BERITA TERBARU

Pascabanjir, Aceh Utara Fokus Pembersihan Dayah, Prioritas Pendidikan Santri Berjalan Lancar

By On 19:50

Bupati Aceh Utara Gerakkan Pembersihan Dayah Terdampak Banjir, Pendidikan Santri Jadi Prioritas. Foto: Ist

ACEH UTARA, ReportNews.id - Pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. akrap sapaan ayahwa bergerak cepat memastikan roda pendidikan dayah kembali berjalan. Melalui instruksi langsung, Bupati memerintahkan Dinas Pendidikan Dayah bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun ke lapangan membersihkan lembaga pendidikan dan tempat ibadah yang terdampak banjir.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara bersama relawan peduli dayah melaksanakan gotong royong pembersihan lumpur dan sampah di Dayah Malem Diwa, Gampong Cot Bada, Kecamatan Langkahan, Sabtu (27/12/2025). Lumpur tebal yang mengendap akibat banjir menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menyurutkan semangat para petugas dan relawan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, Tengku Muhammad Yunus, S.Hi., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinan Bupati ayahwa

“Bupati Aceh Utara menginstruksikan seluruh OPD untuk bergerak serentak membersihkan fasilitas yang terdampak banjir, terutama dayah sebagai pusat pendidikan dan pembinaan akhlak. Tujuannya jelas, agar para santri dapat segera kembali mengikuti beut seumeubeut (mengaji) dengan aman dan nyaman,” ujar Muhammad Yunus.

Dalam kegiatan tersebut, aparatur sipil negara, pengelola dayah, dan relawan bahu-membahu membersihkan ruang belajar, halaman, serta lingkungan sekitar dayah dari lumpur dan material sisa banjir. Meski demikian, kondisi lumpur yang sangat tebal di beberapa titik membuat proses pembersihan membutuhkan dukungan alat berat.

“Kami berharap adanya bantuan alat angkut, seperti excavator mini dari BPBD atau dinas teknis terkait, agar pengangkatan lumpur dapat dipercepat. Ini penting supaya proses pemulihan dayah berjalan lebih optimal,” jelasnya Muhammad Yunus.

Bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu tercatat menyebabkan dampak signifikan terhadap sektor pendidikan dayah di Aceh Utara. Dari total 286 dayah yang ada, sebanyak 211 dayah terdampak banjir, dengan rincian 10 dayah mengalami kerusakan berat, 195 rusak sedang, dan 6 rusak ringan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan pemulihan pascabencana tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga menjamin keberlangsungan pendidikan dan kenyamanan para santri di seluruh wilayah Aceh Utara. (*)





Wali Kota Lhokseumawe dan Ketua TP PKK Terobos Longsor, Salurkan Bantuan ke Wilayah Terisolir

By On 23:29


Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Tembus Medan Longsor Salurkan Bantuan ke Wilayah Terisolir. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH. bersama Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti meninjau langsung kondisi Gampong Ujong Pacu di Kecamatan Muara Satu, salah satu wilayah yang hingga kini masih terisolir akibat banjir pada Selasa, (02/12/2025). Dengan melewati jalan berbukit yang tertutup material longsor, rombongan hadir untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat masyarakat dalam kondisi terisolir.

"Akses sulit tidak boleh menjadi penghalang. Pemerintah wajib memastikan semua warga, tanpa kecuali, mendapatkan perlindungan dan bantuan,” ujarnya.

Di Gampong Ujong Pacu, Wali Kota dan Ketua TP PKK Lhokseumawe menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pangan dasar dan kebutuhan mendesak lainnya. Bantuan ini diberikan sebagai dukungan awal bagi masyarakat yang aksesnya terputus dan sulit mendapatkan pasokan harian.

Usai dari Gampong Ujong Pacu, Sayuti Abubakar dan tim melanjutkan perjalanan menuju Gampong Cot Trieng yang masih berada di Kecamatan Muara Satu. Meski medan yang ditempuh masih penuh tantangan, beliau tetap memastikan bantuan dapat tiba tepat sasaran. Di lokasi tersebut, Sayuti Abubakar dan tim menyerahkan langsung bantuan ikan segar kepada warga untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar kembali menegaskan komitmen pemerintah.

"Kami akan terus turun ke lapangan, melihat langsung kebutuhan masyarakat, dan memastikan semua penanganan dilakukan cepat dan tepat,” kata Sayuti Abubakar.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lhokseumawe Said Bachtiar, Kepala Satpol PP dan WH Ashabul Jamil, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Hermawan,  Kepala Bagian Umum Mulkan, Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe Julianti; serta Ketua Relawan Sayuti Center Khaidir Abubakar.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk hadir secara langsung di wilayah terdampak, memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap upaya penanganan bencana. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *