![]() |
| Foto: Ilustrasi, ReportNews.id |
Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) murni periode 2013–2024 yang dikumpulkan dari dokumen resmi serta arsip publik, lembaga adat tertinggi di Aceh ini terus mendapatkan penambahan anggaran setiap tahunnya. Pada tahun 2013, tepat setelah disahkannya Qanun Nomor 9 Tahun 2013 dan pelantikan Wali Nanggroe pertama, alokasi tercatat sebesar Rp 20 miliar, lalu terus bertambah hingga mencapai puncaknya pada 2023 dan 2024.
Dilansir dari media dialeksis.com, Kenaikan berjalan bertahap: Rp 25 miliar (2014), Rp 30 miliar (2015), Rp 32 miliar (2016), Rp 36 miliar (2017), Rp 40 miliar (2018), Rp 42 miliar (2019), Rp 45 miliar (2020), Rp 50 miliar (2021), Rp 55 miliar (2022), serta puncak Rp 60 miliar pada 2023 dan 2024. Secara keseluruhan, total dana yang diterima lembaga ini selama kurun waktu 2013–2024 diperkirakan mencapai Rp 495 miliar.
Namun kondisi berubah sangat berbeda pada tahun 2025. Berdasarkan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang dipublikasikan sistem resmi Pemerintah Aceh, alokasi untuk Sekretariat/Keurukon Katibul Wali hanya sebesar Rp 15.062.281.721 atau sekitar Rp 15,06 miliar.
Angka ini menyusut lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya. Penurunan tajam ini memicu pertanyaan publik terkait perubahan metode penganggaran, penyesuaian klasifikasi belanja, hingga kebijakan fiskal baru yang belum dijelaskan.
Para pengamat menilai, perubahan ini bisa disebabkan kondisi keuangan daerah APBA 2025, langkah efisiensi belanja ketat, maupun penyusunan ulang program kerja lembaga. Selain itu, pembahasan APBA Perubahan di akhir tahun juga berpotensi mengubah angka final anggaran tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan alasan pasti selisih besar ini dibandingkan tren satu dekade terakhir. Perkembangan terbaru akan terus dipantau demi menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik di Aceh.
Ringkasan Alokasi Anggaran Lembaga Wali Nanggroe 2013–2025
2013 Rp 20 miliar
2014 Rp 25 miliar
2015 Rp 30 miliar
2016 Rp 32 miliar
2017 Rp 36 miliar
2018 Rp 40 miliar
2019 Rp 42 miliar
2020 Rp 45 miliar
2021 Rp 50 miliar
2022 Rp 55 miliar
2023 Rp 60 miliar
2024 Rp 60 miliar
2025 Rp 15,06 miliar
Sumber: Dialeksis.com
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
