BERITA TERBARU

Dana Tukin Belum Cair, Puluhan Dosen Unimal Aceh Berdemonstrasi

By On 22:17

Puluhan Dosen Unimal Aceh Demonstrasi, Tuntut Pencairan Tukin. Foto: Ist 

LHOKSEUMAWE, ReportNews - Puluhan dosen dan pimpinan fakultas berdemonstrasi di kompleks kampus Universitas Malikussaleh (Unimal), Bukit Indah, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Senin (20/1/2025).

Mereka menuntut Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani membayarkan tunjangan kinerja (Tukin) untuk dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek). Sejauh ini, belum ada pernyataan dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani bahwa dana tunjangan tersebut telah tersedia. Para dosen tidak percaya pada pemerintah yang masih sebatas wacana pembayaran saja.

Mereka membentangkan spanduk untuk menuntut tunjangan kinerja itu. Mereka juga berkeliling kampus dan membawa seruan yang sama agar semua dosen turun ke jalan.

Koordinator aksi Kamaruddin Hasan menyebutkan mereka meminta Mendikti Sainstek untuk memberikan hak-hak dosen harus dilaksanakan secara konsisten, transparan, dan adil demi menjaga profesionalisme dan kesejahteraan dosen.

“Pembayaran Tukin dosen ASN harus segera direalisasikan sejak tahun 2020 berdasarkan jenjang jabatan fungsional.Tukin wajib diberikan kepada seluruh dosen ASN, tanpa membedakan status sertifikasi dosen (serdos) dan klasterisasi kampus,” terang Kamaruddin.

Tukin ASN dan tunjangan profesi dosen (serdos) sambung Kamaruddin, harus dipisahkan secara jelas, mengingat tunjangan profesi dosen diberikan kepada seluruh dosen yang sudah tersertifikasi termasuk dosen di perguruan tinggi swasta. Jika tuntutan itu tidak dibayarkan, dipastikan seluruh dosen Unimal akan mogok pada pembukaan semester baru Februari mendatang

“Kebijakan yang tidak adil mempengaruhi seluruh dosen ASN, baik yang telah maupun yang belum memperoleh serdos,” pungkasnya.

Setelah berkeliling kampus dan membacakan pernyataan sikap, mereka membubarkan diri. Sebelumnya diberitakan Tukin untuk dosen ASN dibawah Kemendikti Sainstek sudah lima tahun tidak dibayarkan. Sedangkan dosen di bawah kementerian lainnya telah menikmati tunjangan 12 tahun terakhir.***


Reporter  : Armia Jamil


Haji Uma: Masalah Tukin Dosen ASN, Ini Darurat, Harus Segera Diselesaikan

By On 16:50

H. Sudirman, nggota DPD RI asal Aceh. Foto: Ist

JAKARTA, ReportNews.id - Anggota DPD Aceh H. Sudirman atau yang lebih dikenal dengan panggilan Haji Uma bersuara vokal terkait sengkarut masalah tunjangan kinerja (tukin) ASN di bawah Kemendikti Saintek yang belum dibayarkan selama lima tahun. Hal ini diungkapkan Senator Aceh tersebut kepada media ini Minggu, (19/01/2025).

"Sejumlah dosen ASN di bawah Kemendikti Saintek sudah menjerit ini, hingga sudah melaporkan ke saya, karena hak tukin mereka tidak dibayar sudah lima tahun," kata pria yang terkenal lewat peran antagonis di serial Eumpang Breuh ini.

"Ini darurat dan pengabaian hak-hak dosen ASN di Kemendikti Saintek, serta telah melanggar UU No. 5 tahun 2014 Pasal 80 tentang ASN terkait hal mendapatkan tukin, dan juga Peraturan Presiden No 138 tahun 2015," lanjutnya

Menurut Haji Uma, alasan persoalan ketiadaan anggaran tentu tidak relevan, karena kita melihat kementerian lain dibayarkan tukin dosennya, hal ini seperti Kementerian Agama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kesehatan. Hanya Kemendikti Saintek yang gak membayar," terang Haji Uma.

"Ini harus segera diselesaikan supaya tidak mengganggu kinerja para pendidik di seluruh Indonesia, Kemendikti Saintek

tidak boleh diam, serta harus memberikan transparansi bersama Kementerian Keuangan ke publik," lanjutnya.

Terakhir Haji Uma berharap supaya kesejahteraan dosen ini harus menjadi perhatian, apalagi masalah tukin sudah ditetapkan dalam Undang-Undang.

"Para dosen ini harus terjamin kualitas hidupnya, kalau pemenuhan haknya saja yang sudah ditetapkan Undang Undang diamputasi, bagaimana mereka bisa tenang hidupnya?" Tutup Haji Uma.

Persoalan Tukin ASN dosen di Kemendikti Saintek ini kembali mengemuka setelah Aliansi Dosen ASN Kemendikti Saintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) melakukan protes keras kepada pemerintah untuk membayar Tukin mereka yang sudah lima tahun tak dibayarkan. Bahkan jika tuntutan tersebut tak dipenuhi, dosen-dosen tersebut akan melakukan unjuk rasa dan mogok mengajar.***

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *