Mualem-Dek Fadh: Terima Kasih Presiden, Bantuan Sapi Meugang Kedua Kali, Wujud Kepedulian Presiden untuk Aceh

Foto: Biro Adpim - Humas Setda Aceh

BANDA ACEH, ReportNews.id - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto. Bantuan sapi untuk tradisi meugang dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri ini secara khusus diperuntukkan bagi para korban bencana hidrometeorologi yang baru saja melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Bantuan sapi ini bukan sekadar bentuk perhatian Presiden terhadap masyarakat Aceh, melainkan juga merupakan dukungan signifikan terhadap pelestarian tradisi meugang yang telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Aceh. Sebelumnya, Presiden juga telah menyalurkan bantuan serupa pada momentum meugang menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, menunjukkan konsistensi kepeduliannya.

Atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat, Gubernur Muzakir Manaf bersama Wakil Gubernur Fadhlullah menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. “Kami atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh rakyat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi meugang ini. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Aceh, terutama di tengah kondisi sebagian warga yang sedang menghadapi dampak bencana hidrometeorologi,” ujar Gubernur pada Selasa (17/3/2026).

Gubernur menambahkan, dalam situasi pascabencana seperti saat ini, bantuan tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar dukungan terhadap tradisi. Bantuan ini dinilai sebagai bagian integral dari upaya pemulihan sosial masyarakat serta upaya menghadirkan kembali kebahagiaan di tengah kondisi yang masih sulit. Pemerintah Aceh juga memandang kepedulian Presiden terhadap masyarakat Aceh sebagai manifestasi komitmen kuat untuk memastikan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada aspek tanggap darurat dan perbaikan infrastruktur, tetapi juga mencakup pemulihan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan harapan agar Presiden dapat berkenan hadir langsung di Aceh untuk merayakan Idul Fitri bersama masyarakat. “Kami sangat berharap Bapak Presiden dapat hadir di Aceh dan merayakan Idul Fitri bersama masyarakat. Kehadiran beliau tentu akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi rakyat Aceh,” kata Gubernur.

Sementara itu, Wakil Gubernur Fadhlullah menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memantau berbagai dinamika di lapangan terkait penanganan bencana, guna memastikan seluruh tahapan penanggulangan berjalan secara optimal. “Bantuan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meringankan beban masyarakat. Pemerintah Aceh akan terus memastikan bahwa penanganan bencana hidrometeorologi berjalan dengan baik, termasuk dalam mendukung pemulihan kehidupan sosial masyarakat,” ujar Wakil Gubernur.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menyoroti dampak positif bantuan sapi meugang dari Presiden di tengah tingginya angka inflasi di Aceh yang tercatat mencapai 6,94% per Februari 2026 (year on year). Komoditas dominan penyumbang inflasi di Aceh, termasuk daging sapi dan daging ayam ras, seringkali mengalami kenaikan harga menjelang tradisi meugang. “Karena itu, bantuan dari Bapak Presiden dalam bentuk sapi meugang juga tentu sangat mendukung penurunan angka inflasi di Aceh,” kata Wakil Gubernur.

Tradisi meugang, yang merupakan budaya khas Aceh, melibatkan penyembelihan dan konsumsi daging bersama keluarga menjelang hari-hari besar Islam seperti puasa Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Di tengah situasi bencana yang melanda, tradisi ini diharapkan tetap dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat sebagai simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat untuk bangkit bersama.

Dengan adanya bantuan sapi dari Presiden, Pemerintah Aceh berharap masyarakat, terutama yang terdampak bencana, dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur. Bantuan senilai total Rp72.750.000.000 ini disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh, mencakup Lhokseumawe (Rp550 juta), Aceh Tamiang (Rp10,5 miliar), Pidie Jaya (Rp4,9 miliar), Aceh Timur (Rp7,55 miliar), Bireuen (Rp2,25 miliar), Langsa (Rp600 juta), Aceh Utara (Rp19,55 miliar), Aceh Barat (Rp1 miliar), Pidie (Rp2 miliar), Aceh Tengah (Rp6,05 miliar), Bener Meriah (Rp4,55 miliar), Gayo Lues (Rp4,3 miliar), Aceh Tenggara (Rp2,25 miliar), Aceh Barat Daya (Rp1 miliar), Kota Subulussalam (Rp1 miliar), Aceh Besar (Rp500 juta), Nagan Raya (Rp1,45 miliar), Aceh Selatan (Rp500 juta), dan Simeulue (Rp250 juta), yang juga terdampak gempa bumi saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh. (*)




Penulis  : Redaksi
Editor    : Armia Jamil
Sumber : Biro Adpim - Humas Setda Aceh

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama