BERITA TERBARU

Peringati HUT RI ke‑81, PT Perta Arun Gas Gelar Turnamen Bola Voli Libatkan 13 Desa

By On 15:39

✅ Jalin Kebersamaan, PT Perta Arun Gas Hadirkan Turnamen Voli Peringatan HUT RI ke‑81
 PT Perta Arun Gas Hadirkan Turnamen Voli Peringatan HUT RI ke‑81. Foto: Dok. PAG
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id- Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan PT Perta Arun Gas (PAG) melalui kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat di wilayah sekitar perusahaan. Bertajuk “Piala Presiden Direktur PT Perta Arun Gas”, turnamen bola voli digelar pada 15–16 Agustus 2026 di Lapangan Voli Basecamp Perumahan PT Perta Arun Gas, Lhokseumawe.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PAG bersinergi dengan Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Lhokseumawe serta melibatkan 13 desa lingkungan sebagai peserta.

Technical & Operation Director PT Perta Arun Gas, Agus Mukorobin, yang hadir dan membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan kemerdekaan tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.

“Melalui kegiatan Piala Presiden Direktur PAG ini, kami ingin menghadirkan semangat kemerdekaan dalam bentuk kegiatan yang positif, sehat serta membangun kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, PAG berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurutnya, pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan olahraga merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami berharap turnamen ini dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya sekaligus mempererat persaudaraan antardesa dan perusahaan,” tutupnya.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi, PAG juga memberikan dukungan terhadap pengembangan sarana dan pembinaan olahraga di tingkat desa seperti bantuan fasilitas olahraga kepada 13 Desa Lingkungan ini.

Diharapkan fasilitas ini dapat dimanfaatkan tidak hanya selama pelaksanaan turnamen, tetapi juga menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan olahraga secara berkelanjutan di masing-masing desa.

Penyelenggaraan Piala Presiden Direktur PT Perta Arun Gas menjadi salah satu wujud komitmen PAG dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan dan minat masyarakat, PAG berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan binaan sekaligus mendorong lahirnya ruang-ruang positif bagi generasi muda.

13 Desa lingkungan yang diikutsertakan meliputi: Desa Blang Panyang, Desa Meuria Paloh, Desa Padang Sakti, Desa Paloh Dayah, Desa Paloh Punti, Desa Cot Trieng, Desa Ujung Pacu, Desa Blang Naleung Mameh, Desa Batuphat Barat, Desa Batuphat Timur, Desa Blang Pulo, Desa Ujong Blang, dan Desa Blang Mee. (*)

Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh Siap Digelar di Aceh Utara, 16 Tim dari Empat Daerah Ambil Bagian

By On 12:17

Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Hafiz. Foto: Foto ReportNews.id
ACEH UTARA, ReportNews.id – Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh akan mulai bergulir pada 31 Juli 2026,jumat malam sabtu di Desa Tanjong Keude Karing, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara. Kejuaraan bergengsi yang untuk pertama kalinya digelar di Aceh Utara ini dipastikan akan menghadirkan persaingan sengit dengan diikuti 16 tim dari empat kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Berdasarkan data panitia, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan peserta terbanyak dengan mengirimkan 10 tim, disusul Kota Lhokseumawe sebanyak 4 tim, Kabupaten Bireuen melalui perwakilan Kota Juang 1 tim, serta Kabupaten Aceh Tengah 1 tim.

Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Hafiz, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan turnamen hampir rampung. Mulai dari penataan lapangan pertandingan, area parkir kendaraan, hingga jadwal pertandingan telah diselesaikan dan disebarluaskan kepada seluruh peserta.

"Ini merupakan pertama kalinya Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara. Alhamdulillah, persiapan sudah hampir selesai. Lapangan, fasilitas parkir, hingga jadwal pertandingan telah kami siapkan," ujar hafiz'

Ia menjelaskan, pada putaran pertama panitia menerapkan sistem semi open, di mana setiap tim wajib menurunkan dua pemain lokal dari wilayah Kecamatan setempat , sementara pemain jemputan dibatasi maksimal empat orang berada dalam Lapangan saat pertandingan, sedangkan posisi libero dibebaskan.

Namun, memasuki babak delapan besar atau putaran kedua, regulasi berubah menjadi open, sehingga seluruh tim diperbolehkan memainkan pemain jemputan tanpa pembatasan.

"Format ini kami terapkan agar turnamen tetap memberikan ruang bagi pemain lokal di awal kompetisi, sekaligus menghadirkan pertandingan yang lebih kompetitif pada fase berikutnya. Kami optimistis turnamen ini akan berlangsung meriah karena menjadi salah satu ajang bola voli paling bergengsi di Aceh," katanya.

Menurut hafiz.sejumlah klub peserta bahkan telah mengamankan sejumlah pemain terbaik dari berbagai daerah di Aceh. Selain itu, beredar informasi bahwa sejumlah pemain yang dikenal sebagai raja tarkam Sumatera Utara juga akan tampil meramaikan kompetisi tersebut.

Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp55 juta plus trophy. Rinciannya, juara pertama memperoleh Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, sedangkan Rp5 juta dialokasikan untuk penghargaan individu dan tim, meliputi kategori pemain terbaik, setter terbaik, libero terbaik, quicker terbaik, serta tim terbaik.

Rencananya, pembukaan turnamen akan dilakukan langsung oleh Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yahya). Acara pembukaan juga dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Hafiz.berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet bola voli berbakat yang dapat mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.

"Kami berharap turnamen ini berjalan lancar dan sukses sesuai harapan. Lebih dari itu, kami ingin kegiatan ini menjadi wadah pembinaan atlet muda sehingga lahir bibit-bibit pemain bola voli Aceh yang mampu bersaing hingga tingkat nasional," tutupnya. (*)

Spanyol juara dunia, bagaimana analisis pertandingan final versus Argentina?

By On 14:56

Ferran Torres, sang pencetak gol, dan pemain Spanyol merayakan juara Piala Dunia 2026
Ferran Torres, sang pencetak gol, dan pemain Spanyol merayakan juara Piala Dunia 2026. Foto: bbc.com
JAKARTA, ReportNews.id - Pemain pengganti, Ferran Torres, mencetak satu-satunya gol pada menit ke-105 pada babak perpanjangan waktu. Gol itu berawal berawal dari umpan silang Pedro Porro yang disundul Nico Williams ke arah Ferran Torres.

Torres kemudian menyambarnya dengan tendangan keras ke arah gawang Martinez.Kemenangan ini menjadi pencapaian istimewa bagi Spanyol di bawah asuhan Luis de la Fuente.

Setelah menjuarai Euro 2024, tim berjuluk La Roja itu kini melengkapinya dengan gelar juara dunia. Capaian ini mengingatkan pada era keemasan timnas Spanyol pada periode 2008-2010.

Sementara, upaya Argentina untuk menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia, harus berakhir gagal. Dalam laga final, Lionel Messi juga harus mengubur harapannya untuk meraih gelar Piala Dunia kedua.

Spanyol lebih mendominasi jalannya pertandingan, tetapi gagal mengubah sejumlah peluang menjadi gol. Argentina harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernandez diganjar kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan pada menit ke-93.

Messi dkk tampil tumpul di lini depan dan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan, baik tepat sasaran maupun tidak, hingga menit ke-115.

Kedua tim sama-sama menciptakan peluang, tetapi penampilan gemilang dua penjaga gawang, Emiliano Martinez dan Unai Simon, membuat skor tetap imbang sepanjang waktu normal. Martinez, khususnya, melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menjaga harapan Argentina tetap hidup.

Setelah gol Torres, Argentina berupaya menyerang pada menit-menit akhir, tetapi upaya itu datang terlambat.

Sesaat setelah peluit akhir dibunyikan, para pemain Spanyol berhamburan ke lapangan untuk merayakan keberhasilan menyamai pencapaian mereka pada 2010 dengan meraih gelar Piala Dunia kedua.

Namun, perayaan itu diwarnai insiden ketika terjadi kericuhan yang melibatkan sejumlah pemain Argentina. Lamine Yamal, yang oleh banyak pihak dianggap sebagai pemain yang berpotensi menyamai pencapaian Lionel Messi, nyaris mencetak gol di penghujung waktu normal.

Tendangan bebas melengkung yang dilepaskannya berhasil ditepis kiper Emiliano Martinez.


Kiper Argentina ini bahkan mencatat penyelamatan yang lebih impresif pada awal babak pertama perpanjangan waktu saat menggagalkan sundulan Nico Williams dari jarak dekat.

Tiga menit kemudian, Martinez akhirnya tak mampu menghentikan Williams yang menjebol gawang Argentina.

Namun, harapan Spanyol untuk merayakan gol pupus setelah wasit menganulirnya, karena menilai terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya peluang.

Analisis: Spanyol, dari awal yang lambat menuju juara
Perjalanan Spanyol di Piala Dunia diawali dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde.

Tapi, perjalanan mereka berakhir dengan status juara setelah merebut trofi paling bergengsi dalam sepak bola dunia untuk kedua kalinya.

Kesuksesan tersebut sepenuhnya layak diraih oleh tim Spanyol yang terus berkembang sepanjang turnamen.

Mereka tampil impresif dengan menyingkirkan favorit kuat Prancis di babak semifinal, lalu berupaya memenangkan final yang minim kualitas hiburan ini melalui pendekatan sepak bola yang mengandalkan permainan terbuka dan penguasaan bola.

Pelatih Luis de la Fuente, yang dikenal tenang dan tidak banyak mencari sorotan, memimpin timnya dengan ketenangan yang patut diapresiasi.

Dia sebelumnya mengantar Spanyol menjuarai Euro 2024 di Berlin, dan karakter yang sama kembali ditunjukkan timnya ketika menghadapi berbagai provokasi dari para pemain Argentina di final.

Spanyol memperoleh keuntungan jumlah pemain setelah Enzo Fernandez diusir keluar lapangan.

Mereka jarang mendapat ancaman berarti di lini pertahanan, sementara masuknya Nico Williams sebagai pemain pengganti memberikan daya dobrak yang sebelumnya kurang terlihat.

Final ini mungkin tidak menghadirkan drama dan hiburan sebesar beberapa pertandingan lain sepanjang turnamen.

Namun pada akhirnya, Piala Dunia mendapatkan juara yang paling layak.

Analisis: Kekalahan Argentina, perpisahan yang pahit bagi Messi?
Apabila ini benar-benar menjadi pertandingan Piala Dunia terakhir Lionel Messi, maka kisah tersebut berakhir dengan kekecewaan mendalam.

Argentina gagal mempertahankan gelar yang mereka raih sebelumnya, sementara sang kapten tidak mampu memberikan pengaruh besar terhadap jalannya laga.

Pada usia 39 tahun, Messi kini memainkan sebagian besar laga dengan ritme yang lebih tenang dibanding masa jayanya.

Meski demikian, dia tetap mencetak delapan gol sepanjang turnamen dan kembali menjadi sosok pemimpin sekaligus inspirasi utama Argentina.

Perannya sangat menonjol saat semifinal melawan Inggris, ketika dia menciptakan dua gol dalam kemenangan 2-1.

Namun di final, Messi berhasil diredam oleh pertahanan Spanyol.

Dia hanya mampu melepaskan satu tembakan, yang bahkan tidak mengarah ke gawang, serta dijauhkan dari area-area berbahaya yang biasanya menjadi wilayah operasinya.

Messi juga tidak banyak terbantu oleh pendekatan permainan Argentina.

Tim asuhan Lionel Scaloni tampak lebih fokus mengganggu ritme dan membuat Spanyol frustrasi, ketimbang mengandalkan kualitas permainan menyerang yang sebenarnya mereka miliki.

Argentina tetap menghadirkan banyak momen menarik sepanjang perjalanan mereka dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.

Namun setelah penampilan di final ini, mereka tidak memiliki banyak alasan untuk membantah keberhasilan Spanyol meraih gelar Piala Dunia. (*)


Sumber: bbc.com


Deschamps Ungkap: Prancis dan Inggris Tak Bersemangat Rebut Posisi Ketiga

By On 20:37

Deschamps: Prancis dan Inggris Ogah-ogahan Rebut Peringkat Ketiga
Foto: Ilustrasi AI
JAKARTA, ReportNews.id - Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps menyebut timnya dan Inggris sama-sama lesu untuk memperebutkan peringkat ketiga Piala Dunia 2026.

Prancis dan Inggris masih harus menjalani satu laga terakhir pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Minggu (19/7) dini hari WIB. Namun Deschamps berpendapat kedua kubu tak menggebu-gebu jelang laga.

"Saya punya tanggungjawab untuk pertandingan ini. Laga ini bukan persahabatan, ini duel perebutan tempat ketiga. Pemain, staf, dan saya punya tugas terakhir untuk ini meski tak lebih penting daripada final."

"Inggris enggan main di laga seperti ini, kami juga sama. Tapi toh kami sudah di sini," kata Deschamps dikutip dari NDTV.

Meski terkesan tak berapi-api, Deschamps menegaskan bakal mengincar kemenangan kontra The Three Lions. Bagaimanapun, ia ingin hasil maksimal dipetik dari setiap pertandingan.

"Kami menaruh target untuk menduduki peringkat ketiga dan mewujudkan ambisi terakhir itu. Kami punya tugas memakai jersey ini," ucapnya.

Duel Prancis vs Inggris sekaligus akan jadi penutup lembaran Deschamps sebagai pelatih Les Bleus. Berada di balik kemudi sejak 2012, juru taktik 57 tahun itu memutuskan berpisah setelah Piala Dunia 2026. Era berikutnya akan ditangani oleh Zinedine Zidane.

Menjelang laga perpisahan, Deschamps tak ingin larut dalam kesedihan. Setelah mempersembahkan gelar Piala Dunia pada 2018, Deschamps pamit pergi.

"Di kepala saya, saya sadar ini adalah laga terakhir saya [sebagai pelatih Prancis]. Saya tidak mau semua orang menangis. Titik akhir sudah dekat tapi kehidupan tetap berlanjut," ujarnya.




Sumber: cnnindonesia.com


Serda Satria Wicaksana Borong 3 Medali Renang Piala Kemenpora 2026

By On 15:29

Prajurit Yonarhanud 5/CSBY, Serda Satria Wicaksana, Borong 3 Medali di Kejurnas Renang Piala Kemenpora 2026. Foto: For ReportNews.id
BANDAR LAMPUNG, ReportNews.id - Atlet renang muda sekaligus prajurit TNI AD, Serda Satria Wicaksana Kusuma Putra, sukses mengukir prestasi gemilang dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Renang Piala Kemenpora RI Se-Indonesia 2026. Anggota satuan Yonarhanud 5/CSBY ini membuktikan bahwa disiplin militer mampu berpadu apik dengan prestasi olahraga di level tertinggi.

Kompetisi yang berlangsung ketat selama tiga hari (10–12 Juli 2026) di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, ini diikuti oleh ratusan perenang terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Di tengah atmosfer persaingan yang sengit, Serda Satria tampil dominan dan berhasil membawa pulang tiga medali di tiga nomor berbeda.

Berikut adalah rincian capaian impresif Serda Satria Wicaksana dalam ajang tersebut:
Nomor 200 Meter Gaya Kupu-Kupu: Juara 1 (Medali Emas) dengan catatan waktu 2 menit 32 detik.
Nomor 1500 Meter Gaya Bebas: Juara 3 (Medali Perunggu) dengan catatan waktu 20 menit 14 detik.
Nomor 100 Meter Gaya Kupu-Kupu: Juara 3 (Medali Perunggu) dengan catatan waktu 1 menit 4 detik.

"Pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari latihan keras dan kedisiplinan tinggi yang konsisten diterapkan oleh Serda Satria. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga melambungkan nama satuan Yonarhanud 5/CSBY serta TNI AD di kancah olahraga nasional," kata Komandan Batalyon Arhanud 5/CSBY Letkol Arh Rizky Electrika Saptian Saputra.

Keberhasilan Serda Satria Wicaksana di Piala Kemenpora RI 2026 menjadi bukti nyata bahwa prajurit TNI mampu bersaing dan berbicara banyak di podium tertinggi nasional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi lecutan motivasi bagi seluruh prajurit TNI di tanah air untuk terus mengukir karya dan prestasi demi mengharumkan nama bangsa. (*)

KJE FC Juara Liga Eksekutif JPFC, Tekuk PS BI Lewat Penalti

By On 20:50

Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yahya), didampingi Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, dan Ketum JPFC, Muzakir Nurdin, Saat Menyerahkan Piala kepada Juara Pertama. Foto: M Yasir/ ReportNews.id
LHOKSEUMAWE, ReportNews.id – Koperasi Keuramat Jaya Energy (KJE) FC berhasil mengukir prestasi sebagai juara Liga Eksekutif JPFC VIII usai mengalahkan PS Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe dengan skor tipis 1-0 pada partai final, di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Minggu, 12 Juli 2026, sore.

Laga puncak berlangsung sengit dan penuh tensi sejak menit awal. Kedua tim tampil menyerang dengan saling melancarkan serangan berbahaya demi membuka keunggulan.

KJE FC yang diperkuat M. Sanusi, M. Dahlan alias Maklan, dan Uriansyah beberapa kali mengancam gawang PS BI. Namun, penampilan cermat penjaga gawang PS BI, Dedy, membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.

Di sisi lain, PS Bank Indonesia juga tak tinggal diam. Al Banna, Khadafi, Maulizul Akbar, dan rekan-rekannya beberapa kali membangun serangan cepat untuk membongkar pertahanan KJE FC. Tetapi lini belakang dan penampilan apik kiper KJE FC, Raja Selamat, membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43 ketika wasit Zulfikar menunjuk titik putih setelah kapten PS BI, Al Banna, melakukan handball di dalam kotak penalti.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Azril Nabawi. Tendangan penaltinya gagal dibendung kiper Dedy dan membawa KJE FC unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, PS BI meningkatkan serangan demi mencari gol penyeimbang. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun tidak mampu menembus rapatnya pertahanan KJE FC.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan KJE FC. Dalam pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan dua kartu kuning kepada pemain PS BI dan satu kartu kuning untuk pemain KJE FC.

Atas kemenangan itu, KJE FC berhak membawa pulang trofi juara Liga Eksekutif JPFC VIII, uang pembinaan sebesar Rp3 juta, serta satu ekor kambing. Sementara PS Bank Indonesia Lhokseumawe sebagai runner-up menerima trofi, uang pembinaan Rp2 juta, dan satu ekor kambing.

Meski gagal menjadi juara, PS BI tetap membawa pulang penghargaan individu melalui Maulizul Akbar, yang dinobatkan sebagai top skor Liga Eksekutif JPFC VIII dan berhak menerima hadiah sejumlah uang tunai.

Final Liga Eksekutif JPFC VIII berlangsung dalam suasana sportif dan disaksikan antusiasme ratusan suporter yang hadir Stadion Tunas Bangsa. Turnamen yang digagas Jurnalis Pase Football Club (JPFC) ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antarlembaga, instansi pemerintah dan swasta.

Penutupan turnamen dilakukan oleh Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri akrab disapa Pon Yahya, didampingi Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, serta dihadiri unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pon Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Liga Eksekutif JPFC VIII.

Menurutnya, inisiatif para jurnalis yang tergabung dalam JPFC telah menghadirkan wadah positif untuk mempererat hubungan antarlembaga, instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan masyarakat di Lhokseumawe maupun Aceh Utara.

Pada kesempatan yang sama, panitia juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra pendukung yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen.

Di antaranya PT Pupuk Iskandar Muda, PT Perta Arun Gas, PT Pema Global Energy, Bank Aceh Syariah Cabang Lhokseumawe, Universitas Malikussaleh, SPPG Banda Sakti, PLN Nusantara Power UP Arun, KONI Aceh Utara, PT Pembangunan Lhokseumawe (Perseroda), Karang Taruna Lhokseumawe.

Selanjutnya, Batalyon B Pelopor Polda Aceh, Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Dinas Pemadam Kebakaran Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe, DLHK Lhokseumawe, Bagian Umum Setdako Lhokseumawe, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, RSU Cut Meutia, Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe, Koperasi Keuramat Jaya Energy (KJE), serta Pemerintah Kota Lhokseumawe. (*)

- Jurnalis Armia Jamil -

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dukung MotoPrix Region A Sumatera di Aceh

By On 16:10

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Industri Olahraga Otomotif melalui Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region A Sumatera di Aceh. Foto: Ist

ACEH BESAR, ReportNews.id
- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Sales Area Retail Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga otomotif nasional pada ajang Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region A Sumatera Putaran 4 yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Sirkuit NP Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

Kompetisi yang diikuti oleh 107 pembalap dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera tersebut menjadi salah satu ajang pembinaan pembalap sekaligus wadah untuk meningkatkan prestasi olahraga otomotif di tingkat regional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan ajang balap, Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Aceh menyediakan Pertamax Turbo, BBM berkualitas tinggi dengan RON 98 yang dirancang untuk mendukung performa mesin yang lebih optimal, sekaligus menjadi bagian dari semangat para pembalap dalam menghadirkan aksi terbaik di lintasan. Kehadiran Pertamax Turbo di MotoPrix Region A Sumatera merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadirkan energi berkualitas guna menunjang performa kendaraan selama kompetisi berlangsung.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa dukungan Pertamina terhadap ajang MotoPrix merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk berkualitas sekaligus mendukung pengembangan ekosistem olahraga otomotif di Indonesia.

"Pertamax Turbo merupakan produk BBM berkualitas tinggi yang dirancang untuk mendukung performa mesin berteknologi tinggi, termasuk pada kendaraan yang digunakan dalam kompetisi balap. Melalui dukungan pada ajang Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Region A Sumatera, Pertamina ingin memastikan para pembalap memperoleh produk yang sesuai dengan kebutuhan performa kendaraan, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam mendukung pembinaan talenta olahraga otomotif di Indonesia," ujar Fahrougi.

Selain menjadi ajang kompetisi, MotoPrix Region A Sumatera juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia otomotif, komunitas, dan industri energi dalam mendorong lahirnya pembalap-pembalap berprestasi dari Indonesia untuk berkembang di kancah dunia. Pertamina berharap dukungan ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekosistem motorsport yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

Melalui penyediaan energi berkualitas, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mendorong prestasi olahraga nasional sekaligus menghadirkan produk yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk bagi kendaraan dengan spesifikasi dan performa tinggi. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *