BERITA TERBARU

28 Tahun IJTI: Beyond Journalism, Jurnalis Televisi Harus Tetap Setia pada Kebenaran di Tengah Ketidakpastian

By On 00:07

IJTI Memperingati Hari Ulang Tahun ke-28 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA, ReportNews.id - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) memperingati hari ulang tahun ke-28 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Mengangkat tema “Beyond Journalism: Membaca Arah Jurnalisme Televisi di Tengah Ketidakpastian”, peringatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan tantangan sekaligus masa depan jurnalisme televisi di tengah perubahan teknologi, lanskap media, dan dinamika demokrasi.

Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menegaskan bahwa di tengah berbagai perubahan yang terjadi dalam ekosistem media, terdapat prinsip jurnalistik yang tidak boleh berubah, yakni keberpihakan kepada kebenaran dan kepentingan publik.

“Perjalanan jurnalistik itu sangat berat. Tapi satu hal yang tidak boleh berubah adalah kita harus setia kepada kebenaran dan mendukung publik sepenuhnya. Kita harus terus melayani kepentingan informasi untuk publik. Kita berdiri di atas data, kebenaran, dan publik,” tegasnya.

Menurutnya, perubahan teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Karena itu, jurnalis televisi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tetap dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara optimal.

“Yang harus terus berubah adalah bagaimana kita menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang, sehingga kita tetap bisa menjalankan fungsi jurnalistik dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa independensi dan kebebasan pers bukan sesuatu yang dapat dibiarkan tumbuh dan bertahan dengan sendirinya. Kedua hal tersebut harus terus dijaga dan dirawat oleh insan pers bersama seluruh pemangku kepentingan.

Salah satu cara menjaganya, lanjutnya, adalah dengan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, positif, serta tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Kita harus menjaga dan merawat independensi serta kebebasan pers bersama-sama. Caranya dengan terus mengerjakan karya jurnalistik yang positif dan berkualitas, dengan tetap mengedepankan etik dan kebijaksanaan dalam memberitakan apa pun,” katanya.

Kompetensi Wartawan Harus Terus Diperkuat

Di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), IJTI juga memandang peningkatan kompetensi wartawan sebagai kebutuhan yang semakin mendesak.

Kompetensi, menurut Herik Kurniawan memiliki hubungan langsung dengan kualitas karya jurnalistik. Wartawan tidak cukup hanya memahami prinsip dasar jurnalistik, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat.

“Kompetensi jurnalis harus terus ditingkatkan karena kompetensi itu juga akan berbanding lurus dengan peningkatan karya jurnalistik yang dibuat oleh para jurnalis,” tegasnya.

Tema “Beyond Journalism” yang diusung dalam HUT ke-28 IJTI sekaligus menjadi refleksi bahwa masa depan jurnalisme televisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan berita, tetapi juga oleh kemampuan profesi ini untuk beradaptasi, berinovasi, dan tetap mempertahankan nilai-nilai fundamental jurnalistik.

Dalam situasi penuh ketidakpastian, jurnalisme televisi dituntut untuk tidak kehilangan jati dirinya. Teknologi dapat berubah, platform distribusi dapat bergeser, dan pola konsumsi informasi masyarakat dapat berkembang, tetapi prinsip kebenaran, independensi, kepentingan publik, dan etika jurnalistik harus tetap menjadi fondasi.

Pers sebagai Pilar Demokrasi

Ketua Umum Herik Kurniawan IJTI juga mengingatkan bahwa pers tidak dapat berdiri sendiri dalam menjalankan fungsi demokratisnya. Dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem pers yang sehat dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.

“Jurnalis juga tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan kerja sama dengan semua pihak yang terkait. Kita harus sadar bahwa demokrasi dibangun juga oleh pers, di mana pers merupakan salah satu pilar demokrasi,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-28 IJTI di Hall Dewan Pers menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan jurnalisme televisi dalam menghadapi masa depan. Beyond Journalism bukan berarti meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik, tetapi bergerak melampaui batas-batas lama dengan tetap menjadikan kebenaran, kepentingan publik, independensi, etika, dan profesionalisme sebagai pijakan utama. 

Dengan semangat tersebut, IJTI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong jurnalisme televisi yang adaptif terhadap perubahan, kuat menghadapi disrupsi, serta tetap dipercaya publik sebagai salah satu pilar penting demokrasi Indonesia. (Red)







Haji Uma Bantu Pemulangan Jenazah Warga Aceh Utara Tenggelam di Dumai

By On 23:11

Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman (Haji Uma). Foto: For ReportNews.id
JAKARTA, ReportNews.id – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, ikut membantu biaya pemulangan jenazah Musfikal (34), warga Bulukat Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, yang ditemukan meninggal dunia di perairan Dumai, Provinsi Riau, Rabu (19/8/2026).

Musfikal dilaporkan hendak berangkat ke Malaysia untuk mencari pekerjaan pada 14 Agustus 2026. Berdasarkan keterangan keluarga yang disampaikan kepada Haji Uma, bot yang ditumpangi korban diduga karam. Musfikal kemudian ditemukan nelayan dalam kondisi meninggal dunia sekitar empat hari setelah kejadian dan selanjutnya dibawa ke RSUD Dumai untuk menjalani pemeriksaan dan otopsi.

Menurut keterangan pihak rumah sakit, terdapat dua jenazah yang ditemukan warga di perairan Dumai, masing-masing warga Aceh dan warga Nusa Tenggara Barat. Dalam proses pengurusan jenazah Musfikal, keluarga sempat terkendala biaya rumah sakit dan peti jenazah yang mencapai Rp8,03 juta.

Setelah dilakukan koordinasi, keluarga mengumpulkan bantuan sebesar Rp5 juta, sementara Haji Uma membantu Rp3,03 juta. Untuk proses penjemputan dan pemulangan jenazah, keluarga juga membawa ambulans dari Aceh menuju Dumai.

Haji Uma mengatakan pihaknya masih menggali informasi terkait musibah tersebut karena terdapat sejumlah hal yang dinilai belum terungkap, terutama mengenai keberadaan bot dan penumpang lainnya.

“Kematian Musfikal dan satu warga lainnya ini masih menyimpan misteri. Kalau benar bot yang mereka tumpangi karam, kita perlu mengetahui ke mana penumpang lainnya, termasuk nahkoda. Kalau mereka terjatuh ke laut, siapa pemilik bot tersebut dan mengapa tidak ada laporan serta pertanggungjawaban atas kejadian ini,” kata Haji Uma.

Ia menduga keberangkatan korban menuju Malaysia dilakukan melalui jalur ilegal atau jalur belakang tanpa dokumen resmi. Karena itu, Haji Uma telah berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) melalui perwakilan Aceh untuk memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.

Haji Uma juga meminta pihak terkait di Riau menelusuri dan melacak keberadaan serta identitas bot yang berlayar melalui perairan Dumai pada 14 Agustus 2026. Langkah tersebut diperlukan untuk menemukan saksi serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam proses keberangkatan korban.

“Kasus ini harus ditelusuri secara serius untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Kita perlu mencari saksi, mengetahui pemilik bot dan pihak yang memberangkatkan mereka. Jika memang ada praktik pemberangkatan ilegal, hal tersebut harus diungkap dan ditindak sesuai hukum,” ujarnya.

Menurut keterangan keluarga, Musfikal sebelumnya pernah masuk ke Malaysia dan kali ini kembali berencana ke negara tersebut untuk mencari pekerjaan.

Haji Uma menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Musfikal dan satu warga Indonesia lainnya yang ditemukan di perairan Dumai. Ia berharap kedua korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Kita turut berduka atas musibah ini. Semoga arwah kedua korban diterima di sisi Allah SWT. Saya juga mengingatkan masyarakat yang hendak bekerja ke luar negeri agar menempuh jalur resmi dan legal, sehingga keberangkatan lebih aman serta memiliki kepastian perlindungan hukum,” kata Haji Uma. (*)

Inovasi 'Nalor' Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti Raih Sertifikat Hak Cipta

By On 19:35

Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti
Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, S.Kep., MKM. Foto: Istimewa
LHOKSEUMAWE ReportNews.id - Sebuah kebanggaan sekaligus pencapaian berharga hadir dalam dunia pelayanan kesehatan di Kota Lhokseumawe. Buku berjudul "Inovasi Tenaga Kesehatan Lorong (Nalor)" yang digagas oleh Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, S.Kep., MKM, resmi mendapatkan pengakuan dan perlindungan Hak Cipta dari Kementerian Hukum Republik Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Surat Pencatatan Ciptaan nomor pencatatan 001387253 tertanggal 30 Juli 2026.

Adrina Susanti yang juga selaku pencipta karya tersebut sekaligus pemegang hak cipta, mengungkapkan rasa bahagia sekaligus perasaan terharu yang mendalam menyambut keluarnya sertifikat pencatatan hak cipta tersebut.

"Alhamdulillah, saya sangat terharu dan bahagia hari ini, Rabu, 19 Agustus 2006. Akhirnya program buku Nalor ini resmi disahkan oleh negara. Harapan kami, agar petugas kesehatan, khususnya Petugas Penyelenggara Program (PPP) dan umumnya seluruh petugas kesehatan di Kota Lhokseumawe, dapat menjadikan ini sebagai semangat baru dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat," ujar Adrina Susanti.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar agar pengesahan hak cipta ini dapat menjadi pendorong semangat bagi seluruh tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Semoga dengan terbitnya hak cipta ini, dapat menjadi motivasi bagi petugas medis dalam memberikan pelayanan jemput bola dan pendekatan pelayanan kesehatan langsung dari rumah ke rumah kepada masyarakat. Sehingga pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat dapat terjangkau, dirasakan manfaatnya, dan terlayani dengan baik hingga ke akar rumput masyarakat di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe," ungkapnya dengan penuh harap dan ketulusan.

Di balik lahirnya karya inovasi kesehatan ini, tersimpan perjalanan panjang pengabdian dan tekad yang tak pernah padam. Adrina Susanti, wanita kelahiran Aceh Utara pada 26 April 1976 yang kini berusia 50 tahun, sejak bersumpah sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil pada 1 Juni 1999 telah menanamkan niat yang luhur dan teguh di dalam hatinya untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke akar rumput. 

Bagi dirinya, menjadi abdi negara bukan sekadar pekerjaan, melainkan jalan pengabdian untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya tersedia di ruang pelayanan, tetapi hadir langsung di tengah-tengah masyarakat di lorong-lorong, di rumah-rumah, di tempat yang paling membutuhkan.

Niat yang mulia itulah yang kemudian menuntun langkahnya. Pada 7 Oktober 2005, ia dipercaya memegang tanggung jawab sebagai Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti. Di posisi inilah tekadnya semakin nyata. Selama puluhan tahun, ia terus berupaya mendekatkan pelayanan, menjemput kebutuhan masyarakat, dan berinovasi agar tidak ada warga yang tertinggal dari akses kesehatan yang layak. Kini, ia telah mencapai pangkat Pembina IV/C.

"Ketika niat itu mulia untuk masyarakat, maka yang dihasilkan pun akan menjadi baik," itulah prinsip yang selalu ia pegang teguh selama puluhan tahun pengabdiannya. Prinsip inilah yang akhirnya melahirkan gagasan Nalor, sebuah inovasi yang lahir bukan dari teori semata, melainkan dari pengalaman langsung di lapangan, dari kerinduan agar setiap warga dapat merasakan pelayanan kesehatan yang humanis, dekat, dan menyeluruh.

Di sela-sela kesibukannya, ia tetap melangkah bersama keluarga tercinta, suaminya, Azhari, serta kedua anaknya. Kini, di usia ke-50 tahun, Adrina Susanti membuktikan bahwa kesetiaan pada niat awal dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat akan senantiasa membuahkan hasil yang bermanfaat bagi banyak orang. Ia terus melangkah bukan hanya sebagai pejabat atau penulis karya berhak cipta, tetapi sebagai seorang pelayan kesehatan yang tak pernah berhenti bermimpi agar pelayanan kesehatan Indonesia benar-benar sampai ke setiap lorong, setiap rumah, dan setiap warga masyarakat.

Sertifikat hak cipta ini berlaku selama 50 tahun sejak pertama kali diumumkan, dan menjadi bukti nyata bahwa inovasi yang lahir dari pengalaman dan pengabdian langsung di lapangan mendapatkan pengakuan resmi dari negara. Langkah ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi UPTD Puskesmas Banda Sakti saja, tetapi juga dapat menginspirasi seluruh unit pelayanan kesehatan lainnya untuk terus berkreasi dan berinovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang merata, adil, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe. (*)



PLN NP UP Arun Dorong Kemandirian Kelompok Tani Dalam Pengemukan dan Peternakan Kambing

By On 11:06

- PLN NP UP Arun Dorong Kelompok Tani Berdikari Melalui Usaha Penggemukan dan Peternakan Kambing
PLN NP UP Arun Dorong Kelompok Tani Berdikari Melalui Usaha Penggemukan dan Peternakan Kambing. Foto: Istimewa
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Arun (PLN NP UP Arun) terus mewujudkan komitmen tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), perusahaan berkolaborasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Muara Satu untuk mendorong pengembangan dan kemandirian Kelompok Tani Ujung Jaya di Desa Ujung Pacu, Kota Lhokseumawe, Selasa, 18 Agustus 2026.

Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan sektor pertanian dan peternakan sebagai tumpuan perekonomian warga setempat. Dengan pendampingan langsung dari para penyuluh pertanian, Kelompok Tani Ujung Jaya diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha secara lebih baik, produktif, dan berkelanjutan.

Asisten Manajer Business Support PLN NP UP Arun, M. Dimas Mucharomi, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Kelompok Tani Ujung Jaya dalam pengemukan dan peternakan kambjng sehingga dapat semakin berkembang, mandiri, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Dimas.

Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Muara Satu, Yusran, mengapresiasi langkah PLN NP UP Arun dalam mendukung pengembangan kelompok tani di Desa Ujung Pacu.

“Dengan adanya kolaborasi ini, kami dapat memberikan pendampingan dan pengetahuan kepada kelompok tani agar pengelolaan peternakan dapat dilakukan dengan lebih baik dan produktif,” ungkap Yusran.

Dalam kegiatan tersebut, PLN NP UP Arun turut memberikan stimulan berupa indukan kambing untuk mendukung pengembangan peternakan melalui sistem pengembangbiakan (breeding). Bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kapasitas usaha peternakan kelompok, sekaligus mendorong pengembangan usaha yang berkelanjutan dan mampu memberi dampak ekonomi yang luas bagi warga.

Melalui program ini, PLN NP UP Arun berharap Kelompok Tani Ujung Jaya dapat terus berkembang menjadi kelompok yang mandiri, serta mampu mengoptimalkan potensi pertanian dan peternakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ujung Pacu. Program ini juga sejalan dengan semangat PLN Nusantara Power untuk terus memberdayakan masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan - Empowering Nusantara. (*)



Empat Pria Diamankan Polres Lhokseumawe Terkait Pencurian Ratusan Pakaian

By On 20:39

Empat Pria Diamankan Polres Lhokseumawe Terkait Pencurian Ratusan Pakaian
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – Polisi mengungkap kasus dugaan pencurian pakaian dari sebuah gudang di Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Empat pria diamankan dalam perkara tersebut, masing-masing diduga memiliki peran berbeda.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan menjelaskan, satu dari empat orang yang diamankan, yakni SK (36), warga Kecamatan Muara Dua, diduga sebagai orang yang mengambil pakaian dari dalam gudang. Sementara MHN (41), FZ (28), dan MD (43) diduga menerima atau menampung barang yang berasal dari pencurian tersebut.

Peristiwa itu berlangsung pada Rabu malam, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Aksi tersebut diketahui setelah pemilik gudang, Muhammad Iqbal Saputra, mendapat pemberitahuan dari pekerjanya mengenai banyaknya pakaian yang tidak lagi berada di tempat penyimpanan.

“Berawal dari korban Muhammad Iqbal Saputra dihubungi oleh karyawannya bahwa kehilangan pakaian dengan jumlah yang cukup banyak, sehingga korban mencari tahu siapa yang telah melakukan hal tersebut,” kata Ahzan kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Upaya mencari informasi kemudian dilakukan korban. Dari seorang kepala lorong di Desa Kuta Blang, korban memperoleh informasi bahwa terdapat seseorang yang sempat menawarkan pakaian kepada warga. Korban pun meminta agar informasi tersebut segera disampaikan jika orang yang dimaksud kembali muncul.

Petunjuk lain diperoleh dari rekaman CCTV yang berada di sekitar gudang. Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria mengenakan kaus kuning sambil membawa karung goni yang diduga berisi pakaian dari dalam gudang.

Setelah laporan resmi diterima, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Tim Resmob Satreskrim Polres Lhokseumawe mempelajari rekaman CCTV dan melakukan profiling untuk mengidentifikasi orang yang diduga terlibat.

“Setelah korban membuat laporan ke polisi, tim Resmob Satreskrim Polres Lhokseumawe melakukan pemeriksaan rekaman CCTV serta profiling terhadap pelaku,” ujar Ahzan.

Hasil penyelidikan mengarahkan petugas kepada SK. Polisi kemudian mengamankannya di sebuah rumah warga yang berada di Desa Kuta Blang.

Dari pemeriksaan dan pengembangan kasus, penyidik menemukan pakaian yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian. Penelusuran selanjutnya mengarah kepada tiga orang lain yang diduga berperan sebagai penadah. Ketiganya kemudian turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 84 potong pakaian dari berbagai merek serta satu keping CD yang berisi rekaman CCTV.

Namun, barang bukti yang berhasil ditemukan tersebut belum seluruhnya. Polisi masih melakukan pencarian terhadap sekitar 916 potong pakaian, baik baju maupun celana dari berbagai merek, yang tercatat dalam Daftar Pencarian Barang Bukti (DPB).

Total kerugian yang dialami korban akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp410 juta.
Polisi menyatakan SK terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara atas dugaan pencurian. Sementara MHN, FZ, dan MD yang diduga sebagai penadah terancam pidana penjara paling lama enam tahun. (*)

"Jak Ta Pake QRIS": BI Lhokseumawe Gelar Peukan QRIS Meusare-Sare 2026

By On 19:52

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yudo Herlambang dan Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si Perlihatkan Aplikasi QRIS
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yudo Herlambang dan Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si Perlihatkan Aplikasi QRIS. Foto: Istimewa 
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPWBI) Lhokseumawe sukses menyelenggarakan acara puncak Peukan QRIS Meusare-Sare dalam rangka Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 pada 16-17 Agustus 2026 di Harun Convention Hall, Lhokseumawe. Mengusung semangat "Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!" dan tagline "Jak Ta Pake QRIS", kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat akseptasi QRIS, mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat Lhokseumawe mengikuti berbagai kegiatan yang memadukan edukasi digitalisasi, pemberdayaan UMKM, olahraga, kegiatan sosial, hingga hiburan. Rangkaian kegiatan meliputi Pasee QRIS Fun Run 2026, Bazar UMKM, Pojok Literasi Bank Indonesia, Pojok QRIS, showcasing wakaf produktif, penukaran uang logam, CBP Corner, Pasar Murah, QRIS Merdeka Game, perlombaan tradisional dan modern, Kids Corner, serta panggung seni dan budaya. Kegiatan tersebut melibatkan pelaku UMKM, perbankan, pemerintah daerah, dan masyarakat dengan antusiasme yang tinggi.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pelaksanaan Pasee QRIS Fun Run 2026 yang mengusung jargon "Jak Ta Pake QRIS". Pendaftaran kegiatan tersebut berhasil menjaring 1.000 pelari hanya dalam waktu satu jam. Selain menjadi sarana olahraga dan hiburan, kegiatan ini sekaligus menjadi media edukasi mengenai penggunaan QRIS dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, Pojok Literasi Bank Indonesia memberikan edukasi mengenai QRIS, Pelindungan Konsumen, Cinta Bangga Paham Rupiah, Keuangan Inklusif, dan Ekonomi Syariah.

Dari sisi pemberdayaan ekonomi, sebanyak 29 UMKM turut berpartisipasi dalam Bazar UMKM dan seluruhnya telah terintegrasi dengan QRIS. Selama dua hari penyelenggaraan PQN 2026, total nilai transaksi yang tercatat dari aktivitas UMKM dan wakaf produktif mencapai hampir Rp140 juta, yang berasal dari transaksi melalui QRIS maupun pembayaran secara tunai. Capaian tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam berbelanja dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan, sekaligus menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan QRIS sebagai salah satu kanal pembayaran digital yang mudah, nyaman, dan aman.

Selain mendorong transaksi digital, Peukan QRIS Meusare-Sare juga menghadirkan Pasar Murah sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian inflasi daerah. Masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memperoleh manfaat langsung dari sinergi Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Kehadiran Pasar Murah melengkapi rangkaian kegiatan PQN yang tidak hanya berfokus pada digitalisasi sistem pembayaran, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kegiatan juga diwarnai dengan aksi sosial donor darah yang diikuti 150 peserta. Kehadiran kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari semangat Meusare-Sare atau kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ruh pelaksanaan PQN 2026 di Lhokseumawe. Sementara itu, berbagai perlombaan tradisional dan modern, QRIS Merdeka Game, Kids Corner, serta panggung seni dan budaya turut menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang meriah dan inklusif bagi masyarakat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yudo Herlambang, menyampaikan bahwa pelaksanaan Peukan QRIS Meusare-Sare menjadi bukti pentingnya kolaborasi dalam mempercepat transformasi digital. Menurutnya, akselerasi ekonomi digital tidak dapat dilakukan oleh Bank Indonesia sendiri, tetapi membutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, serta masyarakat.

"Yang paling membanggakan adalah traffic transaksi digital yang signifikan selama 2 hari penyelenggaraan PQN 2026. Kami mencatat setidaknya terdapat transaksi digital melalui QRIS yang mencapai 95 Juta Rupiah, baik untuk transaksi UMKM maupun untuk wakaf produktif," ujar Yudo dalam sambutan penutupan Peukan QRIS Meusare-Sare 2026.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., yang mewakili Wali Kota Lhokseumawe, mengapresiasi penyelenggaraan Peukan QRIS Meusare-Sare sebagai bagian dari upaya bersama mendorong digitalisasi ekonomi daerah. la menilai perluasan ekosistem QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dalam transaksi, tetapi juga memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing. "Melalui perluasan ekosistem digital QRIS ini, kita tidak hanya mempermudah transaksi sehari-hari, tetapi juga menaikkan kelas UMKM kita di Kota Lhokseumawe agar mampu berdaya saing global."

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Lhokseumawe menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Bank Indonesia dan seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan. Semangat Meusare-Sare yang berarti bersama-sama atau bergotong royong dinilai telah berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung digitalisasi, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, serta kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Acara puncak Peukan QRIS Meusare-Sare 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai unsur pimpinan dan pemangku kepentingan di Kota Lhokseumawe. Hadir antara lain Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., Komandan Batalyon B Pelopor Sat. Brimob Polda Aceh Kompol Muzakkir, S.H., serta Ketua Mahkamah Syar'iyah Lhokseumawe Dr. Ervy Sukmarwati, S.H.I., M.H. Turut hadir atau diwakili para pimpinan dari Komandan Resor Militer 011/Lilawangsa, Danlanal, DPRK Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Kodim 0103/Aceh Utara, MPU Kota Lhokseumawe, Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Dandenpom Kota Lhokseumawe, Satuan Radar 102 Lhokseumawe, dan Baitul Mal Lhokseumawe. Kehadiran para pimpinan tersebut mencerminkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap penguatan digitalisasi dan pengembangan ekonomi di Kota Lhokseumawe.

Dukungan juga datang dari sektor perbankan dan instansi vertikal. Sejumlah pimpinan perbankan dari BSI, Bank Aceh Syariah Merdeka, Bank Aceh Syariah Samudera, BSN, Bank Muamalat, dan Danamon Syariah turut hadir. Selain itu, hadir pula pimpinan dan perwakilan instansi vertikal, antara lain Bea Cukai, KPP Pratama, KPPN, BPS, dan RRI, serta seluruh tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan Peukan QRIS Meusare-Sare 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Kota Lhokseumawe, perbankan, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif. Perpaduan antara digitalisasi, pemberdayaan UMKM, Pasar Murah untuk mendukung pengendalian inflasi, kegiatan sosial, olahraga, dan hiburan menjadikan PQN 2026 sebagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya merayakan digitalisasi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Lhokseumawe. (*)

Tarmizi Age: Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh

By On 09:55

Eks GAM Danmark
 Tarmizi Age (Almukarram), Eks GAM Danmark   Foto: For ReportNews.id
BANDA ACEH, ReportNews.id – Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Aceh diminta segera menuntaskan implementasi seluruh butir Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki demi menjaga keberlanjutan perdamaian di Aceh.

Desakan tersebut disampaikan Eks GAM Danmark Tarmizi Age, yang akrab disapa Almukarram, selaku inisiator Aceh Goet, menyikapi aksi massa yang berlangsung pada 15 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan 21 tahun perdamaian Aceh.

Menurut Tarmizi Age, aksi massa tersebut merupakan bentuk luapan aspirasi sebagian masyarakat Aceh terhadap persoalan implementasi MoU Helsinki yang dinilai belum sepenuhnya diselesaikan.

“Pemerintah Aceh dan Pemerintah Indonesia harus segera menuntaskan setiap persoalan yang terkandung dalam perjanjian damai untuk diimplementasikan,” ujar Tarmizi Age, Selasa (18/8/2026).

Ia mengingatkan, persoalan yang tidak segera diselesaikan berpotensi menimbulkan kekecewaan yang lebih besar di tengah masyarakat.

“Jika ini tidak dilakukan, ada kekhawatiran pergerakan protes bisa lebih besar. Setiap pergolakan besar biasanya dimulai dari masalah kecil yang tidak terselesaikan dengan baik,” katanya.

Simbol Aceh

Tarmizi menyoroti salah satu poin dalam MoU Helsinki, khususnya Pasal 1.1.5 yang mengatur bahwa Aceh memiliki hak untuk menggunakan simbol-simbol wilayah, termasuk lambang, bendera, dan himne sebagai simbol kekhususan Aceh.

Menurutnya, ketentuan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan damai yang telah ditandatangani Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005.

“Dalam MoU Helsinki jelas tertulis mengenai hak Aceh terhadap simbol wilayah. Namun, setelah 21 tahun perdamaian, persoalan implementasi terhadap ketentuan tersebut masih belum tuntas. Begitu juga dengan sejumlah pasal lainnya,” ujar Tarmizi.

Ia menegaskan bahwa perdamaian bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat Aceh. Karena itu, menurutnya, implementasi MoU Helsinki menjadi penting agar kesepakatan damai tidak dipandang hanya sebagai dokumen yang berhenti di atas kertas.

Jangan Ada Lagi Darah Mengalir di Aceh

Tarmizi mengajak seluruh pihak untuk menjaga perdamaian Aceh yang telah berlangsung selama 21 tahun.

“Perdamaian sangat penting dijaga oleh rakyat Aceh. Namun, perjanjian juga penting diimplementasikan agar tidak ada pihak yang merasa bahwa perjanjian ini hanya sebatas di atas kertas,” katanya.

Ia kembali mendesak pemerintah agar segera menjalankan seluruh amanat perjanjian perdamaian sesuai kesepakatan.

“Kita tidak mau lagi ada darah yang mengalir di Aceh. Sudah cukup. Marilah perjanjian damai yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia, diimplementasikan di Aceh dengan keikhlasan semua pihak, baik Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Aceh,” pungkas Tarmizi Age. (*)

Ayahwa Minta Warga Binaan Berubah, Keluar dari Lapas Harus Jadi Orang Baik

By On 15:38

Ayahwa Minta Warga Binaan Berubah, Keluar dari Lapas Harus Jadi Orang Baik
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, SE., MM.,  (Ayahwa) Kunjungi Warga Binaaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lhoksukon. Foto: Istimewa
LHOKSUKON, ReportNews.id – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, SE., MM., alias Ayahwa meminta seluruh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lhoksukon menjadikan masa hukuman sebagai sarana berbenah diri dan menimba ilmu layaknya di pesantren (dayah) dan berubah setelah keluar dari Lapas.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Ayahwa saat mengunjungi Lapas Kelas II B Lhoksukon di Gampong Kuta Lhoksukon usai memimpin Upacara Pengibaran Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia di halaman kantor bupati setempat, Senin (17/8/2026).

"Lapas ini adalah tempat pengajian bagi kalian. Harus berubah, jangan ada lagi kejahatan. Keluar dari sini harus jadi Tgk. Imum. Jangan sampai tahun depan saya ke sini lagi, masih ada wajah-wajah lama," ujar Ayahwa di hadapan para narapidana.

Ayahwa menegaskan pentingnya niat untuk bertobat serta menjaga ibadah selama menjalani masa hukuman. Ia mengingatkan para penghuni lapas, khususnya generasi muda, agar tidak merusak masa depan mereka sendiri.

Pada kesempatan itu, Bupati Ayahwa turut menyoroti kondisi Lapas Lhoksukon yang kini mengalami kelebihan kapasitas (overcapacity) drastis. Saat ini, lapas tersebut dihuni oleh 372 orang, dari kapasitas normal yang seharusnya hanya untuk 80 penghuni.

"Saya menginginkan semua masyarakat Aceh Utara taat hukum. Kasihan kita melihat lapas ini sangat padat. Ke depan lapas ini harus kosong, angka kejahatan harus minim agar sejalan dengan motto Aceh Utara Bangkit," kata Ayahwa yang disambut tepuk tangan warga binaan Lapas.

Setelah berinteraksi dengan para warga binaan, Bupati Ayahwa kemudian meninjau setiap kamar hunian untuk menyerahkan bantuan uang tunai secara langsung sebagai bentuk kepedulian.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II B Lhoksukon, Muhidfuddin, menyebutkan sebanyak 252 narapidana menerima Remisi Umum HUT Ke-81 RI Tahun 2026, dengan pengurangan masa hukuman bervariasi mulai dari satu hingga lima bulan.

"Pengurangan masa hukuman tertinggi yaitu lima bulan. Narapidana yang menerima remisi didominasi oleh kasus narkoba," terang Muhidfuddin.

Menyikapi lonjakan jumlah penghuni yang melebihi kapasitas hingga empat kali lipat, Muhidfuddin berharap adanya dukungan dari seluruh pihak untuk mendorong percepatan pembangunan fasilitas baru.

"Harapan kami, semua pihak termasuk insan pers dapat bersama-sama mendorong agar segera direalisasikan pembangunan Lapas Kelas II B Lhoksukon yang baru demi kenyamanan dan efektivitas pembinaan," pungkasnya. (*)

Piasan Raya HUT ke-81 RI di Blang Peuria, Semarak Lomba dan Kebersamaan Warga

By On 11:46

Piasan Raya Sambut HUT ke-81 RI di Blang Peuria, Warga Siap Meriahkan Perlombaan
Piasan Raya Sambut HUT ke-81 RI di Blang Peuria. Foto Ramadhan
ACEH UTARA, ReportNews.id - Meski ditengah kondisi paska hampir setahun bencana besar melanda Aceh, semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, 17 Agustus 2026.

Beragam perlombaan rakyat dalam rangka Piasan Raya Kemerdekaan siap digelar untuk menghibur masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar warga.

Puncak perlombaan dijadwalkan berlangsung Senin, 17 Agustus 2026, mulai pukul 13.30 WIB di lapangan sepak bola Blang Peuria.

Berbagai lomba khas perayaan kemerdekaan akan memeriahkan suasana. Mulai dari tarik tambang, balap karung, makan kerupuk, lari kelereng, membawa balon, tepung estafet, hingga pancing botol.

Ketua Panitia Pelaksana, Riski Muhardi, mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Tak berhenti pada perlombaan siang hari, kemeriahan akan berlanjut pada malam puncak, Senin malam. Acara tersebut akan dimeriahkan dengan fashion show cilik sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan.

Sebelumnya, sejak 7 Agustus 2026, sejumlah kegiatan dalam rangkaian Piasan Raya juga telah dilaksanakan. Di antaranya turnamen badminton, sepak bola antar lorong, lomba azan untuk anak-anak dan dewasa, cerdas cermat, lomba mewarnai anak-anak, serta lomba pidato untuk anak-anak dan remaja.

Menurut panitia, Piasan Raya bukan sekadar ajang hiburan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat gotong royong, sportivitas, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Panitia pun mengajak seluruh masyarakat Blang Peuria untuk hadir dan ikut memeriahkan rangkaian perayaan kemerdekaan tersebut.

Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, Piasan Raya Kemerdekaan di Blang Peuria diharapkan berlangsung meriah dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh warga.

Dengan semangat kebersamaan, Piasan Raya Kemerdekaan di Blang Peuria diharapkan tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga memperkuat hubungan antar warga serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh masyarakat.

Jangan lewatkan keseruannya! Senin, 17 Agustus 2026, pukul 13.30 WIB, seluruh warga Blang Peuria diajak berkumpul di lapangan sepak bola Blang Peuria untuk bersama-sama memeriahkan Piasan Raya menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (*)

Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Wagub Aceh Serukan Jaga Perdamaian dan Wujudkan Aceh Sejahtera

By On 11:31

Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Wagub Aceh Serukan Jaga Perdamaian dan Wujudkan Aceh Sejahtera
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (dek Fadh),  Pimpin Upacara HUT RI ke-81. Foto: Humas Setda Aceh
BANDA ACEH, ReportNews.id - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (dek Fadh) menyerukan kepada seluruh rakyat Aceh untuk menjaga perdamaian dan bahu-membahu mewujudkan Aceh yang sejahtera. Pesan itu disampaikan Fadhlullah usai memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (17/8/2026).

“Kepada seluruh rakyat Aceh, mari kita jaga perdamaian dan bahu-membahu wujudkan Aceh sejahtera,” kata Fadhlullah kepada wartawan usai upacara.

Ia menegaskan, keamanan dan kenyamanan merupakan hal utama yang harus dijaga agar masyarakat Aceh dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, termasuk dalam menjalankan ibadah.

“Keamanan dan kenyamanan adalah utama, agar masyarakat Aceh tenang melakukan aktivitas, terutama beribadah,” ujarnya.

Sebelumnya, Fadhlullah bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dipusatkan di Lapangan Blang Padang. Ia juga memimpin pembacaan Pancasila dalam rangkaian upacara tersebut.

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dipimpin Ketua DPR Aceh Zulfadli, sedangkan pembacaan doa dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh Azhari.

Upacara dipimpin Komandan Upacara Letnan Kolonel Infanteri Dana Pranata, yang juga menjabat Komandan Batalyon Infanteri 112/Dharma Jaya.

Prosesi pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh Paskibraka Aceh. Pembawa baki bendera adalah Kasyfa Zayyan Latjuba, siswi SMA Negeri 11 Banda Aceh.

Tiga pengibar bendera yakni M Alahza Kusuma dari SMA Negeri 1 Aceh Barat, Rizky Maulana Alsyukhran dari SMA Negeri 1 Tapaktuan, dan Fatur Rachman dari SMA Negeri 1 Langsa.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Pangdam Iskandar Muda Joko Hadi Susilo, Kapolda Aceh Ruddi Setiawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Teuku Rahmatsyah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, serta Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir.

Usai upacara, Wagub dan seluruh peserta upacara lainnya melanjutkan agenda selanjutnya, yaitu mengikuti secara virtual dari Anjong Mon Mata komplek meuligoe Gubernur Aceh upacara peringatan detik detik proklamasi Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Istana Negara IKN dan Istana Merdeka Jakarta. (*)

- Jurnalis Armia Jamil -

Diskon Rp450 per Liter, Semarak Merdeka MyPertamina Hadir di Wilayah Sumbagut

By On 10:42

Semarak Merdeka MyPertamina, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Diskon Rp450 per Liter
 Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Diskon Rp450 per Liter. Foto: Dok. PPN
MEDAN, ReportNews.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menghadirkan program Semarak Merdeka MyPertamina berupa potongan harga Rp450 per liter untuk pembelian Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamina Dex melalui aplikasi MyPertamina.

Program yang berlangsung pada 17–18 Agustus 2026 ini menjadi bentuk apresiasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kepada masyarakat dalam momentum kemerdekaan, sekaligus memberikan pengalaman bertransaksi yang mudah dan menguntungkan bagi konsumen melalui MyPertamina.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi mengatakan, semangat kemerdekaan menjadi momentum bagi Pertamina untuk terus meningkatkan pelayanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Semarak Merdeka MyPertamina merupakan bentuk apresiasi kami kepada masyarakat dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami ingin masyarakat turut merasakan semarak kemerdekaan melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada konsumen,” ujar Sunardi.

Untuk menikmati promo tersebut, konsumen dapat melakukan pembelian Pertamax Turbo, Pertamax, atau Pertamina Dex menggunakan aplikasi MyPertamina dengan minimal transaksi Rp17.000. Potongan harga sebesar Rp450 per liter berlaku untuk pembelian maksimal 17 liter dalam satu struk transaksi.

Setiap konsumen dapat menikmati promo sebanyak satu kali selama periode program berlangsung. Promo berlaku pada 17–18 Agustus 2026 di seluruh SPBU yang melayani transaksi menggunakan aplikasi MyPertamina.

Sunardi menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk terus memperluas kemudahan layanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan transaksi digital.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Semarak Merdeka MyPertamina ini sekaligus menggunakan produk BBM berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraan. Semoga semangat kemerdekaan terus mendorong kita untuk bersama-sama memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” tambah Sunardi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pembelian BBM di SPBU resmi Pertamina sesuai kebutuhan. Informasi lebih lanjut mengenai program, produk, dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Customer Solution 135. (*)

Wagub Aceh Hadiri Haul Ke‑4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Blang Bladeh

By On 23:12

Wagub Aceh Hadiri Haul Ke‑4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Blang Bladeh. Foto: Humas Setda Aceh
BIREUEN, ReportNews.id – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, menghadiri Haul ke-4 Tgk. H. Muhammad Amin bin Mahmud Syah atau yang lebih dikenal dengan Abu Tumin, pimpinan Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam, Blang Bladeh, Kabupaten Bireuen, Minggu (16/8/2026).

Kehadiran Wakil Gubernur Aceh dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap sosok ulama yang telah memberikan pengabdian besar dalam bidang pendidikan Islam, dakwah, serta pembinaan umat di Aceh.

Wagub Aceh hadir bersama istri, Mukarramah, selaku Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh. Turut mendampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si., serta Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP.

Kedatangan Wagub Aceh disambut keluarga almarhum, di antaranya Tu Haidar dan Tu Ahmat, bersama sanak keluarga Abu Tumin. Kehadiran keluarga besar almarhum turut memberikan suasana kekeluargaan dalam rangkaian kegiatan haul tersebut.

Haul ke-4 Abu Tumin turut dihadiri sejumlah ulama dari berbagai daerah di Aceh, termasuk para alumni Dayah Babussalam. Di antaranya Abi Drs. Tgk. H. M. Daud Hasbi, M.Ag., Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin Kota Banda Aceh; Abu H. M. Yunus Adami atau Abu M. Yunus Palda, Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur Paloh Lada, Aceh Utara; Abu Zainuddin Bayu; serta Tgk. H. Athaillah Ishak Al Amiry atau Abu Ulee Titi, Pimpinan Dayah Raudhatul Thalabah Ulee Titi.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Aceh mengikuti rangkaian kegiatan haul dan doa bersama untuk almarhum. Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan para ulama, pimpinan dayah, keluarga besar Abu Tumin, para alumni, serta masyarakat.

Wakil Gubernur Aceh menyampaikan bahwa sosok ulama seperti Abu Tumin memiliki tempat penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan keagamaan masyarakat Aceh. Keteladanan, keilmuan, serta pengabdian beliau diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Menurutnya, warisan terbesar seorang ulama bukan hanya berupa lembaga pendidikan yang ditinggalkan, tetapi juga ilmu, akhlak, keteladanan, dan nilai-nilai kebaikan yang terus hidup serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

Wagub Aceh berharap silaturahmi dan kebersamaan antara Pemerintah Aceh dengan para ulama serta pimpinan dayah terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus membangun generasi Aceh yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan daerah.

Lebih dari itu, semangat dan keteladanan para ulama diharapkan menjadi bagian penting dalam meletakkan fondasi bagi masa depan Aceh yang semakin Islami, bermartabat, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat, dan kebersamaan.

Haul ke-4 Abu Tumin berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang jasa dan mendoakan almarhum, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen Aceh untuk meneruskan perjuangan para ulama dalam menjaga agama, membina umat, dan membangun Aceh yang lebih baik ke depan. (*)

- Jurnalis Armia Jamil -

Dukung Kesejahteraan Keluarga, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sabet Empat Penghargaan

By On 17:59

Komitmen Dukung Kesejahteraan Keluarga, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Empat Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Empat Penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Foto: Istimewa
MEDAN, ReportNews.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut buktikan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan keluarga, pengasuhan anak, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan menerima empat penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas berbagai inisiatif perusahaan yang mengintegrasikan aspek kesejahteraan keluarga, kesehatan pekerja, dan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan program-program berkelanjutan, Minggu (16/8/2026).

Empat penghargaan yang diterima Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut meliputi penghargaan sebagai Perusahaan Penyedia Fasilitas Daycare di Lingkungan Kerja, penghargaan atas partisipasi dan kerja sama dalam mendukung Kerabat di Tamasya Seri Spesial Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, penghargaan atas partisipasi dan kerja sama dalam mendukung Kerabat Tamasya Seri Spesial Harganas ke-33 mengenai peran ayah dalam pengasuhan anak usia dini dengan tema “Ayah Terlibat, Anak Berkualitas”, serta penghargaan atas Bantuan Rumah Layak Huni (RLH) dalam mendukung Program GENTING.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga sekaligus mendukung program-program pemerintah di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Bagi Pertamina Patra Niaga, dukungan terhadap pengasuhan anak dan kesehatan mental keluarga bukan hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang lebih sehat, fokus, dan produktif,” ujar Fahrougi.

Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas daycare di lingkungan kerja, yang menjadikan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sebagai salah satu perusahaan pertama yang menghadirkan fasilitas tersebut sebagai bagian dari strategi kesehatan pekerja dan keluarga. Kehadiran daycare memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak pekerja sekaligus mendukung keseimbangan antara kehidupan keluarga dan pekerjaan.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga aktif mendukung berbagai program penguatan keluarga melalui edukasi pengasuhan anak, peningkatan peran ayah dalam tumbuh kembang anak usia dini, serta bantuan sosial kepada masyarakat melalui program Rumah Layak Huni (RLH) dalam mendukung Program GENTING.

Fahrougi menambahkan bahwa perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa pekerja yang memiliki dukungan keluarga yang baik akan memberikan dampak positif terhadap produktivitas, kesehatan, dan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Karena itu, kami akan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung keluarga, anak, dan masyarakat sebagai bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menciptakan nilai bersama bagi lingkungan sekitar,” tutup Fahrougi.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya keluarga yang berkualitas, lingkungan kerja yang inklusif, serta masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *