal itu terbukti setelah didesak untuk membuka kotak suara malah ditemukan adanya perubahan jumlah surat suara.

Murnilawati juga menyoroti komposisi penyelenggara di TPS 4. Ia menyebut terdapat adik kandung dari calon nomor urut 5 yang menjadi anggota KPPS di TPS 4.

Menurut Murnilawati, kondisi tersebut perlu diperiksa untuk memastikan tidak terjadi benturan kepentingan dan untuk menjaga kepercayaan seluruh calon maupun masyarakat terhadap proses Pilchiksung.

Tidak hanya TPS 4, Murnilawati juga menyoroti posisi Ketua KPPS di TPS 3 yang disebutnya merupakan anak kandung Ketua P2K.

“Ketua KPPS di TPS 3 itu anak kandung Ketua P2K,” kata Murnilawati.

Sejumlah kecurangan yang terjadi justru sama sekali tidak ditindaklanjuti dan diabaikan begitu saja oleh P2K dan Tuha Peut.

Atas kecurangan dan penggelembungan surat suara itu, Murnilawati telah melayangkan surat keberatan dan permohonan dilakukan pemeriksaan dan pungutan suara ulang di TPS 3 dan TPS 4.

Salah seorang wanita tertangkap tangan atas dugaan membawa surat undangan atasnama pria dalam Pilchiksung di Desa Tumpok Teungoh Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Foto: Ist
Surat itu ditujukan kepada P2K Teumpok Teungoh tembusan Wali Kota, Camat Banda Sakti, Keuchik Teumpok Teungoh dan Tuha Peut.

Hal ini dilakukan berdasarkan Qanun Kota Lhokseumawe nomor 3 tahun 2022 tentang pemilihan keuchik serentak dan peraturan walikota Lhokseumawe nomor 30 tahun 2022 tentang pilchiksung.

Hal serupa juga diungkapkan calon Keuchik nomor urut 3 Mahlil Munadi yang juga menemukan kecurangan dan penggelembungan surat suara.

Mahlil mengatakan sehari sebelum Pilchiksung, pihaknya menemukan adanya serangan fajar dari calon nomor urut 5 membagikan uang kepada masyarakat pemilih dalam jumlah bervariasi.

Mahlil menyebutkan pihaknya menemukan indikasi pelanggaran seperti adanya pembiaran atau P2K dan Tuha Peut mengabaikan laporan keberatan yang sama sekali tidak ditindaklanjuti dilokasi pemungutan suara.

Hal ini semakin diperkuat dengan adanya temuan terjarinya benturan kepentingan unsur penyelenggara adanya keluarga sedarah dari calon nomor urut 5 menjabat sebagai Ketua KPPS TPS 4.

Kemudian deklrasi kemenangan sepihak tanpa sidang pleno resmi setelah Ketua P2K mengumumkan pemenang terpilih melalui medsos tanpa menunggu pelaksanaan sidang pleno penetapan hasil dan persetujuan berkas hasil surat suara.

Atas kecurangan itu, Mahlil juga telah melayangkan surat keberatan dan meminta adanya tindakan pemeriksaan yang ditujukan kepada Wali Kota Lhokseumawe, Camat Banda Sakti.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Gampong (BPMG) Safriadi, Camat Banda Sakti Mirza dan lainnya telah dikonfirmasi mengaku sedang menggelar rapat terkait keluhan calon keuchik atas temuan kecurangan dan penggelembungan suara.

Mereka memberi jawaban sama akan segera mengirimkan notulen hasil rapat. "Kami sedang rapat. Nanti kami kirim notulen hasil rapatnya," sebutnya camat. (*)

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap

By On 15:21

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap
Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi. Foto: Ist
BANDA ACEH, ReportNews.id - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh yang dipimpin Kompol Budi Nasuha Waruwu berhasil mengungkap kasus aborsi dan menangkap tiga orang pelaku. Ketiga prlaku tersebut adalah MR (19), NJN (42), dan SBR (46), yang merupakan seorang bidan.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan, kasus tersebut bermula pada 19 Desember 2024, saat GH, yang merupakan pacar MR, mengaku telah hamil. Keduanya kemudian mencari cara untuk menggugurkan kandungan.

GH juga menghubungi NJN, ibu kandung MR, untuk memberitahukan kehamilannya sekaligus meminta biaya aborsi sebesar Rp6 juta. Setelah mendapatkan uang tersebut, NJN berangkat ke Banda Aceh untuk menemani GH melakukan aborsi di tempat praktik bidan berinisial SBR di Punge Jurong, Banda Aceh.

"Proses aborsi dilakukan dengan cara meminum obat yang diberikan oleh bidan SBR. Janin dari kandungan GH kemudian gugur dari rahimnya. Setelah itu, GH bersama NJN membayar sebesar Rp2 juta. Keduanya kemudian pulang dengan membawa janin yang dibungkus kain putih untuk ditanam," kata Joko dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 23 September 2026.

Joko juga menjelaskan, pelaku NJN dan MR ditangkap di Pulo Aceh dan Banda Aceh pada Senin, 10 Agustus 2026. Sementara bidan SBR ditangkap di Desa Punge Jurong, Kota Banda Aceh, dua hari setelahnya.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kain putih pembungkus janin, peralatan USG, alat gali tanah, bukti transfer biaya aborsi, obat dan alat aborsi, serta alat komunikasi.

"Para pelaku saat ini diamankan di Polda Aceh untuk menjalani proses hukum dan kepentingan pengembangan, karena disinyalir praktik aborsi yang dilakukan oleh bidan SBR sudah lama berjalan. Para pelaku dijerat dengan Pasal 464 huruf a, Pasal 465 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2023, serta Pasal 20 huruf d UU Nomor 1 Tahun 2023," demikian, pungkas Joko. (*)

Kemenekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Aceh melalui Akselerasi Produk Sulam dan Anyam di Lhokseumawe

By On 17:27

Kemenekraf Akselerasi Kriya Sulam dan Anyam Aceh dari Lhokseumawe
Kemenekraf Akselerasi Kriya Sulam dan Anyam Aceh dari Lhokseumawe.
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Direktorat Kriya kembali mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat Aceh. Upaya tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Akselerasi Produk Kriya (Kriyasi) Sulam dan Anyam Tahun 2026 Visitasi II, yang berlangsung di Kota Lhokseumawe, 22–24 September 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ekraf Peduli, yang diarahkan untuk mempercepat rehabilitasi dan pemulihan aktivitas ekonomi para pelaku ekonomi kreatif yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh.

Melalui program tersebut, pemerintah tidak hanya mendorong pemulihan aktivitas usaha, tetapi juga memperkuat produktivitas, kualitas produk, serta keberlanjutan usaha para pelaku kriya di Aceh.

Program Akselerasi Produk Kriya Sulam dan Anyam tahun ini diikuti 52 peserta, yang terdiri atas pelaku usaha kriya anyaman dan sulam Aceh.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode luring (offline) dan daring (online).



Untuk sesi luring kedua, kegiatan berlangsung pada 22–24 September 2026 di Hotel Rajawali, Kota Lhokseumawe. Sebelumnya, sesi luring pertama telah dilaksanakan pada 31 Agustus–1 September 2026, disertai sesi daring di antara Visitasi I dan Visitasi II.

Perkuat Kualitas dan Daya Saing Produk Lokal
Visitasi II menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan peserta sekaligus memperkuat proses pendampingan. Para peserta diarahkan agar mampu menghasilkan produk kriya yang semakin berkualitas, inovatif, dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.

Kehadiran pemerintah daerah turut memperkuat komitmen pengembangan ekonomi kreatif di Kota Lhokseumawe.

Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Haris S.Sos., M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberlanjutan program seperti ini memiliki peran penting dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif daerah.

Haris berharap para pelaku kriya mampu memanfaatkan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan desain produk sekaligus memperluas akses pasar.

Menurutnya, penguatan produk kriya lokal tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas usaha, tetapi juga bagaimana menciptakan ciri khas Kota Lhokseumawe

Sebagai identitas kreatif Daerah Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Ekraf Haris juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan, produk sulam dan anyaman khas Aceh diharapkan semakin berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Penguatan identitas lokal tersebut diharapkan menjadi modal bagi pelaku kriya untuk mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, sekaligus membuka peluang promosi hingga tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan Akselerasi Produk Kriya Sulam dan Anyam di Lhokseumawe menjadi salah satu langkah konkret untuk menjadikan kekayaan

kerajinan lokal bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga kekuatan ekonomi kreatif yang mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

- Jurnalis M Jafar -

Dukung Ekosistem Nelayan, Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Calon Lokasi SPBUN Galang Baru

By On 22:11

Pertamina Patra niaga
Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Calon Lokasi SPBUN Galang Baru. Foto: Ist
BATAM, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir melalui penyediaan akses energi bagi nelayan, Selasa (21/9/2026). 

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui rencana pengembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang akan berdampingan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari pengembangan ekosistem usaha penunjang sektor perikanan.

Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, melakukan kunjungan ke calon lokasi SPBUN di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi serta berbagai aspek pendukung dalam rencana pengembangan SPBUN.

Berdasarkan evaluasi awal, calon lokasi berada sekitar 200 meter dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)/Kampung Nelayan dan memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan energi sekitar 1.632 kapal nelayan. Peninjauan juga mencakup kesiapan lahan, akses distribusi, serta infrastruktur pendukung menuju lokasi.

“SPBUN diharapkan dapat hadir berdampingan dengan KDMP dan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem usaha nelayan yang semakin terintegrasi. Di dalam ekosistem tersebut terdapat berbagai kebutuhan penunjang aktivitas perikanan, mulai dari akses energi bagi kapal nelayan, produksi es, cold storage, hingga pengelolaan air bersih yang saling mendukung produktivitas masyarakat pesisir,” ujar Panel.

Pengembangan ekosistem tersebut juga diarahkan untuk memanfaatkan energi yang lebih berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi primer untuk mendukung berbagai fasilitas penunjang. Dalam ekosistem ini, Pertamina Patra Niaga berfokus pada penyediaan akses BBM bagi nelayan melalui SPBUN, sejalan dengan peran perusahaan dalam memastikan energi semakin dekat dengan aktivitas produktif masyarakat.

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Regional Sumbagut siap mendukung proses evaluasi calon SPBUN Galang Baru dengan tetap memperhatikan kesiapan lokasi, aspek keselamatan, akses distribusi, serta pemenuhan ketentuan yang berlaku.

“Kehadiran SPBUN diharapkan dapat semakin mendekatkan akses BBM bagi nelayan dan mendukung kelancaran aktivitas melaut. Dengan keberadaan berbagai fasilitas penunjang yang saling berdampingan dalam satu ekosistem, manfaat yang dihadirkan diharapkan dapat mendukung produktivitas sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Galang Baru,” ujar Fahrougi.




Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam mendukung rencana pengembangan SPBUN Galang Baru. Seluruh proses akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan operasional. (*)

Puluhan Jurnalis Yasinan Doakan Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

By On 23:20

Puluhan Jurnalis Yasinan Doakan Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
Puluhan Jurnalis Yasinan Doakan Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Puluhan wartawan dari berbagai media cetak, online dan elektronik menggelar yasinan mendoakan lima jurnalis hilang saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Anak Gunung Krakatau di perairan Selat Sunda.

Kelimanya hingga kini belum ditemukan dan tidak diketahui keberadaannya.

Kelima jurnalis yang hilang dalam tugas peliputan tersebut yakni wartawan Kantor Berita Antara, M Bagus Khoirunnas; Ari Basuki wartawan Merdeka.com; Yudhistiro wartawan iNews; Firdaus jurnalis Anadolu dan Donal wartawan lepas (freelance).

Aksi doa bersama tersebut berlangsung di Anjungan Lapangan Hiraq, Lhokseumawe, Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, dipimpin langsung oleh Tgk Irfan yang diikuti puluhan wartawan wilayah tugas Aceh Utara dan Lhokseumawe serta lintas organisasi yakni Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Pewarta Foto Indonesia (PFI) dan Persatuan Wartawan Aceh (PWA).

Koordinator Panitia Pelaksana Yasinan, Rahmad mengatakan yasinan dan doa bersama tersebut bentuk kepedulian dan solidaritas wartawan di Aceh terhadap kelima jurnalis dan kru kapal yang hilang di Selat Sunda bahkan sudah memasuki hari ke 10. Dengan harapan, seluruh proses pencarian berjalan lancar.

"Kita meminta pertolongan atau mukjizat dari Allah dengan yasinan dan doa bersama hari ini. Semoga kelima jurnalis dan tiga kru kapal segera ditemukan," kata Rahmad.

Rahmad juga berharap seluruh rekan-rekan jurnalis seprofesi tidak hanya agar terus mendoakan kelima jurnalis yang belum diketahui keberadaannya tersebut segera ditemukan.

"Doa bersama ini juga menjadi pengingat di balik tugas jurnalistik di lapangan, terdapat risiko dan tantangan harus dihadapi demi menyajikan informasi kepada publik," imbuhnya.

Sementara itu, Tgk Irfan selaku pemimpin doa bersama itu berharap dengan berkat pembacaan surat yasin, kelima jurnalis beserta kru kapal segera ditemukan serta bisa kembali berkumpul bersama keluarganya jika Allah berkehendak memberikan mereka umur panjang.

"Kendatipun allah berkehendak lain, semoga dengan berkat pahala pembacaan surat yasin ini, jasadnya ditemukan, husnul khatimah dan ditempatkan di tempat terindah sisi Allah," imbuhnya. (*)

Menteri PU Bakal Uji Geoteknik di Lokasi Longsor Aceh Tengah, Fokus Selamatkan Pemukiman Warga

By On 17:32

Menteri PU Bakal Uji Geoteknik di Lokasi Longsor Aceh Tengah, Fokus Selamatkan Pemukiman Warga
Menteri PU Bakal Uji Geoteknik di Lokasi Longsor Aceh Tengah. Foto: For ReporNews.id
ACEH TENGAH, ReportNews.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meminta dilakukan uji geoteknik di lokasi longsor Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, untuk memastikan kestabilan tanah dan menentukan langkah penanganan terhadap delapan rumah warga yang berada di sekitar lokasi. Kajian tersebut menjadi dasar untuk menentukan apakah kawasan masih dapat diperkuat atau perlu dilakukan relokasi demi keselamatan warga.

Menteri Dody menyampaikan, longsor di kawasan tersebut baru pertama kali terjadi. Karena itu, penanganan tidak boleh hanya dilakukan secara sementara, tetapi harus didasarkan pada kajian teknis agar keselamatan warga dapat terjamin dalam jangka panjang.

“Supaya yang kita kerjakan ke depan itu lebih komprehensif, saya minta dilakukan uji geoteknik dulu. Jadi supaya tahu kualitas tanahnya seperti apa, terus kira-kira kita bisa mengerjakan apa agar delapan rumah itu ke depan bisa terselamatkan,” kata Menteri Dody saat meninjau langsung lokasi longsor pada Jumat (18/9/2026).

Menteri Dody menjelaskan, uji geoteknik penting untuk mengetahui karakteristik tanah, tingkat kestabilan lereng, serta potensi pergerakan tanah berikutnya. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan solusi yang sesuai dengan kondisi lapangan dan tidak menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.

Kementerian PU akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti hasil kajian tersebut. Opsi penguatan tanah maupun relokasi akan dipertimbangkan berdasarkan tingkat kerawanan dan aspek keselamatan delapan rumah warga di sekitar lokasi longsor.

“Kalau memang kondisinya sudah parah, kita bisa usulkan ke kepala daerah sebaiknya mereka direlokasi. Tapi kalau bisa kita perbaiki, kita akan perkuat tanahnya,” jelasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menghadirkan penanganan infrastruktur akibat bencana yang lebih terukur, sekaligus memastikan warga tidak kembali menghadapi ancaman longsor di kemudian hari.

Sebagai informasi, bencana tanah longsor di Kampung Sanehen terjadi di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (13/9/2026) sore. Longsor terjadi akibat hujan deras tanpa henti yang mengguyur sejak siang hari.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah mengerahkan excavator untuk melakukan pembersihan material tanah longsor, sehingga material yang menutup lokasi dapat segera disingkirkan. Saat ini, alat berat tersebut masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi longsor susulan.(*)




Mahasiswa Unimal Terjerat Kabel Wifi, Mantan Ketua BEM Desak Polres Ambil Tindakan Tegas

By On 12:23

Mahasiswa Unimal Terjerat Kabel Wifi, ex Ketua BEM Unimal Desak Polres Bertindak Tegas
Mahasiswa Unimal Terjerat Kabel Wifi. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Proyek peremajaan parit di sekitar kawasan Pasar Pagi Batuphat memakan korban. Salah seorang mahasiswa Unimal Muhammad Raziq (24) pada 15 September 2026 yang lalu, Ia mengalami luka cukup dalam di bagian leher hingga harus dilarikan ke RS Arun. Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor Takabeya.

Menanggapi hal tersebut, Mantan Ketua BEM Unimal Periode 2025/2026 Muhammad Ilal Sinaga, S.Sos mendesak Kapolres Lhokseumawe mengambil tindakan tegas. Ia menilai keselamatan atau K3 merupakan hal paling utama dalam pengerjaan sesuatu proyek.

“Tegas saya sampaikan bahwa nyawa sangat berharga. Kami mendesak Kapolres Lhokseumawe menindak tegas kontraktor proyek ini”, tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa korban merupakan salah satu bagian BEM Unimal masa periode kepengurusannya. Ia bersyukur raziq tidak terluka parah walaupun terkena pada anggota tubuh yang vital.

“Raziq merupakan rekanan saya ketika di BEM dahulu. Saya tidak tega melihatnya. sekali lagi tegas saya sampaikan Proses hukum kontraktor”, tutupnya. (*)

Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Hasilkan Inovasi Berkelanjutan

By On 15:02

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026, Hasilkan Inovasi Untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026, Hasilkan Inovasi Untuk Pembangunan Berkelanjutan. Dok. PPN
MEDAN, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) senantiasa tegaskan komitmennya dalam menghasilkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kinerja perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat. Buah dari konsistensi ini berhasil mendapatkan pengakuan di tingkat nasional melalui ajang Enviromental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Bali (10/9/2026).

Komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menghasilkan inovasi dan menjalankan program TJSL ini berhasil borong 40 penghargaan, yakni 12 Platinum, 21 Gold, dan 7 Silver. Penghargaan yang diterima ini diberikan kepada 12 lokasi Pertamina yang tersebar di hampir seluruh area kerja Sumbagut, mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan Riau dengan 7 kategori, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, efisiensi energi, inovasi sosial, pengelolaan sampah, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penurunan emisi, dan perlindungan keanekaragaman hayati.

ENSIA 2026 merupakan ajang apresiasi bagi pelaku usaha yang menghasilkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kinerja perusahaan dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). ENSIA secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan yang edukatif dan inspiratif, antara lain sosialisasi, webinar, seminar, _talk show_, dan _podcast_ yang melibatkan regulator, akademisi, praktisi, serta pelaku industri.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sebagaimana disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menghasilkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kinerja perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat. Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras kolektif yang berfokus pada dampak jangka panjang, bukan sekadar menggugurkan kewajiban perusahaan.

"Penghargaan ini meneguhkan posisi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang konsisten menghasilkan inovasi dan mengembangkan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional. Melalui semua program yang dijalankan ini, kami berupaya menghadirkan inovasi sosial yang tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan," ujar Fahrougi.

Penghargaan Platinum ENSIA 2026 diharapkan semakin memotivasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk terus berinovasi dan menghadirkan program-program TJSL yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*)

PLATFORM Coffee Hub Soft Resmi Dibuka di Lhokseumawe, Hadirkan Kopi, Kuliner dan Ruang Komunitas

By On 13:37

PLATFORM Coffee Hub Soft Opening di Lhokseumawe, Hadirkan Kopi, Kuliner, dan Ruang Komunitas
Waled Lapang Peusijuk PLATFORM Coffee Hub Soft Opening di Lhokseumawe. Foto: Ist
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - PLATFORM Coffee Hub resmi memulai soft opening di Jalan Merdeka No. 2, Kota Lhokseumawe, Senin (14/9/2026). Kehadirannya menawarkan ruang baru bagi masyarakat untuk menikmati kopi, sajian makanan yang tersedia, serta berkumpul dalam suasana yang nyaman.

Soft opening PLATFORM diawali dengan peusijuek yang dipimpin Abu Lapang, santunan anak yatim, dan doa bersama. Rangkaian sederhana tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus harapan agar PLATFORM tumbuh membawa keberkahan bagi team, customer, dan masyarakat sekitar.

Mengusung identitas Coffee • Food • Community, PLATFORM dibangun bukan hanya sebagai tempat menikmati minuman dan makanan. Ke depan, PLATFORM diharapkan menjadi ruang terbuka bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, komunitas, serta talenta lokal untuk bertemu, berdiskusi, dan berkarya.


Owner PLATFORM Coffee Hub, H. Fathani, mengatakan tahap soft opening menjadi awal untuk memastikan pelayanan, kualitas rasa, dan pengalaman customer berjalan dengan baik.

“PLATFORM dibangun bukan hanya sebagai tempat menikmati kopi dan makanan. Kami ingin tempat ini menjadi wadah yang terbuka, tempat orang bisa bertemu, membangun relasi, serta menyalurkan ide dan kreativitas yang positif,” ujar H. Fathani.

Ia menegaskan bahwa prioritas PLATFORM pada tahap awal adalah menghadirkan menu yang siap, harga yang jelas, pelayanan yang ramah, dan suasana yang membuat customer ingin kembali.

Sementara itu, COO PLATFORM Coffee Hub, Bintang Alya Putri, menyampaikan bahwa PLATFORM ingin tumbuh bersama anak muda dan komunitas lokal di Lhokseumawe.

“PLATFORM bukan hanya tentang sebuah tempat. Kami ingin membangun suasana di mana setiap orang merasa diterima, nyaman untuk berkumpul, dan memiliki ruang untuk berkembang. Kami berharap PLATFORM dapat menjadi bagian dari lahirnya karya serta kolaborasi positif dari masyarakat lokal,” katanya.

Dengan konsep tersebut, PLATFORM menghadirkan pilihan kopi, minuman non-kopi, serta sajian makanan yang akan dikembangkan secara bertahap. Pengunjung dapat datang untuk menikmati kopi di pagi hari, bertemu rekan kerja, berbincang bersama sahabat, atau sekadar menikmati suasana sore dan malam di pusat Kota Lhokseumawe.

Kehadiran PLATFORM Coffee Hub diharapkan menambah pilihan ruang berkumpul yang nyaman dan positif di Lhokseumawe.

“Karena setiap orang membutuhkan ruang untuk bertemu, bertumbuh, dan menciptakan sesuatu yang baik. Kami berharap PLATFORM dapat menjadi salah satu ruang itu,” tutup Bintang Alya Putri. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *