BERITA TERBARU

Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Perkuat UMKM, Siap Hadapi Pasar Global

By On 22:14

Bangun Kekuatan Usaha: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Buka Jalan UMKM ke Pasar Global. Foto: Dok.PPN

PEKAN BARU, ReportNews.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan pelatihan Go Global Academy bagi mitra binaannya. Kegiatan yang bekerja sama dengan Universitas Riau ini diikuti oleh 10 UMKM binaan dan berlangsung di Pekanbaru pada 29–30 Juni 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan pelatihan ini diikuti oleh 10 UMKM terpilih yang terdiri atas 8 UMKM sektor kuliner dan 2 UMKM sektor ekonomi kreatif. Seluruh peserta merupakan mitra binaan Pertamina, Rumah BUMN Pertamina, serta alumni UMK Academy 2025.

“Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar semakin tangguh dan berdaya saing, serta memperkuat fondasi bisnis UMKM untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global,” ujar Fahrougi.

Ia menjelaskan, selama dua hari pelatihan peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan, mulai dari standardisasi produk, legalitas usaha, tata kelola bisnis, branding, sustainability, ESG, kepabeanan, hingga kesiapan ekspor. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi bisnis sekaligus meningkatkan kesiapan UMKM dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti klinik bisnis, yaitu sesi konsultasi bersama para pakar. Melalui kegiatan ini, setiap UMKM dapat mendiskusikan tantangan yang dihadapi, memperoleh solusi yang tepat, serta mendapatkan masukan strategis untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.

“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring, membangun kolaborasi, serta menumbuhkan semangat agar produk-produk UMKM Indonesia semakin berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjadi kebanggaan di pasar global,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Fahrougi berharap semakin banyak UMKM binaan yang mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta menembus pasar internasional sehingga produk lokal Indonesia semakin dikenal dan dibanggakan di tingkat global.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mengikuti setiap sesi pelatihan, termasuk saat berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber.

Peserta pelatihan sekaligus Owner Laksamana Snack, Citra Sari, menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas penyelenggaraan pelatihan Go Global Academy tersebut.

“Saya berterima kasih sekali kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas pelatihan yang diadakan selama dua hari ini. Kegiatan ini sangat membantu UMKM seperti saya agar lebih siap untuk go global,” kata Citra.

Hal senada disampaikan oleh peserta lainnya sekaligus Owner Permata Food, Suryani, yang mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan sejak bergabung sebagai mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Selain itu, ia juga pernah mengikuti pameran bersama Pertamina yang diselenggarakan di Jakarta dan Pekanbaru.

“Alhamdulillah, selama bergabung dengan Pertamina Patra Niaga kami mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu, terutama melalui pelatihan Go Global Academy ini. Kami belajar tentang produksi yang baik, pengelolaan tempat usaha yang lebih baik, serta berbagai hal penting lainnya. Harapan kami, Permata Food benar-benar bisa go global,” kata Suryani.

Melalui penyelenggaraan Go Global Academy, Pertamina Patra Niaga turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), melalui penguatan kapasitas, peningkatan daya saing, dan perluasan akses pasar bagi UMKM sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (*)





Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dukung MotoPrix Region A Sumatera di Aceh

By On 16:10

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Industri Olahraga Otomotif melalui Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region A Sumatera di Aceh. Foto: Ist

ACEH BESAR, ReportNews.id
- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Sales Area Retail Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga otomotif nasional pada ajang Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region A Sumatera Putaran 4 yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Sirkuit NP Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

Kompetisi yang diikuti oleh 107 pembalap dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera tersebut menjadi salah satu ajang pembinaan pembalap sekaligus wadah untuk meningkatkan prestasi olahraga otomotif di tingkat regional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan ajang balap, Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Aceh menyediakan Pertamax Turbo, BBM berkualitas tinggi dengan RON 98 yang dirancang untuk mendukung performa mesin yang lebih optimal, sekaligus menjadi bagian dari semangat para pembalap dalam menghadirkan aksi terbaik di lintasan. Kehadiran Pertamax Turbo di MotoPrix Region A Sumatera merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadirkan energi berkualitas guna menunjang performa kendaraan selama kompetisi berlangsung.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa dukungan Pertamina terhadap ajang MotoPrix merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk berkualitas sekaligus mendukung pengembangan ekosistem olahraga otomotif di Indonesia.

"Pertamax Turbo merupakan produk BBM berkualitas tinggi yang dirancang untuk mendukung performa mesin berteknologi tinggi, termasuk pada kendaraan yang digunakan dalam kompetisi balap. Melalui dukungan pada ajang Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region A Sumatera, Pertamina ingin memastikan para pembalap memperoleh produk yang sesuai dengan kebutuhan performa kendaraan, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam mendukung pembinaan talenta olahraga otomotif di Indonesia," ujar Fahrougi.

Selain menjadi ajang kompetisi, MotoPrix Region A Sumatera juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia otomotif, komunitas, dan industri energi dalam mendorong lahirnya pembalap-pembalap berprestasi dari Indonesia untuk berkembang di kancah dunia. Pertamina berharap dukungan ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekosistem motorsport yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

Melalui penyediaan energi berkualitas, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mendorong prestasi olahraga nasional sekaligus menghadirkan produk yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk bagi kendaraan dengan spesifikasi dan performa tinggi. (*)

Pertamina Patra Niaga dan GESID Perkuat Ekosistem Halal Berkelanjutan

By On 21:22

Seminar Makanan dan Wisata Halal: Perkuat Ekosistem Halal Bersama Pertamina dan GESID. Foto: Dok PPN

LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Sebagai wujud komitmen dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan daya saing pelaku usaha lokal, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe berkolaborasi dengan Generasi Emas Indonesia (GESID) Halal Center Lhokseumawe dan RRI Lhokseumawe menyelenggarakan Seminar Halal Food & Tourism bertema "Peluang dan Tantangan dalam Pengembangan Ekosistem Halal Berkelanjutan" di Aula RRI Lhokseumawe pada Kamis, (25/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas 9 orang anggota kelompok UMKM binaan CSR IT Lhokseumawe serta pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem halal yang mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Ketua Umum GESID Halal Center Lhokseumawe, Maimun Saleh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem halal memerlukan sinergi berbagai pihak agar pelaku usaha tidak hanya mampu memenuhi aspek kehalalan produk, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih tinggi di tingkat regional maupun nasional.

"Pengembangan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Melalui sinergi tersebut, pelaku usaha diharapkan tidak hanya memenuhi standar kehalalan produk, tetapi juga semakin kompetitif sehingga mampu berkembang dan bersaing di tingkat regional maupun nasional," ujar Maimun.

Sementara itu, Supervisor HSSE & Fleet Safety Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Lhokseumawe, Arnoldus Setyawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan.

"Pertamina meyakini bahwa penguatan ekosistem halal dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan daya saing UMKM sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, kami berharap tercipta ekosistem yang saling mendukung sehingga produk-produk lokal mampu berkembang secara berkelanjutan," ujar Arnoldus.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengembangan ekosistem industri halal. Kepala RRI Lhokseumawe memaparkan peran media dalam mendukung pengembangan halal tourism, sementara Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe mengulas potensi produk lokal, ketahanan pangan, serta keberlanjutan produk halal. Dari sisi regulasi dan keagamaan, Kementerian Agama Kota Lhokseumawe menyampaikan materi mengenai sertifikasi halal, sedangkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM membahas penguatan industri serta pengembangan UMKM halal yang berdaya saing.

Sebagai wujud dukungan terhadap percepatan pengembangan ekosistem halal, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat halal kepada salah satu UMKM lokal sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas, daya saing, dan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal.

Melalui kolaborasi bersama GESID Halal Center dan RRI Lhokseumawe, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berupaya untuk menekankan pentingnya penerapan standar halal sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk dan daya saing usaha bagi para UMKM. Sinergi ini juga diharapkan mampu memperkuat jejaring kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas UMKM dan kolaborasi lintas sektor.

"Pengembangan ekosistem halal merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan komitmen Pertamina dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Kami meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, media, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci dalam memperkuat daya saing UMKM, sehingga tidak hanya mampu memenuhi standar kehalalan produk, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Fahrougi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang berfokus pada pengembangan kapasitas masyarakat dan pemberdayaan ekonomi lokal. Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas UMKM, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui peningkatan daya saing industri halal, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengembangan potensi ekonomi lokal, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi multipihak dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan.

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Latih Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Darurat SPBU Aceh Besar

By On 10:09

Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Melalui Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat SPBU di Aceh Besar. Foto For ReportNews.id


ACEH BESAR, ReportNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat aspek keselamatan operasional melalui kegiatan Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang dilaksanakan di SPBU CODO 13.233.404, Kabupaten Aceh Besar, pada 8–10 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Sales Area Retail Aceh, Fuel Terminal Krueng Raya, PT Elnusa Petrofin, dan HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Sebanyak 75 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 50 peserta eksternal termasuk pengawas SPBU wilayah Kota Banda Aceh serta 25 pekerja dan operator SPBU CODO 13.233.404.

Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pelatihan First Aider yang berlangsung di Ruang Serbaguna Sales Area Retail Aceh, hingga sesi tabletop exercise dan simulasi lapangan yang dilaksanakan langsung di SPBU CODO 13.233.404.

Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan penanganan skenario keadaan darurat berupa terjadinya luberan BBM saat proses pembongkaran yang kemudian memicu kebakaran pada Mobil Tangki PT Elnusa Petrofin di area SPBU. Simulasi dilakukan untuk menguji efektivitas prosedur tanggap darurat, koordinasi antar fungsi, serta kesiapan personel dalam menghadapi potensi insiden di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan budaya keselamatan di seluruh lini operasional.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional Pertamina. Melalui pelatihan dan simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh personel, mitra kerja, dan pemangku kepentingan terkait memiliki kesiapan serta kemampuan respons yang cepat dan tepat dalam menghadapi kondisi darurat sehingga risiko terhadap manusia, lingkungan, maupun aset perusahaan dapat diminimalkan,” ujar Fahrougi.

Sementara itu, Regional Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Agoeng Priyanto, menyampaikan bahwa simulasi penanggulangan keadaan darurat merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh personel dan mitra kerja memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi potensi risiko operasional.

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab fungsi HSSE, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pekerja dan mitra kerja dalam setiap aktivitas operasional. Melalui simulasi yang dilakukan secara berkala, kami berharap seluruh personel semakin siap menghadapi kondisi darurat sehingga dapat meminimalkan risiko terhadap manusia, lingkungan, aset, dan keberlangsungan operasional,” ujar Agoeng.

Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap seluruh peserta dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam kondisi darurat, meningkatkan koordinasi lintas fungsi, serta memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) guna mendukung operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. (*)

- Jurnalis Armia Jamil -




Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Patra Niaga Teluk Kabung Tanam Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan

By On 12:42

transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Pasumpahan, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kota Padang, Kamis (4/6/2026). Foto: For ReportNews.id




PADANG, ReportNews.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung melaksanakan kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Pasumpahan, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kota Padang, Kamis (4/6).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung, Human Initiative, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, serta Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Teluk Olo Sungai Pisang sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut.

Transplantasi terumbu karang dilakukan menggunakan metode Artificial Reef Concrete (ARC), yaitu teknik rehabilitasi terumbu karang dengan memanfaatkan kerangka buatan berbahan beton sebagai media tumbuh dan berkembangnya fragmen karang. Pada kegiatan ini, fragmen terumbu karang yang sehat diambil dari sumber yang sesuai, kemudian dipasang pada struktur ARC untuk direplikasi dan dikembangkan menjadi habitat baru bagi berbagai biota laut.

Area perairan Pulau Pasumpahan dipilih karena memiliki potensi keanekaragaman hayati laut yang tinggi serta menjadi salah satu kawasan yang memiliki peran penting dalam mendukung keseimbangan ekosistem pesisir di Teluk Kabung Selatan. Melalui transplantasi terumbu karang ini diharapkan dapat meningkatkan tutupan karang, memperbaiki habitat ikan, serta mendukung keberlanjutan sumber daya laut bagi masyarakat pesisir.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

"Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ekosistem laut. Melalui transplantasi terumbu karang ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap upaya rehabilitasi lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut," ujarnya.

Lurah Teluk Kabung Selatan, Darusman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan untuk melestarikan perairan di wilayah Teluk Kabung.

“Kami berterima kasih kepada Pertamina telah melakukan kegiatan ini di Teluk Kabung Selatan, semoga dengan adanya transplantasi terumbu karang sebagai rumah biota laut dapat bermanfaat bagi masyarakat kami yang bekerja sebagai nelayan,” ujar Darusman

Sementara, Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Marwan, menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berperan aktif terhadap pelestarian lingkungan.

“Kami memberikan apresiasi pada Pertamina atas kegiatan konservasi kawasan pesisir dan peran aktifnya dalam pengembangan terumbu karang di Sungai Pisang ini.”

Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dan kelompok pengawas pesisir setempat sebagai bentuk penguatan peran komunitas dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Dengan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, program rehabilitasi terumbu karang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar

Melalui sinergi antara pemerintah, perusahaan, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat, kegiatan transplantasi terumbu karang ini menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya konservasi laut serta mewujudkan lingkungan yang lebih lestari bagi generasi mendatang. Hal ini selaras dengan SDGs 14, yaitu Ekosistem Laut.

- Jurnalis Armia Jamil -





Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H

By On 20:43


Warga sedang menerima daging qurban. Foto: Ist

MEDAN, ReportNews.id – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyalurkan bantuan hewan kurban berupa 163 ekor sapi dan 98 ekor kambing kepada masyarakat di berbagai wilayah operasional perusahaan, Kamis (27/5/2026).

Penyaluran hewan kurban ini dilakukan di 24 lokasi operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan 9 yayasan yang tersebar di lima provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus berbagi kebahagiaan dan kepedulian sosial pada Hari Raya Iduladha.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional Pertamina sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui Hari Raya Iduladha ini, Pertamina berharap bantuan hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menjaga hubungan harmonis serta memperkuat kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Fahrougi.

Sementara itu, Ketua Badan Dakwah Islam (BDI) Regional Sumbagut, M. Rifki Ishadijanto, menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha menjadi pengingat pentingnya nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.

“Kami berharap penyaluran hewan kurban ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat semangat kebersamaan, kepedulian, dan ukhuwah di lingkungan sekitar wilayah operasional Pertamina,” ungkapnya.

Selain menyalurkan bantuan hewan kurban, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama Hari Raya Iduladha. Pertamina turut memperkuat pasokan BBM dan LPG serta menyiagakan sarana dan layanan distribusi guna mendukung kelancaran ibadah, mobilitas, dan silaturahmi masyarakat selama perayaan Hari Raya.

Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap semangat kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan dapat terus terjalin serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat di Hari Raya Iduladha. (*)




Pertamina Patra Niaga Sinergi dengan Kejagung RI: Perkuat Pengamanan Revitalisasi Terminal LPG Medan

By On 18:31

Foto: Dok. PPN

MEDAN, ReportNews.id - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur energi nasional melalui revitalisasi Terminal LPG di Fuel Terminal (FT) Medan, Belawan, Sumatera Utara (Sumut). Proyek Strategis Pertamina ini mendapat dukungan pengamanan pembangunan strategis (PPS) dari Bidang Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI), Kamis (21/5/2026).

Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo mengatakan bahwa proyek revitalisasi terminal LPG ini dikerjakan oleh Pertamina Maintenance and Contruction (PertaMC). Suplai LPG ke Terminal LPG Belawan ini direncanakan akan menggunakan kapal berkapasitas besar yang berasal dari Terminal LPG Arun di Lhokseumawe.

“Diharapkan keseluruhan proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan ini dapat selesai pada tahun 2027 mendatang,” ujar Hari pada monitoring dan kunjungan lapangan proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan, Medan, Sumut, Selasa (19/5).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI, Abdullah Noer Deny, Direktur Utama PertaMC, Yardinal dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi. Kegiatan kunjungan lapangan ini dilakukan guna meninjau langsung perkembangan revitalisasi Terminal LPG Belawan yang sedang dalam proses pengerjaan.

Sunardi menjelaskan revitalisasi Terminal LPG Belawan ini akan memperkuat kelancaran distribusi LPG dan mendukung ketahanan energi di wilayah Sumut. Selain itu, Terminal LPG Belawan ini nantinya akan mendukung penyaluran LPG ke masyarakat.

“Kami berkomitmen memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat melalui revitalisasi Terminal LPG Belawan. Kehadiran terminal ini diharapkan semakin meningkatkan keandalan pasokan LPG dan mendukung penyaluran LPG di Sumut,” kata Sunardi.

Melalui sinergi antara Pertamina Patra Niaga, Kejaksaan Agung RI, serta seluruh stakeholder terkait, proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan diharapkan dapat berjalan optimal, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendukung kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan. (*)


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *