![]() |
| Bank Indonesia Gelar PASE Fest 2026, Perkuat Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Daerah di Momentum Ramadhan. Foto: Ist |
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe menyelenggarakan Temu Media bersama wartawan media lokal dalam rangka penyampaian pelaksanaan Pekan Akselerasi dan Sinergi Ekonomi Syariah Festival (PASE Fest) 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Strategic Regional Program (SRP) Bank Indonesia tahun 2026 yang diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana secara inklusif dan berkelanjutan.
Dalam paparannya, disampaikan bahwa dampak banjir bandang di sejumlah wilayah tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menghentikan perputaran roda ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemulihan ekonomi harus dilakukan secara terarah dengan menghidupkan kembali aktivitas UMKM, menjaga stabilitas harga, memperluas digitalisasi transaksi, serta meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah.
PASE Fest 2026 mengusung tema “Ramadhan: Momentum Bangkit Bersama dalam Bingkai Ekonomi Syariah”. Rangkaian kegiatan akan dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota wilayah kerja KPwBI Lhokseumawe, dengan puncak kegiatan pada 7–8 Maret 2026 di Lhokseumawe. Kota ini dipilih karena telah menunjukkan pemulihan ekonomi yang progresif dan diharapkan menjadi motor penggerak bagi wilayah sekitar.
Rangkaian Kegiatan
Event utama di Kota Lhokseumawe meliputi:
Bazaar UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan omzet pelaku usaha, memperluas akses pasar, memperkuat halal value chain, serta mendorong transaksi non-tunai. Selain itu, terdapat kupon diskon Bazaar UMKM untuk 500 orang yang registrasi pertama hanya dengan scan QRIS Rp1 di meja registrasi.
Perlombaan edukatif, antara lain Olimpiade Ekonomi Syariah, Dakwah Ekonomi Syariah, Mewarnai, Hafalan Surat Pendek, Adzan, Dai Cilik, Konten Reels, hingga Tajhiz Mayyit guna meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah, khususnya bagi generasi muda.
Edukasi dan Sosialisasi Program Bank Indonesia, meliputi sosialisasi QRIS, Inflasi & Belanja Bijak, Perlindungan Konsumen (PEKA), dan CBP (Cinta, Bangga, & Paham Rupiah).
Penukaran Uang Rupiah untuk memastikan ketersediaan uang layak edar selama Ramadhan.
Pasar Murah guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas harga. Selain itu, PASE Fest 2026 juga menghadirkan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) sebagai strategi menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di daerah.
Booth Perbankan guna mendorong inklusi keuangan dan mendekatkan masyarakat dengan fitur-fitur dan layanan perbankan secara terbatas.
Kolaborasi SERAMBI 2026
Kegiatan ini dikolaborasikan dengan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Layanan SERAMBI tersebar di 10 kabupaten/kota dengan total 280 titik layanan PINTAR, terdiri atas 44 kegiatan di masjid dan 236 kegiatan di loket perbankan.
KPwBI Lhokseumawe menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp2,3 triliun atau meningkat 4,5% dari tahun sebelumnya. Paket penukaran ditetapkan sebesar Rp5,3 juta per penukar atau naik 23% dibanding tahun 2025.
Event Pendukung
Event pendukung PASE Fest 2026 akan dilaksanakan pada 10 Maret 2026 di Kabupaten Aceh Timur, 11 Maret 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang, serta 12 Maret 2026 di Kabupaten Aceh Utara, dengan fokus pada edukasi program Bank Indonesia, pasar murah, dan layanan penukaran uang Rupiah.
Sebagai bagian dari Strategic Regional Program tahun 2026, PASE Fest menjadi wujud komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat akselerasi dan sinergi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mendukung pemulihan ekonomi pascabencana.
Melalui kolaborasi antara otoritas, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, PASE Fest 2026 diharapkan mampu menumbuhkan optimisme, menjaga stabilitas, serta mempercepat kebangkitan ekonomi daerah dalam semangat Ramadhan. (*)

Posting Komentar