![]() |
| Foto: Humas Setda Aceh. |
JAKARTA, ReportNews.id – Pemerintah Aceh kembali berdiskusi dengan Pimpinan DPR Aceh dan Forum Bersama Anggota DPR-RI dan DPD-RI (Forbes Aceh) tentang kelanjutan pembahasan Revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA). Bertempat di kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, diskusi ini berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.30 WIB pada Senin (15/06/2026).
“Duduk bersama sangat penting, sebab membahas revisi UUPA sama dengan menata masa depan Aceh,” kata Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Dr Nurlis Effendi. Secara garis besar, Mualem meminta diskusi revisi UUPA fokus pada kewenangan dan fiskal Aceh.
Pada diskusi kali ini, Mualem mengintruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir Syamaun, untuk memandu diskusi tersebut. Berlangsung sangat intens, diskusi berjalan sesuai dengan amanah Mualem, yaitu fokus pada kewenangan dan fiskal Aceh.
Dari Forbes Aceh, hadir Ketua Forbes TA Khalid (Gerindra) dan empat anggota Forbes Aceh, yaitu Dr Nasir Djamil dan Ghufran Zainal Abidin (PKS), Muslim Aiyub (PAN), dan Teuku Ibrahim (Demokrat). Sedangkan DPR Aceh hadir langsung Ketua DPR Aceh Zulfadhli (Partai Aceh) atau Abang Samalanga beserta para Wakil Ketua DPR Aceh yaitu Saifuddin Muhammad (Partai Nasdem), Ali Basrah (Partai Golkar), dan Salihin (PKB).
Hadir juga seluruh pimpinan fraksi di DPR Aceh. Misalnya Sekretaris Fraksi Partai Aceh Hendri Muliana, Ketua Fraksi Partai Nasdem Nurchalis, Ketua Fraksi Golkar-PAN-PDA Muhammad Rizky, Fraksi PKB, Fraksi Demokrat Arif Fadhillah, Fraksi Gerindra, dan Fraksi Partai PPP-PAS Aceh Dr Amiruddin Idris.
Membuka pertemuan, Nasir menyampaikan ucapan terimakasih Gubernur Mualem kepada Forbes Aceh dan DPR Aceh. “Semuanya tak mengenal lelah dalam mengawal revisi UUPA,” kata Sekda Nasir. “Begitu juga para tim dari Pemerintah Aceh dan para akademisi serta tokoh masyarakat Aceh yang terlibat dalam pengawalan revisi UUPA ini.”
Ternyata Abang Samalanga juga menyampaikan ucapan terimakasih dari DPR Aceh untuk seluruh anggota Forbes Aceh. “Kita menggodok revisi UUPA di Aceh, dan merekalah yang sangat berperan di DPR-RI dan sangat memperhatikan Aceh. Luar biasa peran Forbes Aceh, mereka sangat peduli pada Aceh,” kata Abang Samalanga.
Menanggapi ungkapan terimakasih tersebut, Khalid mengatakan semua pihak yang bekerja untuk revisi UUPA ini memiliki peran yang sangat baik sesuai kapasitas masing-masing. “Paling penting di sini adalah kita berada dalam satu bahasa dan satu tujuan, yaitu untuk kepentingan Aceh. Mari kita bekerja maksimal untuk Aceh. Kita jaga cara berkomunikasi yang baik dengan semua pihak,” katanya.
Di ujung diskusi, semuanya sepakat untuk fokus pada kewenangan dan fiskal Aceh. “Kita bekerja dan berusaha sesuai dengan jalur politik kita masing-masing yang berada di berbagai partai politi,” kata Khalid.(*)
- Jurnalis Armia Jamil -

Posting Komentar